<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kampanye Sabang hingga Merauke, Ganjar-Mahfud Lakukan demi Persatuan dan Pemerataan Ekonomi</title><description>Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD memulai kampanye Pilpres 2024 dengan pendekatan unik</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935744/kampanye-sabang-hingga-merauke-ganjar-mahfud-lakukan-demi-persatuan-dan-pemerataan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935744/kampanye-sabang-hingga-merauke-ganjar-mahfud-lakukan-demi-persatuan-dan-pemerataan-ekonomi"/><item><title>Kampanye Sabang hingga Merauke, Ganjar-Mahfud Lakukan demi Persatuan dan Pemerataan Ekonomi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935744/kampanye-sabang-hingga-merauke-ganjar-mahfud-lakukan-demi-persatuan-dan-pemerataan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935744/kampanye-sabang-hingga-merauke-ganjar-mahfud-lakukan-demi-persatuan-dan-pemerataan-ekonomi</guid><pubDate>Sabtu 09 Desember 2023 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/09/337/2935744/kampanye-sabang-hingga-merauke-ganjar-mahfud-lakukan-demi-persatuan-dan-pemerataan-ekonomi-kPDEgxLh6j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo kampanye di Merauke (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/09/337/2935744/kampanye-sabang-hingga-merauke-ganjar-mahfud-lakukan-demi-persatuan-dan-pemerataan-ekonomi-kPDEgxLh6j.jpg</image><title>Ganjar Pranowo kampanye di Merauke (Foto: Ist)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNy8xLzE3NDgxNi81L3g4cWJzMno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD memulai kampanye Pilpres 2024 dengan pendekatan unik dari titik terluar Indonesia. Pada hari pertama kampanye, Ganjar terbang ke Merauke, Papua, sementara Mahfud memulai kampanye di Sabang, Aceh.

Perjalanan kampanye Ganjar membawa mereka dari Merauke melibatkan Nusa Tenggara Timur dan beberapa daerah lainnya, hingga akhirnya mencapai Jakarta. Sementara itu, Mahfud merencanakan kunjungan ke berbagai kota di barat Indonesia sebelum bersatu kembali dengan Ganjar di Jakarta.

BACA JUGA:
Cerita Siti Atikoh soal Ganjar Terapkan Antikorupsi, Tidak Mau Ditraktir hingga Godaan Lelang Jabatan


Menurut Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aris Setiawan Jodi, kampanye dari Sabang hingga Merauke dilakukan Ganjar-Mahfud untuk memantau sejauh mana pemerataan pembangunan. Terutama yang sudah dilakukan pada pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sehingga bisa diketahui apa saja yang masih butuh perhatian.

&quot;Kampanye Sabang-Merauke ini kan sebenarnya, secara suara atau populasinya, itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan daerah-daerah (berpenduduk) besar lainnya. Tapi, sebenarnya itu dilakukan untuk memotret seberapa jauh pemerataan ekonomi terjadi. Apa-apa saja yang masih butuh perhatian,&quot; kata Aris dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu (9/12/2023).

BACA JUGA:
Ini Alasan TPN Ganjar-Mahfud Minta Debat Cawapres Tidak Didampingi


Aris menambahkan, kampanye Sabang-Merauke juga bertujuan menyampaikan pesan persatuan. Ganjar-Mahfud ingin menegaskan bahwa tidak ada kelompok masyarakat yang boleh terabaikan oleh pemerintah sehingga memulai kampanye dari titik terluar.

Model kampanye seperti ini, sambung Aris, tidak dimaksudkan untuk mengkritik kinerja pemerintahan Jokowi. Sebaliknya, Ganjar-Mahfud ingin menunjukkan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan baik di era Jokowi.

&quot;Rangkaian kegiatan ini di hari pertama dari Indonesia timur sampai Indonesia barat. Pak Ganjar ke NTT, ke Kendari sampai ke IKN (ibu kota Nusantara) ini membuktikan Ganjar-Mahfud adalah penerus Pak Jokowi. Justru pesan yang ingin disampaikan adalah Pak Ganjar-Mahfud adalah penerus Jokowi,&quot; ucap Aris.

Aris menyatakan, aspirasi masyarakat setempat tetap menjadi perhatian utama pasangan ini. Contohnya adalah ketidaksetaraan fasilitas kesehatan di Papua yang menjadi perhatian Ganjar selama kampanye di Merauke.



&quot;Ganjar-Mahfud ketika berbicara mengenai fasilitas kesehatan itu, dia akan perbaiki. Tetapi, kalau ada hal yang sudah bagus, itu akan kami percepat pelaksanaannya,&quot; kata Aris.

BACA JUGA:
Ganjar: Kalau Bangsa Ini Ingin Maju, Korupsi Harus Diberangus sampai Akarnya




Menurut Aris, TPN terus memetakan titik-titik kunjungan Ganjar-Mahfud selama kampanye tiga bulan. Pemetaan melibatkan faktor kekuatan partai politik pengusung dan kelemahan masing-masing partai politik berdasarkan hasil pemilu sebelumnya sehingga dibagi secara ideal.



&quot;Kami punya survei berdasarkan Pemilu 2014 dan 2019, bagaimana kekuatan partai politik pengusung. Di sini, kuatnya partai apa, basis massanya seperti apa. Itu kita sudah petakan semua. Sudah dibagi dan titiknya sudah progres,&quot; kata Aris.

BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud Pegang 3 Janji di Depan Tuhan, Hukum dan Rakyat!




Ganjar terus berkeliling berkampanye dan telah mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) pada hari ketiga kampanye di Kalimantan Timur. Di sana, ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proyek pemindahan ibu kota.



&quot;IKN ini adalah cerita masa depan Indonesia, cerita modernitas, cerita kemajuan peradaban, cerita partisipasi, cerita ekonomi hijau, industri kreatif, industri digital dan masa depan anak-anak. Maka, inilah transformasi Indonesia yang diwujudkan dalam satu area,&quot; ujar Ganjar dalam kunjungannya itu.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNy8xLzE3NDgxNi81L3g4cWJzMno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD memulai kampanye Pilpres 2024 dengan pendekatan unik dari titik terluar Indonesia. Pada hari pertama kampanye, Ganjar terbang ke Merauke, Papua, sementara Mahfud memulai kampanye di Sabang, Aceh.

Perjalanan kampanye Ganjar membawa mereka dari Merauke melibatkan Nusa Tenggara Timur dan beberapa daerah lainnya, hingga akhirnya mencapai Jakarta. Sementara itu, Mahfud merencanakan kunjungan ke berbagai kota di barat Indonesia sebelum bersatu kembali dengan Ganjar di Jakarta.

BACA JUGA:
Cerita Siti Atikoh soal Ganjar Terapkan Antikorupsi, Tidak Mau Ditraktir hingga Godaan Lelang Jabatan


Menurut Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aris Setiawan Jodi, kampanye dari Sabang hingga Merauke dilakukan Ganjar-Mahfud untuk memantau sejauh mana pemerataan pembangunan. Terutama yang sudah dilakukan pada pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sehingga bisa diketahui apa saja yang masih butuh perhatian.

&quot;Kampanye Sabang-Merauke ini kan sebenarnya, secara suara atau populasinya, itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan daerah-daerah (berpenduduk) besar lainnya. Tapi, sebenarnya itu dilakukan untuk memotret seberapa jauh pemerataan ekonomi terjadi. Apa-apa saja yang masih butuh perhatian,&quot; kata Aris dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu (9/12/2023).

BACA JUGA:
Ini Alasan TPN Ganjar-Mahfud Minta Debat Cawapres Tidak Didampingi


Aris menambahkan, kampanye Sabang-Merauke juga bertujuan menyampaikan pesan persatuan. Ganjar-Mahfud ingin menegaskan bahwa tidak ada kelompok masyarakat yang boleh terabaikan oleh pemerintah sehingga memulai kampanye dari titik terluar.

Model kampanye seperti ini, sambung Aris, tidak dimaksudkan untuk mengkritik kinerja pemerintahan Jokowi. Sebaliknya, Ganjar-Mahfud ingin menunjukkan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan baik di era Jokowi.

&quot;Rangkaian kegiatan ini di hari pertama dari Indonesia timur sampai Indonesia barat. Pak Ganjar ke NTT, ke Kendari sampai ke IKN (ibu kota Nusantara) ini membuktikan Ganjar-Mahfud adalah penerus Pak Jokowi. Justru pesan yang ingin disampaikan adalah Pak Ganjar-Mahfud adalah penerus Jokowi,&quot; ucap Aris.

Aris menyatakan, aspirasi masyarakat setempat tetap menjadi perhatian utama pasangan ini. Contohnya adalah ketidaksetaraan fasilitas kesehatan di Papua yang menjadi perhatian Ganjar selama kampanye di Merauke.



&quot;Ganjar-Mahfud ketika berbicara mengenai fasilitas kesehatan itu, dia akan perbaiki. Tetapi, kalau ada hal yang sudah bagus, itu akan kami percepat pelaksanaannya,&quot; kata Aris.

BACA JUGA:
Ganjar: Kalau Bangsa Ini Ingin Maju, Korupsi Harus Diberangus sampai Akarnya




Menurut Aris, TPN terus memetakan titik-titik kunjungan Ganjar-Mahfud selama kampanye tiga bulan. Pemetaan melibatkan faktor kekuatan partai politik pengusung dan kelemahan masing-masing partai politik berdasarkan hasil pemilu sebelumnya sehingga dibagi secara ideal.



&quot;Kami punya survei berdasarkan Pemilu 2014 dan 2019, bagaimana kekuatan partai politik pengusung. Di sini, kuatnya partai apa, basis massanya seperti apa. Itu kita sudah petakan semua. Sudah dibagi dan titiknya sudah progres,&quot; kata Aris.

BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud Pegang 3 Janji di Depan Tuhan, Hukum dan Rakyat!




Ganjar terus berkeliling berkampanye dan telah mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) pada hari ketiga kampanye di Kalimantan Timur. Di sana, ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proyek pemindahan ibu kota.



&quot;IKN ini adalah cerita masa depan Indonesia, cerita modernitas, cerita kemajuan peradaban, cerita partisipasi, cerita ekonomi hijau, industri kreatif, industri digital dan masa depan anak-anak. Maka, inilah transformasi Indonesia yang diwujudkan dalam satu area,&quot; ujar Ganjar dalam kunjungannya itu.</content:encoded></item></channel></rss>
