<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswa SMP di OKU Jadi Korban Bullying, Ditendang di Jembatan Kereta</title><description>Korban tampak dipukuli dan ditendang hingga tertelungkup di jembatan kereta. Aksi itu direkam pelaku lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/610/2934785/siswa-smp-di-oku-jadi-korban-bullying-ditendang-di-jembatan-kereta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/07/610/2934785/siswa-smp-di-oku-jadi-korban-bullying-ditendang-di-jembatan-kereta"/><item><title>Siswa SMP di OKU Jadi Korban Bullying, Ditendang di Jembatan Kereta</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/610/2934785/siswa-smp-di-oku-jadi-korban-bullying-ditendang-di-jembatan-kereta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/07/610/2934785/siswa-smp-di-oku-jadi-korban-bullying-ditendang-di-jembatan-kereta</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2023 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Widori Agustino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/07/610/2934785/siswa-smp-di-oku-jadi-korban-bullying-ditendang-di-jembatan-kereta-qf9wOdNsiU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi menyambangi siswa SMP yang jadi korban bullying (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/07/610/2934785/siswa-smp-di-oku-jadi-korban-bullying-ditendang-di-jembatan-kereta-qf9wOdNsiU.jpg</image><title>Polisi menyambangi siswa SMP yang jadi korban bullying (Foto : Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA0Ni81L3g4cDkybHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

BATURAJA &amp;ndash; Video aksi bullying atau perundungan yang diduga dilakukan oleh siswa tingkat SMP di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) jadi viral di media sosial Whatsapp, Kamis (7/12/2023).

Dalam video berdurasi 54 detik itu, terlihat dua orang pelajar salah satu sekolah di OKU, tengah menganiaya seorang pelajar lainnya. Video yang diambil oleh salah seorang pelaku itu terjadi di jembatan penyeberangan kereta api Baturaja.


BACA JUGA:
Kabar Duka, Bocah SD Korban Bully hingga Kaki Diamputasi Meninggal Dunia


Tampak dua orang anak yang mengenakan baju putih celana biru atau SMP, bersama rekanya berbaju hitam merah dengan celana yang sama sedang menganiaya seorang anak berjau biru garis hitam di jembatan penyebarangan kereta api.

Korban tampak dipukuli dan ditendang hingga tertelungkup di jembatan kereta. Aksi itu direkam pelaku lainnya.

Menanggapi hal itu Kapolres OKU AKBP Arif Harsono SIK MH dikonfirmasi portal ini mengatakan saat ini pihaknya tengah menangani kasus tersebut.

&amp;ldquo;Keluarga dari korban sudah membuat laporan ke Polres OKU dan ditangani oleh Unit PPA polres OKU, kita belum tahu pasti pemicu dari penganiayaan ini. Namun kalau informasi yang kita terima adanya ketersinggungan di medsos,&amp;rdquo; kata Kapolres, Kamis (7/12/2023) siang.


BACA JUGA:
Polda Lampung Kembali Tangkap Anak Buah Fredy Pratama dan Sita 1 Rumah


Dituturkannya, aksi tersebut terjadi pada, Selasa 5 Desember 2023, siang, sepulang para pelajar dari sekolah. Pelaku yakni FB dan JD serta perekam video penganiayaan pada korban FJ, berinisial AV.

&amp;ldquo;Kita akan menindak lanjuti kasus ini, bahkan Bhabinkamtibmas Bripka Rio Nanda SIP sudah mendatangi korban dan pelaku  agar tidak terjadi polemik ditengah masyarakat, kita juga akan mengajak pihak-pihak terkait seperti keluarga pelaku dan keluarga korban, pihak sekolah dan pemerintah kelurahan setempat akan kita panggil untuk menyelesaikan permasalahan ini,&amp;rdquo; ujar Kapolres.Disinggung soal laporan keluarga korban, Kapolres mengatakan tetap akan menindak lanjuti laporan itu sesuai dengan prosedur yang ada, namun tetap dengan mengedepankan diselesaikan dengan sistem restorasi.

&amp;ldquo;Kita akan tindak lanjuti berdasarkan aturan, karena ini dilakukan oleh anak-anak tentunya kita memberlakukan peradilan anak-anak dan diupayakan untuk mediasi hal ini untuk menghindarkan dari labeling tindak pidana ini untuk masa depan anak-anak itu sendiri,&amp;rdquo; ujarnya.


