<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buat Prank Dibegal, Pria di Sukabumi Takut Gegara Habiskan Duit Ortu Main Judi Slot</title><description>Warga Purabaya, Kabupaten Sukabumi, M (28) mengaku membuat drama dibegal lantaran takut uang orangtua (ortu) sebesar Rp10 juta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/08/525/2935234/buat-prank-dibegal-pria-di-sukabumi-takut-gegara-habiskan-duit-ortu-main-judi-slot</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/08/525/2935234/buat-prank-dibegal-pria-di-sukabumi-takut-gegara-habiskan-duit-ortu-main-judi-slot"/><item><title>Buat Prank Dibegal, Pria di Sukabumi Takut Gegara Habiskan Duit Ortu Main Judi Slot</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/08/525/2935234/buat-prank-dibegal-pria-di-sukabumi-takut-gegara-habiskan-duit-ortu-main-judi-slot</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/08/525/2935234/buat-prank-dibegal-pria-di-sukabumi-takut-gegara-habiskan-duit-ortu-main-judi-slot</guid><pubDate>Jum'at 08 Desember 2023 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/08/525/2935234/buat-prank-dibegal-pria-di-sukabumi-takut-gegara-habiskan-duit-ortu-main-judi-slot-i8BQtXTFEG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi begal (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/08/525/2935234/buat-prank-dibegal-pria-di-sukabumi-takut-gegara-habiskan-duit-ortu-main-judi-slot-i8BQtXTFEG.jpg</image><title>Ilustrasi begal (Foto: Ist)</title></images><description>SUKABUMI - Warga Purabaya, Kabupaten Sukabumi, M (28) mengaku membuat drama dibegal lantaran takut uang orangtua (ortu) sebesar Rp10 juta habis dipakai judi slot.
Dari situ dirinya berusaha agar tidak disalahkan sehingga membuat postingan di media sosial agar terlihat jadi korban pembegalan di wilayah perkebunan pinus Werkip, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.
&quot;Korban mengakui uang tersebut telah digunakan untuk bermain judi online slot dan keperluan pribadinya,&quot; ujar Kapolsek Sagaranten, AKP Deni Miharja, Jumat (8/12/2023).

BACA JUGA:


Pembunuhan di Comal : Pelaku Terlilit Utang Lantaran Kecanduan Judi Online&amp;nbsp;
AKP Deni Miharja menjelaskan, korban mengaku melakukan aksi tersebut untuk mengelabui orangtuanya, menciptakan cerita palsu agar terbebas dari tanggung jawab atas penggunaan uang tunai sebesar Rp10 juta.
&quot;Uang tunainya sebesar Rp10 juta, jadi membuat rekayasa insiden pembegalan,&quot; tuturnya.
Namun, kehebohan itu terbukti hanyalah ilusi belaka, di situ korban mengklarifikasi bahwa insiden pembegalan tersebut adalah rekayasa.
&quot;M meminta maaf kepada kepolisian dan masyarakat atas dramanya yang viral di media sosial,&quot; ujar AKP Deni Miharja.

BACA JUGA:
Temukan Kartu Judi Kasino, KPK Dalami Aliran Uang Korupsi Syahrul Yasin Limpo
Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial M (28) terpaksa berurusan dengan polisi lantaran mengaku menjadi korban pembegalan di wilayah perkebunan pinus Werkip, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.
Berita pembegalan ini awalnya tersebar melalui unggahan akun Indi Irfandi di media sosial pada Rabu malam, 6 Desember 2023.

BACA JUGA:
Meringis Diciduk Polisi, Penipu Jual Beli Mobil Online Ngaku Menang Judi Slot ke Pacar

Kisah mencekam seorang pria dari Kecamatan Purabaya yang dibegal tiga orang tak dikenal di Desa Puncak Manggis memicu kehebohan di Sukabumi.
</description><content:encoded>SUKABUMI - Warga Purabaya, Kabupaten Sukabumi, M (28) mengaku membuat drama dibegal lantaran takut uang orangtua (ortu) sebesar Rp10 juta habis dipakai judi slot.
Dari situ dirinya berusaha agar tidak disalahkan sehingga membuat postingan di media sosial agar terlihat jadi korban pembegalan di wilayah perkebunan pinus Werkip, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.
&quot;Korban mengakui uang tersebut telah digunakan untuk bermain judi online slot dan keperluan pribadinya,&quot; ujar Kapolsek Sagaranten, AKP Deni Miharja, Jumat (8/12/2023).

BACA JUGA:


Pembunuhan di Comal : Pelaku Terlilit Utang Lantaran Kecanduan Judi Online&amp;nbsp;
AKP Deni Miharja menjelaskan, korban mengaku melakukan aksi tersebut untuk mengelabui orangtuanya, menciptakan cerita palsu agar terbebas dari tanggung jawab atas penggunaan uang tunai sebesar Rp10 juta.
&quot;Uang tunainya sebesar Rp10 juta, jadi membuat rekayasa insiden pembegalan,&quot; tuturnya.
Namun, kehebohan itu terbukti hanyalah ilusi belaka, di situ korban mengklarifikasi bahwa insiden pembegalan tersebut adalah rekayasa.
&quot;M meminta maaf kepada kepolisian dan masyarakat atas dramanya yang viral di media sosial,&quot; ujar AKP Deni Miharja.

BACA JUGA:
Temukan Kartu Judi Kasino, KPK Dalami Aliran Uang Korupsi Syahrul Yasin Limpo
Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial M (28) terpaksa berurusan dengan polisi lantaran mengaku menjadi korban pembegalan di wilayah perkebunan pinus Werkip, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.
Berita pembegalan ini awalnya tersebar melalui unggahan akun Indi Irfandi di media sosial pada Rabu malam, 6 Desember 2023.

BACA JUGA:
Meringis Diciduk Polisi, Penipu Jual Beli Mobil Online Ngaku Menang Judi Slot ke Pacar

Kisah mencekam seorang pria dari Kecamatan Purabaya yang dibegal tiga orang tak dikenal di Desa Puncak Manggis memicu kehebohan di Sukabumi.
</content:encoded></item></channel></rss>
