<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orangtua 4 Anak Tewas di Jagakarsa Dikenal Tertutup</title><description>Orangtua 4 anak tewas di Jagakarsa, Jakarta Selatan berinisial P dan D dikenal sebagai pribadi tertutup</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/338/2934133/orangtua-4-anak-tewas-di-jagakarsa-dikenal-tertutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/07/338/2934133/orangtua-4-anak-tewas-di-jagakarsa-dikenal-tertutup"/><item><title>Orangtua 4 Anak Tewas di Jagakarsa Dikenal Tertutup</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/338/2934133/orangtua-4-anak-tewas-di-jagakarsa-dikenal-tertutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/07/338/2934133/orangtua-4-anak-tewas-di-jagakarsa-dikenal-tertutup</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2023 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/07/338/2934133/orangtua-4-anak-tewas-di-jagakarsa-dikenal-tertutup-e6AOLKsa0R.JPG" expression="full" type="image/jpeg">TKP Pembunuhan 4 anak di Jagakarsa/Foto: Ari Sandita  </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/07/338/2934133/orangtua-4-anak-tewas-di-jagakarsa-dikenal-tertutup-e6AOLKsa0R.JPG</image><title>TKP Pembunuhan 4 anak di Jagakarsa/Foto: Ari Sandita  </title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNy8xLzE3NDI5OC81L3g4cHpyc3Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Tetangga 4 anak tewas di Jagakarsa, Titin Rohmah (49) menyebutkan, sejatinya kedua orangtua 4 anak tewas di Jagakarsa, Jakarta Selatan berinisial P dan D dikenal sebagai pribadi tertutup. Keduanya juga jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.



&quot;Suami istri tertutup, maksudnya enggak pernah ngobrol sama tetangga. Istrinya enggak pernah keluar, di dalam saja, suaminya keluar kalau ngajak main anak-anaknya,&quot; ujarnya pada wartawan, Rabu (6/12/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jika Terpaksa Pemilu di Tengah Pandemi Covid-19, KPU: Anggaran Sudah Disiapkan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Menurutnya, dia selaku tetangga juga baru tahu adanya persoalan KDRT yang menimpa pasangan suami istri itu saat adik D datang ke rumah tersebut. Disitu, dia melihat D dalam kondisi babak belur pasca dipukuli suaminya, P.



&quot;Baru tahu ini KDRT waktu Sabtu, namanya orang tertutup,&quot; tuturnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gempa 4,8 Magnitudo Guncang Melonguane Sulut, Waspada Gempa Susulan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Titin menambahkan, pasca KDRT itu terjadi, dia sempat melihat P bersama salah satu anaknya keluar kontrakan, teptnya di hari Minggu, 3 Desember 2023 kemarin sore.


Usai itu, dia tak lagi melihat P ataupun mendengar adanya keributan di rumah tersebut hingga akhirnya 4 anak ditemukan tewas di dalam sebuah kamar.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNy8xLzE3NDI5OC81L3g4cHpyc3Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Tetangga 4 anak tewas di Jagakarsa, Titin Rohmah (49) menyebutkan, sejatinya kedua orangtua 4 anak tewas di Jagakarsa, Jakarta Selatan berinisial P dan D dikenal sebagai pribadi tertutup. Keduanya juga jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.



&quot;Suami istri tertutup, maksudnya enggak pernah ngobrol sama tetangga. Istrinya enggak pernah keluar, di dalam saja, suaminya keluar kalau ngajak main anak-anaknya,&quot; ujarnya pada wartawan, Rabu (6/12/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jika Terpaksa Pemilu di Tengah Pandemi Covid-19, KPU: Anggaran Sudah Disiapkan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Menurutnya, dia selaku tetangga juga baru tahu adanya persoalan KDRT yang menimpa pasangan suami istri itu saat adik D datang ke rumah tersebut. Disitu, dia melihat D dalam kondisi babak belur pasca dipukuli suaminya, P.



&quot;Baru tahu ini KDRT waktu Sabtu, namanya orang tertutup,&quot; tuturnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gempa 4,8 Magnitudo Guncang Melonguane Sulut, Waspada Gempa Susulan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Titin menambahkan, pasca KDRT itu terjadi, dia sempat melihat P bersama salah satu anaknya keluar kontrakan, teptnya di hari Minggu, 3 Desember 2023 kemarin sore.


Usai itu, dia tak lagi melihat P ataupun mendengar adanya keributan di rumah tersebut hingga akhirnya 4 anak ditemukan tewas di dalam sebuah kamar.

</content:encoded></item></channel></rss>