BACA JUGA:
Eks Wamenkumham Tersangka, Diduga Pakai Uang Suap untuk Modal Jadi Ketua PP Pelti


Sementara itu, Plh Kasat Reskim Polres OKU IPTU Dedi Iskandar dibincangi diruangannya membenarkan keluarga korban telah membuat laporan Dumas ke Polres OKU, saat ini tengah di tangani Unit PPA Polres OKU.

&amp;ldquo;Kita masih mengambil keterangan dan klarifikasi dari pihak korban, hari ini juga kita akan mengambil keterangand dari pelaku, kita belum bisa memberikan keterangan secara detil karena kita masih mengumpulkan data, namun karena ini kasus yang dilakukan anak-anak tentunya ada perlakukan penanganan khusus sesuai aturan perlindungan anak,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA0Ni81L3g4cDkybHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

BATURAJA &amp;ndash; Video aksi bullying atau perundungan yang diduga dilakukan oleh siswa tingkat SMP di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) jadi viral di media sosial Whatsapp, Kamis (7/12/2023).

Dalam video berdurasi 54 detik itu, terlihat dua orang pelajar salah satu sekolah di OKU, tengah menganiaya seorang pelajar lainnya. Video yang diambil oleh salah seorang pelaku itu terjadi di jembatan penyeberangan kereta api Baturaja.


BACA JUGA:
Kabar Duka, Bocah SD Korban Bully hingga Kaki Diamputasi Meninggal Dunia


Tampak dua orang anak yang mengenakan baju putih celana biru atau SMP, bersama rekanya berbaju hitam merah dengan celana yang sama sedang menganiaya seorang anak berjau biru garis hitam di jembatan penyebarangan kereta api.

Korban tampak dipukuli dan ditendang hingga tertelungkup di jembatan kereta. Aksi itu direkam pelaku lainnya.

Menanggapi hal itu Kapolres OKU AKBP Arif Harsono SIK MH dikonfirmasi portal ini mengatakan saat ini pihaknya tengah menangani kasus tersebut.

&amp;ldquo;Keluarga dari korban sudah membuat laporan ke Polres OKU dan ditangani oleh Unit PPA polres OKU, kita belum tahu pasti pemicu dari penganiayaan ini. Namun kalau informasi yang kita terima adanya ketersinggungan di medsos,&amp;rdquo; kata Kapolres, Kamis (7/12/2023) siang.


BACA JUGA:
Polda Lampung Kembali Tangkap Anak Buah Fredy Pratama dan Sita 1 Rumah


Dituturkannya, aksi tersebut terjadi pada, Selasa 5 Desember 2023, siang, sepulang para pelajar dari sekolah. Pelaku yakni FB dan JD serta perekam video penganiayaan pada korban FJ, berinisial AV.

&amp;ldquo;Kita akan menindak lanjuti kasus ini, bahkan Bhabinkamtibmas Bripka Rio Nanda SIP sudah mendatangi korban dan pelaku  agar tidak terjadi polemik ditengah masyarakat, kita juga akan mengajak pihak-pihak terkait seperti keluarga pelaku dan keluarga korban, pihak sekolah dan pemerintah kelurahan setempat akan kita panggil untuk menyelesaikan permasalahan ini,&amp;rdquo; ujar Kapolres.Disinggung soal laporan keluarga korban, Kapolres mengatakan tetap akan menindak lanjuti laporan itu sesuai dengan prosedur yang ada, namun tetap dengan mengedepankan diselesaikan dengan sistem restorasi.

&amp;ldquo;Kita akan tindak lanjuti berdasarkan aturan, karena ini dilakukan oleh anak-anak tentunya kita memberlakukan peradilan anak-anak dan diupayakan untuk mediasi hal ini untuk menghindarkan dari labeling tindak pidana ini untuk masa depan anak-anak itu sendiri,&amp;rdquo; ujarnya.


BACA JUGA:
Eks Wamenkumham Tersangka, Diduga Pakai Uang Suap untuk Modal Jadi Ketua PP Pelti


Sementara itu, Plh Kasat Reskim Polres OKU IPTU Dedi Iskandar dibincangi diruangannya membenarkan keluarga korban telah membuat laporan Dumas ke Polres OKU, saat ini tengah di tangani Unit PPA Polres OKU.

&amp;ldquo;Kita masih mengambil keterangan dan klarifikasi dari pihak korban, hari ini juga kita akan mengambil keterangand dari pelaku, kita belum bisa memberikan keterangan secara detil karena kita masih mengumpulkan data, namun karena ini kasus yang dilakukan anak-anak tentunya ada perlakukan penanganan khusus sesuai aturan perlindungan anak,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
