<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sistem Kemanusiaan Ambruk, WFP: Semua Orang di Gaza Kelaparan</title><description>Lalu, banyak dari mereka yang menghabiskan setidaknya satu hari tanpa makan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934620/sistem-kemanusiaan-ambruk-wfp-semua-orang-di-gaza-kelaparan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934620/sistem-kemanusiaan-ambruk-wfp-semua-orang-di-gaza-kelaparan"/><item><title>Sistem Kemanusiaan Ambruk, WFP: Semua Orang di Gaza Kelaparan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934620/sistem-kemanusiaan-ambruk-wfp-semua-orang-di-gaza-kelaparan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934620/sistem-kemanusiaan-ambruk-wfp-semua-orang-di-gaza-kelaparan</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2023 19:03 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/07/18/2934620/sistem-kemanusiaan-ambruk-wfp-semua-orang-di-gaza-kelaparan-3mvlQ8x5WA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WFP mengatakan semua orang kelaparan di Gaza akibat perang (Foto: Ibraheem Abu Mustafa/CNN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/07/18/2934620/sistem-kemanusiaan-ambruk-wfp-semua-orang-di-gaza-kelaparan-3mvlQ8x5WA.jpg</image><title>WFP mengatakan semua orang kelaparan di Gaza akibat perang (Foto: Ibraheem Abu Mustafa/CNN)</title></images><description>GAZA - Ketua Program Pangan Dunia (WFP) Cindy McCain memperingatkan terbatasnya akses terhadap makanan dan air di Jalur Gaza.
&amp;ldquo;Sistem kemanusiaan sedang runtuh,&amp;rdquo; terangnya dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/12/2023).
&amp;ldquo;Semua orang di #Gaza kelaparan,&amp;rdquo; lanjutnya.
WFP mengatakan 97% rumah tangga Palestina di wilayah utara dan 83% di wilayah selatan melaporkan konsumsi makanan yang tidak memadai. Lalu, banyak dari mereka yang menghabiskan setidaknya satu hari tanpa makan.


BACA JUGA:
Israel Terus Merangsek Maju ke Jantung Kota Khan Younis, Warga Gaza Terdesak ke Daerah-Daerah yang Lebih Kecil

&amp;ldquo;Sekitar 88 persen rumah tangga di wilayah utara dan sekitar 54 persen di wilayah selatan melaporkan menghabiskan setidaknya satu hari semalam penuh tanpa makan dalam empat minggu terakhir, karena tidak ada cukup makanan,&amp;rdquo; kata WFP dalam laporan terbarunya.

BACA JUGA:
Israel Klaim Kepung Rumah Pemimpin Hamas Yahya Sinwar di Bawah Tanah di Gaza

WFP menambahkan bahwa 20% penduduk di wilayah utara dan 14% di wilayah selatan harus melakukan hal ini lebih dari 10 kali.
Menurut data WFP, kurangnya gas untuk memasak di Gaza juga menyebabkan banyak orang bergantung pada pembakaran sampah, kayu bakar, dan sampah kayu, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan, termasuk tingginya risiko penyakit pernapasan.

Selain itu, rata-rata tingkat konsumsi air bersih harian berkisar antara 1,5-1,8 liter per orang di seluruh wilayah, yang jauh di bawah rata-rata volume air minum dan kebersihan minimum per orang yang berjumlah 15 liter setiap hari.Sementara itu, diketahui, sekitar 800.000 penduduk di Gaza utara sekarang tidak memiliki akses terhadap layanan kesehatan.



Dr Ashraf Al-Qudra, juru bicara kementerian kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan bahwa militer Israel telah &amp;ldquo;menghilangkan kehadiran medis di Gaza utara&amp;rdquo;.



BBC tidak dapat memverifikasi klaim ini secara independen.



Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/12/2023) mengatakan sistem kesehatan Gaza &amp;ldquo;bertekuk lutut&amp;rdquo; dan hampir runtuh total.

</description><content:encoded>GAZA - Ketua Program Pangan Dunia (WFP) Cindy McCain memperingatkan terbatasnya akses terhadap makanan dan air di Jalur Gaza.
&amp;ldquo;Sistem kemanusiaan sedang runtuh,&amp;rdquo; terangnya dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/12/2023).
&amp;ldquo;Semua orang di #Gaza kelaparan,&amp;rdquo; lanjutnya.
WFP mengatakan 97% rumah tangga Palestina di wilayah utara dan 83% di wilayah selatan melaporkan konsumsi makanan yang tidak memadai. Lalu, banyak dari mereka yang menghabiskan setidaknya satu hari tanpa makan.


BACA JUGA:
Israel Terus Merangsek Maju ke Jantung Kota Khan Younis, Warga Gaza Terdesak ke Daerah-Daerah yang Lebih Kecil

&amp;ldquo;Sekitar 88 persen rumah tangga di wilayah utara dan sekitar 54 persen di wilayah selatan melaporkan menghabiskan setidaknya satu hari semalam penuh tanpa makan dalam empat minggu terakhir, karena tidak ada cukup makanan,&amp;rdquo; kata WFP dalam laporan terbarunya.

BACA JUGA:
Israel Klaim Kepung Rumah Pemimpin Hamas Yahya Sinwar di Bawah Tanah di Gaza

WFP menambahkan bahwa 20% penduduk di wilayah utara dan 14% di wilayah selatan harus melakukan hal ini lebih dari 10 kali.
Menurut data WFP, kurangnya gas untuk memasak di Gaza juga menyebabkan banyak orang bergantung pada pembakaran sampah, kayu bakar, dan sampah kayu, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan, termasuk tingginya risiko penyakit pernapasan.

Selain itu, rata-rata tingkat konsumsi air bersih harian berkisar antara 1,5-1,8 liter per orang di seluruh wilayah, yang jauh di bawah rata-rata volume air minum dan kebersihan minimum per orang yang berjumlah 15 liter setiap hari.Sementara itu, diketahui, sekitar 800.000 penduduk di Gaza utara sekarang tidak memiliki akses terhadap layanan kesehatan.



Dr Ashraf Al-Qudra, juru bicara kementerian kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan bahwa militer Israel telah &amp;ldquo;menghilangkan kehadiran medis di Gaza utara&amp;rdquo;.



BBC tidak dapat memverifikasi klaim ini secara independen.



Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/12/2023) mengatakan sistem kesehatan Gaza &amp;ldquo;bertekuk lutut&amp;rdquo; dan hampir runtuh total.

</content:encoded></item></channel></rss>
