<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bullying Berujung Amputasi Kaki Siswa SD di Bekasi</title><description>Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bullying Berujung Amputasi Kaki Siswa SD di Bekasi
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/338/2934795/polisi-tetapkan-1-tersangka-kasus-bullying-berujung-amputasi-kaki-siswa-sd-di-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/07/338/2934795/polisi-tetapkan-1-tersangka-kasus-bullying-berujung-amputasi-kaki-siswa-sd-di-bekasi"/><item><title>Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bullying Berujung Amputasi Kaki Siswa SD di Bekasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/338/2934795/polisi-tetapkan-1-tersangka-kasus-bullying-berujung-amputasi-kaki-siswa-sd-di-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/07/338/2934795/polisi-tetapkan-1-tersangka-kasus-bullying-berujung-amputasi-kaki-siswa-sd-di-bekasi</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2023 21:31 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/07/338/2934795/polisi-tetapkan-1-tersangka-kasus-bullying-berujung-amputasi-kaki-siswa-sd-di-bekasi-ZyFLsqTQ9s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi tetapkan 1 tersangka kasus bullying amputasi kaki siswa SD di Bekasi. (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/07/338/2934795/polisi-tetapkan-1-tersangka-kasus-bullying-berujung-amputasi-kaki-siswa-sd-di-bekasi-ZyFLsqTQ9s.jpg</image><title>Polisi tetapkan 1 tersangka kasus bullying amputasi kaki siswa SD di Bekasi. (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA0Ni81L3g4cDkybHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polres Metro Bekasi menetapkan satu tersangka atas kasus perundungan (bullying) yang menimpa Fatir Arya Adinata (12) siswa SD di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sosok tersangka yang dimaksud merupakan rekan sebaya Fatir.



Hal itu dipastikan Kasie Humas Polres Metro Bekasi, AKP Hotma Sitompul. Hotma mengatakan, anak itu kini berstatus anak berhadapan hukum (ABH).



&amp;ldquo;Betul (satu ditetapkan tersangka atau ABH). Rekan korban,&amp;rdquo; ungkap Hotma saat dikonfirmasi, Kamis (7/12/2023).



Hotma tidak membeberkan peran persis dari anak tersebut. Namun, ia mengatakan kasus ini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.



&amp;ldquo;Kasusnya sekarang sudah pelimpahan berkas perkara tahap 1 ke kejaksaan,&amp;rdquo; ucapnya.







BACA JUGA:
Periksa 7 Saksi, Polisi Usut Dugaan Bullying di SD Gunungkidul&amp;nbsp; &amp;nbsp;










Sebagai informasi, peristiwa Fatir diselengkat oleh temannya terjadi pada Februari 2023. Usai diselengkat, Fatir menyembunyikan rasa sakit itu dari orang tuanya.







BACA JUGA:
Akademisi Soroti Isu KDRT hingga Bullying dalam Orasi Ilmiah Pengukuhan Guru Besar















Orangtuanya, Diana Novita, baru menyadari beberapa hari kemudian lantaran menyadari Fatir yang mengeluh sakit. Saat itu, Diana melihat luka di kaki Fatir yang memar.



Diana mendesak anaknya untuk bercerita. Fatir kemudian mengakui menjadi korban perundungan. Beberapa hari setelahnya, memar di kaki Fatir justru semakin parah.








BACA JUGA:
Siswa SMP di OKU Jadi Korban Bullying, Ditendang di Jembatan Kereta




















Fatir kemudian didiagnosis menderita kanker tulang hingga pada Agustus 2023 kakinya harus diamputasi. Fatir meninggal dunia pada Kamis (7/12/2023) setelah perjalanan panjang dirinya berjuang melawan penyakit.





</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA0Ni81L3g4cDkybHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polres Metro Bekasi menetapkan satu tersangka atas kasus perundungan (bullying) yang menimpa Fatir Arya Adinata (12) siswa SD di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sosok tersangka yang dimaksud merupakan rekan sebaya Fatir.



Hal itu dipastikan Kasie Humas Polres Metro Bekasi, AKP Hotma Sitompul. Hotma mengatakan, anak itu kini berstatus anak berhadapan hukum (ABH).



&amp;ldquo;Betul (satu ditetapkan tersangka atau ABH). Rekan korban,&amp;rdquo; ungkap Hotma saat dikonfirmasi, Kamis (7/12/2023).



Hotma tidak membeberkan peran persis dari anak tersebut. Namun, ia mengatakan kasus ini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.



&amp;ldquo;Kasusnya sekarang sudah pelimpahan berkas perkara tahap 1 ke kejaksaan,&amp;rdquo; ucapnya.







BACA JUGA:
Periksa 7 Saksi, Polisi Usut Dugaan Bullying di SD Gunungkidul&amp;nbsp; &amp;nbsp;










Sebagai informasi, peristiwa Fatir diselengkat oleh temannya terjadi pada Februari 2023. Usai diselengkat, Fatir menyembunyikan rasa sakit itu dari orang tuanya.







BACA JUGA:
Akademisi Soroti Isu KDRT hingga Bullying dalam Orasi Ilmiah Pengukuhan Guru Besar















Orangtuanya, Diana Novita, baru menyadari beberapa hari kemudian lantaran menyadari Fatir yang mengeluh sakit. Saat itu, Diana melihat luka di kaki Fatir yang memar.



Diana mendesak anaknya untuk bercerita. Fatir kemudian mengakui menjadi korban perundungan. Beberapa hari setelahnya, memar di kaki Fatir justru semakin parah.








BACA JUGA:
Siswa SMP di OKU Jadi Korban Bullying, Ditendang di Jembatan Kereta




















Fatir kemudian didiagnosis menderita kanker tulang hingga pada Agustus 2023 kakinya harus diamputasi. Fatir meninggal dunia pada Kamis (7/12/2023) setelah perjalanan panjang dirinya berjuang melawan penyakit.





</content:encoded></item></channel></rss>
