<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dimulai dari Keluarga, Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh Komitmen Anti-Korupsi</title><description>Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh akan pegang teguh komitmen anti korupsi saat resmi terpilih menjadi presiden RI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935762/dimulai-dari-keluarga-ganjar-pranowo-dan-siti-atikoh-komitmen-anti-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935762/dimulai-dari-keluarga-ganjar-pranowo-dan-siti-atikoh-komitmen-anti-korupsi"/><item><title>Dimulai dari Keluarga, Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh Komitmen Anti-Korupsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935762/dimulai-dari-keluarga-ganjar-pranowo-dan-siti-atikoh-komitmen-anti-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/09/337/2935762/dimulai-dari-keluarga-ganjar-pranowo-dan-siti-atikoh-komitmen-anti-korupsi</guid><pubDate>Sabtu 09 Desember 2023 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Devi Ari Rahmadhani </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/09/337/2935762/dimulai-dari-keluarga-ganjar-pranowo-dan-siti-atikoh-komitmen-anti-korupsi-C9gyHyiHvD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siti Atikoh (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/09/337/2935762/dimulai-dari-keluarga-ganjar-pranowo-dan-siti-atikoh-komitmen-anti-korupsi-C9gyHyiHvD.jpg</image><title>Siti Atikoh (Foto : Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wOS8xLzE3NDg5My81L3g4cWRyemY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh memiliki prinsip anti terhadap korupsi. Hal ini sudah sejak lama mereka terapkan di dalam keluarga. Komitmen ini mereka melanjutkan kala menjabat menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh akan pegang teguh komitmen anti korupsi saat resmi terpilih menjadi presiden RI.


BACA JUGA:
Cerita Siti Atikoh soal Ganjar Terapkan Antikorupsi, Tidak Mau Ditraktir hingga Godaan Lelang Jabatan


Hal tersebut disampaikan oleh Siti Atikoh kala mengisi acara Sarasehan Ibu Bersama Rakyat: Memperingati Hari Antikorupsi, di Pullman Hotel, Jakarta, Sabtu (9/12/2023).

&amp;ldquo;Insya Allah (pegang prinsip anti korupsi ketika menjadi presiden). Mulai dari diri sendiri saya harapannya bisa juga memberikan influence kepada orang lain dan orang-orang sekitar dan kepada masyarakat,&amp;rdquo; ujar Siti Atikoh.


BACA JUGA:
Survei Indikator: Ganjar-Mahfud Masih Unggul di Jawa Tengah


Melalui kesempatan ini, Siti Atikoh juga membeberkan prinsip anti korupsi yang telah dia terapkan kala dirinya dan Ganjar Pranowo menjadi seorang Gubernur Jawa Tengah. Sepasang kekasih ini tidak pernah menerima apapun dari kalangan manapun.

&amp;ldquo;Yang pertama terkait ini seolah-olah ada budaya ya, ketika kita berkunjung atau kita ke pameran UMKM diberi &amp;lsquo;ini pak untuk bapak&amp;rsquo; seperti itu. Kita mungkin mulai dari situ, kita tidak menerima pemberian hadiah. Kalau UMKM memberi kita berarti kita harus membeli, tidak ada gratisan di situ,&amp;rdquo; tutur Atikoh.&amp;ldquo;Kedua, ketika saya bepergian. Saya enggak mau ditraktir, apalagi kalau pergi sama anak buah, masa bosnya yang ditraktir, harusnya bosnya yang traktir,&amp;rdquo; ucapnya lagi.

Sementara dari kalangan orang berkepentingan, Siti Atikoh dengan tegas tidak menerima jual beli jabatan.

&amp;ldquo;Ketiga dalam penerapan keseharian, khususnya dalam sisi jadi istri kepala daerah. Ada beberapa yang mencoba misalnya tentang lelang jabatan, lelang proyek. Awal-awal itu mencoba mendekati saya untuk bisa mempengaruhi kebijakan, mempengaruhi pengambilan keputusan dari Mas Ganjar atau dinas SKPD yang terkait,&amp;rdquo; kata Siti Atikoh.

Di akhir, dengan tegas Siti Atikoh menyatakan, dari awal dirinya tidak bisa, tidak mau melakukan tindak korupsi, karena melanggar hukum. &quot;Ini melanggar aturan,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wOS8xLzE3NDg5My81L3g4cWRyemY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh memiliki prinsip anti terhadap korupsi. Hal ini sudah sejak lama mereka terapkan di dalam keluarga. Komitmen ini mereka melanjutkan kala menjabat menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh akan pegang teguh komitmen anti korupsi saat resmi terpilih menjadi presiden RI.


BACA JUGA:
Cerita Siti Atikoh soal Ganjar Terapkan Antikorupsi, Tidak Mau Ditraktir hingga Godaan Lelang Jabatan


Hal tersebut disampaikan oleh Siti Atikoh kala mengisi acara Sarasehan Ibu Bersama Rakyat: Memperingati Hari Antikorupsi, di Pullman Hotel, Jakarta, Sabtu (9/12/2023).

&amp;ldquo;Insya Allah (pegang prinsip anti korupsi ketika menjadi presiden). Mulai dari diri sendiri saya harapannya bisa juga memberikan influence kepada orang lain dan orang-orang sekitar dan kepada masyarakat,&amp;rdquo; ujar Siti Atikoh.


BACA JUGA:
Survei Indikator: Ganjar-Mahfud Masih Unggul di Jawa Tengah


Melalui kesempatan ini, Siti Atikoh juga membeberkan prinsip anti korupsi yang telah dia terapkan kala dirinya dan Ganjar Pranowo menjadi seorang Gubernur Jawa Tengah. Sepasang kekasih ini tidak pernah menerima apapun dari kalangan manapun.

&amp;ldquo;Yang pertama terkait ini seolah-olah ada budaya ya, ketika kita berkunjung atau kita ke pameran UMKM diberi &amp;lsquo;ini pak untuk bapak&amp;rsquo; seperti itu. Kita mungkin mulai dari situ, kita tidak menerima pemberian hadiah. Kalau UMKM memberi kita berarti kita harus membeli, tidak ada gratisan di situ,&amp;rdquo; tutur Atikoh.&amp;ldquo;Kedua, ketika saya bepergian. Saya enggak mau ditraktir, apalagi kalau pergi sama anak buah, masa bosnya yang ditraktir, harusnya bosnya yang traktir,&amp;rdquo; ucapnya lagi.

Sementara dari kalangan orang berkepentingan, Siti Atikoh dengan tegas tidak menerima jual beli jabatan.

&amp;ldquo;Ketiga dalam penerapan keseharian, khususnya dalam sisi jadi istri kepala daerah. Ada beberapa yang mencoba misalnya tentang lelang jabatan, lelang proyek. Awal-awal itu mencoba mendekati saya untuk bisa mempengaruhi kebijakan, mempengaruhi pengambilan keputusan dari Mas Ganjar atau dinas SKPD yang terkait,&amp;rdquo; kata Siti Atikoh.

Di akhir, dengan tegas Siti Atikoh menyatakan, dari awal dirinya tidak bisa, tidak mau melakukan tindak korupsi, karena melanggar hukum. &quot;Ini melanggar aturan,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
