<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Heroik Jenderal Kopassus Bebaskan Bocah dari Tentara Israel, Tak Gentar Ditodong Senjata   </title><description>Saat itu Yudha Airlangga bergabung dalam Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-A di wilayah Selatan Lebanon</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935542/kisah-heroik-jenderal-kopassus-bebaskan-bocah-dari-tentara-israel-tak-gentar-ditodong-senjata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935542/kisah-heroik-jenderal-kopassus-bebaskan-bocah-dari-tentara-israel-tak-gentar-ditodong-senjata"/><item><title>Kisah Heroik Jenderal Kopassus Bebaskan Bocah dari Tentara Israel, Tak Gentar Ditodong Senjata   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935542/kisah-heroik-jenderal-kopassus-bebaskan-bocah-dari-tentara-israel-tak-gentar-ditodong-senjata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935542/kisah-heroik-jenderal-kopassus-bebaskan-bocah-dari-tentara-israel-tak-gentar-ditodong-senjata</guid><pubDate>Sabtu 09 Desember 2023 05:58 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/09/337/2935542/kisah-heroik-jenderal-kopassus-bebaskan-bocah-dari-tentara-israel-tak-gentar-ditodong-senjata-13qZ2E2z5C.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kopassus. (Foto: TNI AD)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/09/337/2935542/kisah-heroik-jenderal-kopassus-bebaskan-bocah-dari-tentara-israel-tak-gentar-ditodong-senjata-13qZ2E2z5C.jpeg</image><title>Kopassus. (Foto: TNI AD)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Brigjen TNI Yudha Airlangga yang sebelumnya menjabat Danpusdiklatpassus Kopassus mendapat promosi jadi Wadanjen&amp;nbsp;Kopassus. Jenderal bintang satu Kopassus tercatat memiliki mempunyai kisah heroik saat menyelamatkan bocah Lebanon yang ditangkap tentara Israel.

Mengutip buku &amp;lsquo;Kopassus untuk Indonesia&amp;rsquo; tulisan Iwan Santosa dan E.A Natanegara, saat itu Yudha Airlangga bergabung dalam Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-A di wilayah Selatan Lebanon, yang sedang menengahi kelompok Hizbullah dengan Israel di Lebanon.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mengulik Rahasia Terbesar Kopassus yang Menyergap Musuh Tanpa Suara Sedikitpun

Saat itu pasukan Korps Baret Merah Kopassus sebagai pasukan PBB mengubah seorang prajurit tempur menjadi pihak yang kerap mendapat sasaran kekerasan dan ancaman maut dari kelompok yang bertikai.

Yudha Airlangga yang saat itu masih berpangkat mayor, menceritakan pengalamannya menolong seorang bocah Lebanon yang ditangkap tentara Israel.

&quot;Tentara Israel dengan brutal menangkap seorang bocah karena merusak pagar perbatasan Israel dengan Lebanon,&quot; ucap Yudha.

BACA JUGA:


Panglima Akan Abadikan Nama Jenderal Kopassus Doni Monardo di Mabes TNI&amp;nbsp;
Bocah berusia 15 tahun tersebut langsung ditahan oleh tentara Israel. Yudha dan rekan-rekannya berdiplomasi ke pos militer Israel. Pasukan Indonesia bersikap netral dan menganggap semua tidak bermusuhan. Mereka juga menghargai prajurit Israel sebagai prajurit profesional yang sedang menjalankan tugas.

Secara mengejutkan, Tentara Israel itu menodongkan senjata ke pasukan PBB asal Indonesia yang sedang berdiplomasi.Selama empat jam mereka merayu dan menekankan fakta ke tentara Israel bahwa pelaku adalah anak kecil.



&quot;Kita kembangkan sisi kemanusiannya, sehingga mereka akhirnya membebaskan anak itu,&quot; tukasnya.



</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Brigjen TNI Yudha Airlangga yang sebelumnya menjabat Danpusdiklatpassus Kopassus mendapat promosi jadi Wadanjen&amp;nbsp;Kopassus. Jenderal bintang satu Kopassus tercatat memiliki mempunyai kisah heroik saat menyelamatkan bocah Lebanon yang ditangkap tentara Israel.

Mengutip buku &amp;lsquo;Kopassus untuk Indonesia&amp;rsquo; tulisan Iwan Santosa dan E.A Natanegara, saat itu Yudha Airlangga bergabung dalam Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-A di wilayah Selatan Lebanon, yang sedang menengahi kelompok Hizbullah dengan Israel di Lebanon.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mengulik Rahasia Terbesar Kopassus yang Menyergap Musuh Tanpa Suara Sedikitpun

Saat itu pasukan Korps Baret Merah Kopassus sebagai pasukan PBB mengubah seorang prajurit tempur menjadi pihak yang kerap mendapat sasaran kekerasan dan ancaman maut dari kelompok yang bertikai.

Yudha Airlangga yang saat itu masih berpangkat mayor, menceritakan pengalamannya menolong seorang bocah Lebanon yang ditangkap tentara Israel.

&quot;Tentara Israel dengan brutal menangkap seorang bocah karena merusak pagar perbatasan Israel dengan Lebanon,&quot; ucap Yudha.

BACA JUGA:


Panglima Akan Abadikan Nama Jenderal Kopassus Doni Monardo di Mabes TNI&amp;nbsp;
Bocah berusia 15 tahun tersebut langsung ditahan oleh tentara Israel. Yudha dan rekan-rekannya berdiplomasi ke pos militer Israel. Pasukan Indonesia bersikap netral dan menganggap semua tidak bermusuhan. Mereka juga menghargai prajurit Israel sebagai prajurit profesional yang sedang menjalankan tugas.

Secara mengejutkan, Tentara Israel itu menodongkan senjata ke pasukan PBB asal Indonesia yang sedang berdiplomasi.Selama empat jam mereka merayu dan menekankan fakta ke tentara Israel bahwa pelaku adalah anak kecil.



&quot;Kita kembangkan sisi kemanusiannya, sehingga mereka akhirnya membebaskan anak itu,&quot; tukasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
