<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dugaan Intimidasi Butet Kartaredjasa, Kompolnas Turun Tangan</title><description>Yusuf menduga, terjadi miskomunikasi yang membuat Butet Kartaredjasa merasa terintimidasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935646/dugaan-intimidasi-butet-kartaredjasa-kompolnas-turun-tangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935646/dugaan-intimidasi-butet-kartaredjasa-kompolnas-turun-tangan"/><item><title>Dugaan Intimidasi Butet Kartaredjasa, Kompolnas Turun Tangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935646/dugaan-intimidasi-butet-kartaredjasa-kompolnas-turun-tangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935646/dugaan-intimidasi-butet-kartaredjasa-kompolnas-turun-tangan</guid><pubDate>Sabtu 09 Desember 2023 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Aufi Shabirah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/09/337/2935646/dugaan-intimidasi-butet-kartaredjasa-kompolnas-turun-tangan-UdH7Peh8sn.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kompolnas Turun Tangan Selidiki Dugaan Intimidasi Butet</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/09/337/2935646/dugaan-intimidasi-butet-kartaredjasa-kompolnas-turun-tangan-UdH7Peh8sn.jpeg</image><title>Kompolnas Turun Tangan Selidiki Dugaan Intimidasi Butet</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wOC8xLzE3NDg3Mi81L3g4cWQwOHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), menyelidiki dugaan intimidasi yang dialami seniman Butet Kartaredjasa dan Agus Noor. Butet mengaku mendapat intimidasi dari oknum aparat saat akan menggelar pertunjukan teater &quot;Musuh Bebuyutan&quot; di Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Desember 2023.
Anggota Kompolnas, Yusuf Warsyim mengatakan, pihaknya masih menelusuri dugaan intimidasi yang menimpa Butet Kartaredjasa dan Agus Noor.

BACA JUGA:
Nomor WA Butet Kartaredjasa Dilumpuhkan: Silakan Kontak ke Nomor Rumah

Dikatakan Yusuf, jika mengacu pada aturan teknis, kegiatan di TIM adalah pertunjukkan teater berbayar, yang pengajuan izin dan tata cara pengawasannya diatur dalam PP Nomor 60 tahun 2017.
Oleh karena itu, Yusuf menduga, terjadi miskomunikasi yang membuat Butet Kartaredjasa  merasa terintimidasi.
&quot;Barangkali polisi ingin memastikan, pertunjukkan ini kegiatan politik atau bukan,&quot; katanya, dikutip di Jakarta, Sabtu (9/12/2023).
Namun yang jadi pertanyaan, mengapa Butet sebagai penampil yang diminta menandatangani surat pernyataan.

BACA JUGA:
Bantahan Polisi soal Dugaan Intimidasi Pementasan Butet Kertaredjasa di TIM

&quot;Permintaan tandatangan kepada Kang Butet, posisinya apa? sementara penyelenggara yang mengajukan izin ke polisi,&quot; tutup Yusuf.

Sebelum kasus Butet Kartaredjasa mencuat, Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono juga diperiksa di Polda Metro Jaya.

&quot;Tadi sebagian bukti sudah diserahkan ke penyelidik. Jadi berita acara klarifikasi sudah saya jawab, ada sekitar 60 pertanyaan, sekitar 5,5 jam. Tadi ada istirahat juga untuk ishoma dan kemudian alhamdulillah malam ini selesai,&quot; kata Aiman di Polda Metro Jaya, Selasa (5/12/2023).

Sekadar diketahui, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan bahkan mengusulkan pembentukan Panja Netralitas Polri untuk Pemilu 2024. Trimedya merujuk pada langkah Komisi I DPR yang sudah lebih dahulu membentuk Panja Netralitas TNI.

Trimedya mengatakan hal itu diusulkan agar semua parpol atau siapa pun yang terlibat dalam kontestasi politik bisa meyakini netralitas Polri. Selain itu, agar energi yang ada tidak dihabiskan untuk membahas seputar netralitas.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wOC8xLzE3NDg3Mi81L3g4cWQwOHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), menyelidiki dugaan intimidasi yang dialami seniman Butet Kartaredjasa dan Agus Noor. Butet mengaku mendapat intimidasi dari oknum aparat saat akan menggelar pertunjukan teater &quot;Musuh Bebuyutan&quot; di Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Desember 2023.
Anggota Kompolnas, Yusuf Warsyim mengatakan, pihaknya masih menelusuri dugaan intimidasi yang menimpa Butet Kartaredjasa dan Agus Noor.

BACA JUGA:
Nomor WA Butet Kartaredjasa Dilumpuhkan: Silakan Kontak ke Nomor Rumah

Dikatakan Yusuf, jika mengacu pada aturan teknis, kegiatan di TIM adalah pertunjukkan teater berbayar, yang pengajuan izin dan tata cara pengawasannya diatur dalam PP Nomor 60 tahun 2017.
Oleh karena itu, Yusuf menduga, terjadi miskomunikasi yang membuat Butet Kartaredjasa  merasa terintimidasi.
&quot;Barangkali polisi ingin memastikan, pertunjukkan ini kegiatan politik atau bukan,&quot; katanya, dikutip di Jakarta, Sabtu (9/12/2023).
Namun yang jadi pertanyaan, mengapa Butet sebagai penampil yang diminta menandatangani surat pernyataan.

BACA JUGA:
Bantahan Polisi soal Dugaan Intimidasi Pementasan Butet Kertaredjasa di TIM

&quot;Permintaan tandatangan kepada Kang Butet, posisinya apa? sementara penyelenggara yang mengajukan izin ke polisi,&quot; tutup Yusuf.

Sebelum kasus Butet Kartaredjasa mencuat, Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono juga diperiksa di Polda Metro Jaya.

&quot;Tadi sebagian bukti sudah diserahkan ke penyelidik. Jadi berita acara klarifikasi sudah saya jawab, ada sekitar 60 pertanyaan, sekitar 5,5 jam. Tadi ada istirahat juga untuk ishoma dan kemudian alhamdulillah malam ini selesai,&quot; kata Aiman di Polda Metro Jaya, Selasa (5/12/2023).

Sekadar diketahui, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan bahkan mengusulkan pembentukan Panja Netralitas Polri untuk Pemilu 2024. Trimedya merujuk pada langkah Komisi I DPR yang sudah lebih dahulu membentuk Panja Netralitas TNI.

Trimedya mengatakan hal itu diusulkan agar semua parpol atau siapa pun yang terlibat dalam kontestasi politik bisa meyakini netralitas Polri. Selain itu, agar energi yang ada tidak dihabiskan untuk membahas seputar netralitas.</content:encoded></item></channel></rss>
