<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gemuruh dan Asap Mengepul saat Pertempuran Berlanjut di Gaza Selatan, 28 Bayi Baru Lahir Langsung Dievakuasi</title><description>Kadang-kadang, BBC melihat kepulan asap besar mengepul dari gedung-gedung yang padat di Gaza.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934608/gemuruh-dan-asap-mengepul-saat-pertempuran-berlanjut-di-gaza-selatan-28-bayi-baru-lahir-langsung-dievakuasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934608/gemuruh-dan-asap-mengepul-saat-pertempuran-berlanjut-di-gaza-selatan-28-bayi-baru-lahir-langsung-dievakuasi"/><item><title>Gemuruh dan Asap Mengepul saat Pertempuran Berlanjut di Gaza Selatan, 28 Bayi Baru Lahir Langsung Dievakuasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934608/gemuruh-dan-asap-mengepul-saat-pertempuran-berlanjut-di-gaza-selatan-28-bayi-baru-lahir-langsung-dievakuasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934608/gemuruh-dan-asap-mengepul-saat-pertempuran-berlanjut-di-gaza-selatan-28-bayi-baru-lahir-langsung-dievakuasi</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2023 18:03 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/07/18/2934608/gemuruh-dan-asap-mengepul-saat-pertempuran-berlanjut-di-gaza-selatan-28-bayi-baru-lahir-langsung-dievakuasi-ubstYKFrsF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">28 bayi baru lahir dievakuasi saat pertempuran makin sengit di Gaza selatan (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/07/18/2934608/gemuruh-dan-asap-mengepul-saat-pertempuran-berlanjut-di-gaza-selatan-28-bayi-baru-lahir-langsung-dievakuasi-ubstYKFrsF.jpg</image><title>28 bayi baru lahir dievakuasi saat pertempuran makin sengit di Gaza selatan (Foto: Reuters)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Ketika pertempuran berlanjut di kota Khan Younis di Gaza selatan, tim BBC telah melihat tanda-tanda konflik dari kamera di Israel selatan yang menghadap ke perbatasan sepanjang pagi.

Tim BBC telah mendengar gemuruh yang jauh namun terus-menerus yang mungkin berupa ledakan dan dengungan mesin pesawat dari sudut pandang ini.

Kadang-kadang, BBC melihat kepulan asap besar mengepul dari gedung-gedung yang padat di Gaza.

BACA JUGA:
Israel Terus Merangsek Maju ke Jantung Kota Khan Younis, Warga Gaza Terdesak ke Daerah-Daerah yang Lebih Kecil

Seperti diketahui, pertempuran berlanjut semalaman di kota utama Gaza selatan. Pada Rabu (6/12/2023), tentara Israel mengatakan mereka telah menerobos garis pertahanan Hamas dan melakukan serangan yang ditargetkan di jantung kota.

BACA JUGA:
Israel Klaim Kepung Rumah Pemimpin Hamas Yahya Sinwar di Bawah Tanah di Gaza

Sementara itu, 28 bayi baru lahir dilaporkan langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Dokter di rumah sakit (RS) al-Shifa mengatakan beberapa bayi lainnya meninggal setelah inkubator rumah sakit dimatikan karena kekurangan bahan bakar.

Sebelumnya, beberapa bayi prematur dari rumah sakit terbesar di Gaza dievakuasi ke Mesir pada akhir November lalu ketika militer Israel melakukan serangan terhadap al-Shifa.


Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/12/2023) mengatakan sistem kesehatan Gaza &amp;ldquo;bertekuk lutut&amp;rdquo; dan hampir runtuh total.

&amp;ldquo;#Gaza tidak bisa kehilangan rumah sakit lagi dan ada satu rumah sakit lagi yang hampir ditutup,&amp;rdquo; terangnya yang mengacu pada rumah sakit Kamal Adwan di Gaza utara.

&quot;Ini akan membuat ribuan orang kehilangan layanan penting untuk menyelamatkan nyawa,&amp;rdquo; lanjutnya.

Pada Selasa (5/12/2023), Kementerian Kesehatan Palestina di Ramallah menuduh militer Israel mengepung rumah sakit Kamal Adwan.</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Ketika pertempuran berlanjut di kota Khan Younis di Gaza selatan, tim BBC telah melihat tanda-tanda konflik dari kamera di Israel selatan yang menghadap ke perbatasan sepanjang pagi.

Tim BBC telah mendengar gemuruh yang jauh namun terus-menerus yang mungkin berupa ledakan dan dengungan mesin pesawat dari sudut pandang ini.

Kadang-kadang, BBC melihat kepulan asap besar mengepul dari gedung-gedung yang padat di Gaza.

BACA JUGA:
Israel Terus Merangsek Maju ke Jantung Kota Khan Younis, Warga Gaza Terdesak ke Daerah-Daerah yang Lebih Kecil

Seperti diketahui, pertempuran berlanjut semalaman di kota utama Gaza selatan. Pada Rabu (6/12/2023), tentara Israel mengatakan mereka telah menerobos garis pertahanan Hamas dan melakukan serangan yang ditargetkan di jantung kota.

BACA JUGA:
Israel Klaim Kepung Rumah Pemimpin Hamas Yahya Sinwar di Bawah Tanah di Gaza

Sementara itu, 28 bayi baru lahir dilaporkan langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Dokter di rumah sakit (RS) al-Shifa mengatakan beberapa bayi lainnya meninggal setelah inkubator rumah sakit dimatikan karena kekurangan bahan bakar.

Sebelumnya, beberapa bayi prematur dari rumah sakit terbesar di Gaza dievakuasi ke Mesir pada akhir November lalu ketika militer Israel melakukan serangan terhadap al-Shifa.


Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/12/2023) mengatakan sistem kesehatan Gaza &amp;ldquo;bertekuk lutut&amp;rdquo; dan hampir runtuh total.

&amp;ldquo;#Gaza tidak bisa kehilangan rumah sakit lagi dan ada satu rumah sakit lagi yang hampir ditutup,&amp;rdquo; terangnya yang mengacu pada rumah sakit Kamal Adwan di Gaza utara.

&quot;Ini akan membuat ribuan orang kehilangan layanan penting untuk menyelamatkan nyawa,&amp;rdquo; lanjutnya.

Pada Selasa (5/12/2023), Kementerian Kesehatan Palestina di Ramallah menuduh militer Israel mengepung rumah sakit Kamal Adwan.</content:encoded></item></channel></rss>
