<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hamas Gagalkan Upaya Israel Selamatkan Sandera di Gaza, Seorang Tawanan Tewas</title><description>Hamas menyebut beberapa tentara Israel tewas dan terluka dalam upaya penyelamatan yang gagal itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/08/18/2935492/hamas-gagalkan-upaya-israel-selamatkan-sandera-di-gaza-seorang-tawanan-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/08/18/2935492/hamas-gagalkan-upaya-israel-selamatkan-sandera-di-gaza-seorang-tawanan-tewas"/><item><title>Hamas Gagalkan Upaya Israel Selamatkan Sandera di Gaza, Seorang Tawanan Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/08/18/2935492/hamas-gagalkan-upaya-israel-selamatkan-sandera-di-gaza-seorang-tawanan-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/08/18/2935492/hamas-gagalkan-upaya-israel-selamatkan-sandera-di-gaza-seorang-tawanan-tewas</guid><pubDate>Jum'at 08 Desember 2023 21:22 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/08/18/2935492/hamas-gagalkan-upaya-israel-selamatkan-sandera-di-gaza-seorang-tawanan-tewas-7es3zJVhIL.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Seorang pria berjalan melewati papan berisi foto-foto para sandera yang ditawan di Jalur Gaza oleh Hamas pasca serangan 7 Oktober di Tel Aviv, Israel, 7 Desember 2023. (Foto: Reuters)  </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/08/18/2935492/hamas-gagalkan-upaya-israel-selamatkan-sandera-di-gaza-seorang-tawanan-tewas-7es3zJVhIL.JPG</image><title>Seorang pria berjalan melewati papan berisi foto-foto para sandera yang ditawan di Jalur Gaza oleh Hamas pasca serangan 7 Oktober di Tel Aviv, Israel, 7 Desember 2023. (Foto: Reuters)  </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNi8xLzE3NDI2Ni81L3g4cHowcmY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DUBAI/YERUSALEM - Sayap militer Hamas mengatakan pada Jumat, (8/12/2023) bahwa mereka telah menggagalkan upaya penyelamatan sandera oleh pasukan khusus Israel di Jalur Gaza, yang menimbulkan beberapa korban militer, dan tewasnya seorang tawanan.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Sandera Israel yang Dibebaskan Mengaku Dipukuli, Diancam Dibunuh Selama dalam Tahanan Hamas

Israel menolak berkomentar, dan menuduh faksi Palestina itu melakukan upaya perang psikologis terhadap mereka.&amp;nbsp;
Dalam sebuah pernyataan di Telegram, Brigade Al-Qassam Hamas mengatakan para pejuangnya menemukan unit pasukan khusus yang sedang melakukan upaya penyelamatan dan menyerangnya, menewaskan dan melukai beberapa tentara. Brigade Al-Qassam menjelaskan lokasi terjadinya insiden tersebut, menurut laporan Reuters.
Dikatakan bahwa seorang tentara Israel yang ditawan terbunuh, dan menyebutkan namanya sebagai Sa'ar Baruch, (25). Daftar sandera yang diterbitkan oleh Israel mengidentifikasi salah satu dari mereka sebagai Sahar Baruch, seorang pelajar sipil yang berusia 24 tahun ketika dia ditangkap dari rumahnya saat melancarkan serangan lintas batas pada 7 Oktober yang memicu perang.

BACA JUGA:
Remaja Israel Ceritakan Pengalamannya Selama Ditawan Hamas Bersama Anjingnya&amp;nbsp;

Dari sekira 240 orang yang disandera pada hari itu, 137 orang masih ditawan di Gaza setelah yang lainnya berhasil ditemukan dalam gencatan senjata. Beberapa diantaranya telah dinyatakan meninggal secara in-absentia oleh otoritas Israel.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNi8xLzE3NDI2Ni81L3g4cHowcmY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DUBAI/YERUSALEM - Sayap militer Hamas mengatakan pada Jumat, (8/12/2023) bahwa mereka telah menggagalkan upaya penyelamatan sandera oleh pasukan khusus Israel di Jalur Gaza, yang menimbulkan beberapa korban militer, dan tewasnya seorang tawanan.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Sandera Israel yang Dibebaskan Mengaku Dipukuli, Diancam Dibunuh Selama dalam Tahanan Hamas

Israel menolak berkomentar, dan menuduh faksi Palestina itu melakukan upaya perang psikologis terhadap mereka.&amp;nbsp;
Dalam sebuah pernyataan di Telegram, Brigade Al-Qassam Hamas mengatakan para pejuangnya menemukan unit pasukan khusus yang sedang melakukan upaya penyelamatan dan menyerangnya, menewaskan dan melukai beberapa tentara. Brigade Al-Qassam menjelaskan lokasi terjadinya insiden tersebut, menurut laporan Reuters.
Dikatakan bahwa seorang tentara Israel yang ditawan terbunuh, dan menyebutkan namanya sebagai Sa'ar Baruch, (25). Daftar sandera yang diterbitkan oleh Israel mengidentifikasi salah satu dari mereka sebagai Sahar Baruch, seorang pelajar sipil yang berusia 24 tahun ketika dia ditangkap dari rumahnya saat melancarkan serangan lintas batas pada 7 Oktober yang memicu perang.

BACA JUGA:
Remaja Israel Ceritakan Pengalamannya Selama Ditawan Hamas Bersama Anjingnya&amp;nbsp;

Dari sekira 240 orang yang disandera pada hari itu, 137 orang masih ditawan di Gaza setelah yang lainnya berhasil ditemukan dalam gencatan senjata. Beberapa diantaranya telah dinyatakan meninggal secara in-absentia oleh otoritas Israel.</content:encoded></item></channel></rss>
