<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu dari 4 Anak yang Meninggal di Jagakarsa Dapat Pendampingan Psikologis</title><description>Pendampingan dilakukan khususnya dari sisi psikologis korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/08/338/2935070/ibu-dari-4-anak-yang-meninggal-di-jagakarsa-dapat-pendampingan-psikologis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/08/338/2935070/ibu-dari-4-anak-yang-meninggal-di-jagakarsa-dapat-pendampingan-psikologis"/><item><title>Ibu dari 4 Anak yang Meninggal di Jagakarsa Dapat Pendampingan Psikologis</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/08/338/2935070/ibu-dari-4-anak-yang-meninggal-di-jagakarsa-dapat-pendampingan-psikologis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/08/338/2935070/ibu-dari-4-anak-yang-meninggal-di-jagakarsa-dapat-pendampingan-psikologis</guid><pubDate>Jum'at 08 Desember 2023 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/08/338/2935070/ibu-dari-4-anak-yang-meninggal-di-jagakarsa-dapat-pendampingan-psikologis-ejr0Lx8d6K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesan berdarah di TKP pembunuhan 4 anak di Jagakarsa (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/08/338/2935070/ibu-dari-4-anak-yang-meninggal-di-jagakarsa-dapat-pendampingan-psikologis-ejr0Lx8d6K.jpg</image><title>Pesan berdarah di TKP pembunuhan 4 anak di Jagakarsa (Foto: Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNy8xLzE3NDgyMy81L3g4cWJ2b3Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Dinas PPAPP DKI Jakarta bakal memberikan pendampingan terhadap ibu dari 4 anak yang dibunuh di Jagakarsa, DM, yang hingga kini masih menjalani perawatan medis di RS kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pendampingan dilakukan khususnya dari sisi psikologis korban.

&quot;Korban sedang dirawat. Kami dari dinas terus mendampingi korban terkait dengan nanti hasil asesmennya apa dari dokter dan jenis pendampingannya apa yang bisa kita berikan. Kita akan melaksanakan apa yang memang setelah asesmen dari dokter di rumah sakit,&quot; ujar Plt. Kepala Dinas PPAPP, Mochamad Miftahulloh Tamary pada wartawan, Jumat (8/12/2023).


BACA JUGA:
Kemen PPPA Desak Polisi Ungkap Kasus Kematian 4 Bocah di Jagakarsa


Menurutnya, pihaknya belum bisa memastikan jenis pendampingan seperti apa yang dibutuhkan oleh ibu 4 anak tersebut. Pasalnya, hingga kini Dinas PPAPP masih menantikan hasil asesmen dari tim dokter dahulu.

&quot;Kami sudah siapkan, baik itu dari segi psikologisnya, atau lainnya. Tapi sekali lagi, kami belum bisa memastikan apa-apa sebelum ada hasil asesmen apa-apa dari dokter, tapi dari tim psikologis baik dari kami Dinas PPAPP dan juga dari Dinas Kesehatan itu ada nanti yang mendampingi,&quot; tuturnya.


BACA JUGA:
 Gempa M3,1 Guncang Sumur Banten&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Selain pendampingan, kata dia, pihaknya juga memiliki rumah aman untuk anak dan perempuan yang bisa dimanfaatkan korban jika dibutuhkan.

Karena itu, pihaknya bakal melihat jenis pendampingan apa yang dibutuhkan ibu 4 anak tersebut nantinya.Namun, dia tak bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pendampingan terhadap D itu. Pasalnya, semua itu bergantung dari hasil asesmen tim dokter di rumah sakit yang menangani korban.

&quot;Itu tergantung dari hasil asesmen RS di dokter, pasti itu psikolog nanti itu akan memberikan informasi lebih lanjut berapa lama akan diproses, sesuai kebutuhan nanti,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNy8xLzE3NDgyMy81L3g4cWJ2b3Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Dinas PPAPP DKI Jakarta bakal memberikan pendampingan terhadap ibu dari 4 anak yang dibunuh di Jagakarsa, DM, yang hingga kini masih menjalani perawatan medis di RS kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pendampingan dilakukan khususnya dari sisi psikologis korban.

&quot;Korban sedang dirawat. Kami dari dinas terus mendampingi korban terkait dengan nanti hasil asesmennya apa dari dokter dan jenis pendampingannya apa yang bisa kita berikan. Kita akan melaksanakan apa yang memang setelah asesmen dari dokter di rumah sakit,&quot; ujar Plt. Kepala Dinas PPAPP, Mochamad Miftahulloh Tamary pada wartawan, Jumat (8/12/2023).


BACA JUGA:
Kemen PPPA Desak Polisi Ungkap Kasus Kematian 4 Bocah di Jagakarsa


Menurutnya, pihaknya belum bisa memastikan jenis pendampingan seperti apa yang dibutuhkan oleh ibu 4 anak tersebut. Pasalnya, hingga kini Dinas PPAPP masih menantikan hasil asesmen dari tim dokter dahulu.

&quot;Kami sudah siapkan, baik itu dari segi psikologisnya, atau lainnya. Tapi sekali lagi, kami belum bisa memastikan apa-apa sebelum ada hasil asesmen apa-apa dari dokter, tapi dari tim psikologis baik dari kami Dinas PPAPP dan juga dari Dinas Kesehatan itu ada nanti yang mendampingi,&quot; tuturnya.


BACA JUGA:
 Gempa M3,1 Guncang Sumur Banten&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Selain pendampingan, kata dia, pihaknya juga memiliki rumah aman untuk anak dan perempuan yang bisa dimanfaatkan korban jika dibutuhkan.

Karena itu, pihaknya bakal melihat jenis pendampingan apa yang dibutuhkan ibu 4 anak tersebut nantinya.Namun, dia tak bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pendampingan terhadap D itu. Pasalnya, semua itu bergantung dari hasil asesmen tim dokter di rumah sakit yang menangani korban.

&quot;Itu tergantung dari hasil asesmen RS di dokter, pasti itu psikolog nanti itu akan memberikan informasi lebih lanjut berapa lama akan diproses, sesuai kebutuhan nanti,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
