<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelar Panggung Rakyat, Pegiat Antikorupsi: Kita Mundur Pesat Seiring Mengendurnya Demokrasi</title><description>Danang lantas mencontohkan kasus kekiniaan di mana kebebasan berekspresi harus berbenturan dengan proses hukum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/08/337/2935284/gelar-panggung-rakyat-pegiat-antikorupsi-kita-mundur-pesat-seiring-mengendurnya-demokrasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/08/337/2935284/gelar-panggung-rakyat-pegiat-antikorupsi-kita-mundur-pesat-seiring-mengendurnya-demokrasi"/><item><title>Gelar Panggung Rakyat, Pegiat Antikorupsi: Kita Mundur Pesat Seiring Mengendurnya Demokrasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/08/337/2935284/gelar-panggung-rakyat-pegiat-antikorupsi-kita-mundur-pesat-seiring-mengendurnya-demokrasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/08/337/2935284/gelar-panggung-rakyat-pegiat-antikorupsi-kita-mundur-pesat-seiring-mengendurnya-demokrasi</guid><pubDate>Jum'at 08 Desember 2023 16:52 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/08/337/2935284/gelar-panggung-rakyat-pegiat-antikorupsi-kita-mundur-pesat-seiring-mengendurnya-demokrasi-EQ2xn5qrgv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pegiat Antikorupsi Danang Widoyoko (Foto: Jonathan Simanjuntak)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/08/337/2935284/gelar-panggung-rakyat-pegiat-antikorupsi-kita-mundur-pesat-seiring-mengendurnya-demokrasi-EQ2xn5qrgv.jpg</image><title>Pegiat Antikorupsi Danang Widoyoko (Foto: Jonathan Simanjuntak)</title></images><description>JAKARTA - Pegiat Antikorupsi Danang Widoyoko merespons acara Panggung Rakyat Bongkar yang diselenggarakan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Sabtu 9 Desember 2023 mendatang. Acara yang diinisiasi untuk memperingati Hari Hak Asasi Manusia dan Antikorupsi itu dinilai sebagai respons masyarakat atas kemunduran demokrasi.

&amp;ldquo;Kita mundur pesat seiring dengan mengendurnya demokrasi kita. Akademisi, ilmuan sudah memperingatkan, baru hari ini kita rasakan sendiri,&amp;rdquo; kata Danang dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2023).

BACA JUGA:
Gelar Panggung Rakyat, Faisal Basri: Seniman dan Aktivis Suarakan Permasalahan KKN


Danang lantas mencontohkan kasus kekiniaan di mana kebebasan berekspresi harus berbenturan dengan proses hukum. Ia menilai kebebasan demokrasi merupakan salah satu hak yang banyak memakan korban.

Ia menilai acara kolektif yang akan diisi berbagai orasi dan penampilan seni pun akan membawa pendekatan tersendiri demi memulihkan demokrasi di Indonesia. Ia pun mewanti-wanti agar Pemerintah Indonesia tetap memegang tinggi hak asasi manusia.

&amp;ldquo;Tanpa penghargaan terhadap HAM maka akan banyak korban,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Nikmati Panggung Rakyat dengan Nasi Krawu, Ganjar: Banyak Potensi Daerah yang Harus Dilestarikan



Ia pun berharap baik pemberantasan korupsi dan hak asasi manusia terus dilindungi di Indonesia. Keduanya, tambah dia, harus berjalan beriringan.



&quot;Pesannya jelas, tanpa pemberantasan korupsi, HAM tidak mungkin diperoleh. Ini harus dijalankan beriringan, kita mendukung (acara Panggung Rakyat Bongkar),&quot; ujarnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pegiat Antikorupsi Danang Widoyoko merespons acara Panggung Rakyat Bongkar yang diselenggarakan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Sabtu 9 Desember 2023 mendatang. Acara yang diinisiasi untuk memperingati Hari Hak Asasi Manusia dan Antikorupsi itu dinilai sebagai respons masyarakat atas kemunduran demokrasi.

&amp;ldquo;Kita mundur pesat seiring dengan mengendurnya demokrasi kita. Akademisi, ilmuan sudah memperingatkan, baru hari ini kita rasakan sendiri,&amp;rdquo; kata Danang dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2023).

BACA JUGA:
Gelar Panggung Rakyat, Faisal Basri: Seniman dan Aktivis Suarakan Permasalahan KKN


Danang lantas mencontohkan kasus kekiniaan di mana kebebasan berekspresi harus berbenturan dengan proses hukum. Ia menilai kebebasan demokrasi merupakan salah satu hak yang banyak memakan korban.

Ia menilai acara kolektif yang akan diisi berbagai orasi dan penampilan seni pun akan membawa pendekatan tersendiri demi memulihkan demokrasi di Indonesia. Ia pun mewanti-wanti agar Pemerintah Indonesia tetap memegang tinggi hak asasi manusia.

&amp;ldquo;Tanpa penghargaan terhadap HAM maka akan banyak korban,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Nikmati Panggung Rakyat dengan Nasi Krawu, Ganjar: Banyak Potensi Daerah yang Harus Dilestarikan



Ia pun berharap baik pemberantasan korupsi dan hak asasi manusia terus dilindungi di Indonesia. Keduanya, tambah dia, harus berjalan beriringan.



&quot;Pesannya jelas, tanpa pemberantasan korupsi, HAM tidak mungkin diperoleh. Ini harus dijalankan beriringan, kita mendukung (acara Panggung Rakyat Bongkar),&quot; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
