<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turki Keluarkan Surat Penangkapan Terhadap Putra Presiden Somalia Terkait Kecelakaan Maut</title><description>Korban, seorang ayah dua anak, meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/10/18/2936050/turki-keluarkan-surat-penangkapan-terhadap-putra-presiden-somalia-terkait-kecelakaan-maut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/10/18/2936050/turki-keluarkan-surat-penangkapan-terhadap-putra-presiden-somalia-terkait-kecelakaan-maut"/><item><title>Turki Keluarkan Surat Penangkapan Terhadap Putra Presiden Somalia Terkait Kecelakaan Maut</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/10/18/2936050/turki-keluarkan-surat-penangkapan-terhadap-putra-presiden-somalia-terkait-kecelakaan-maut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/10/18/2936050/turki-keluarkan-surat-penangkapan-terhadap-putra-presiden-somalia-terkait-kecelakaan-maut</guid><pubDate>Minggu 10 Desember 2023 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/10/18/2936050/turki-keluarkan-surat-penangkapan-terhadap-putra-presiden-somalia-terkait-kecelakaan-maut-DHkQRt6F6h.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamoud. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/10/18/2936050/turki-keluarkan-surat-penangkapan-terhadap-putra-presiden-somalia-terkait-kecelakaan-maut-DHkQRt6F6h.JPG</image><title>Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamoud. (Foto: Reuters)</title></images><description>ISTANBUL - Turki telah mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional terhadap putra presiden Somalia, setelah ia diduga menabrak seorang kurir sepeda motor, yang kemudian meninggal.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Yunani dan Turki Sepakat Perbaiki Hubungan Setelah Puluhan Tahun Bermusuhan&amp;nbsp;

Laporan polisi menyebutkan Mohammed Hassan Cheikh Mohamud bertabrakan dengan kurir tersebut di siang hari bolong di Istanbul. Polisi mengatakan dia mengendarai mobil yang kabarnya milik konsulat Somalia di sana.
Turki memberlakukan larangan perjalanan terhadap Mohamud namun para pejabat yakin dia telah meninggalkan negara tersebut.
Dalam sebuah postingan di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, Wali Kota Istanbul Ekrem &amp;#304;mamo&amp;#287;lu membagikan rekaman CCTV yang menunjukkan insiden 30 November.

BACA JUGA:
Turki Serukan Reformasi DK PBB Setelah AS Veto Resolusi Gencatan Senjata di Gaza

Sebuah mobil terlihat menabrak bagian belakang sepeda motor di persimpangan jalan multi jalur yang sibuk.
Pengendara sepeda motor, ayah dua anak Yunus Emre G&amp;ouml;&amp;ccedil;er, (38), dibawa ke rumah sakit tetapi meninggal karena luka-lukanya enam hari kemudian pada Rabu, (6/12/2023).Laporan awal polisi menyatakan bahwa G&amp;ouml;&amp;ccedil;er bersalah dan oleh karena itu Mohamud dibebaskan, menurut pengacara G&amp;ouml;&amp;ccedil;er yang dikutip oleh media Turki.
Namun tinjauan terhadap rekaman keamanan menunjukkan mungkin ada penjelasan lain, demikian dilaporkan BBC.
Mohamud, yang merupakan putra Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud, belum berkomentar.

BACA JUGA:
Korban Meningkat, Banjir Somalia Tewaskan Hampir 100 Orang

Surat perintah penangkapan internasional untuk Mohamud dikeluarkan oleh jaksa Turki pada Jumat, (8/12/2023).
Hal ini terjadi setelah polisi mengunjungi rumahnya dan mengetahui bahwa dia sudah hampir seminggu tidak berada di sana, kata kantor berita AFP, mengutip laporan lokal.
Turki dan Somalia menikmati hubungan diplomatik yang berkembang selama dekade terakhir, dimana Turki menyediakan investasi infrastruktur, pelatihan militer dan bantuan kemanusiaan.</description><content:encoded>ISTANBUL - Turki telah mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional terhadap putra presiden Somalia, setelah ia diduga menabrak seorang kurir sepeda motor, yang kemudian meninggal.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Yunani dan Turki Sepakat Perbaiki Hubungan Setelah Puluhan Tahun Bermusuhan&amp;nbsp;

Laporan polisi menyebutkan Mohammed Hassan Cheikh Mohamud bertabrakan dengan kurir tersebut di siang hari bolong di Istanbul. Polisi mengatakan dia mengendarai mobil yang kabarnya milik konsulat Somalia di sana.
Turki memberlakukan larangan perjalanan terhadap Mohamud namun para pejabat yakin dia telah meninggalkan negara tersebut.
Dalam sebuah postingan di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, Wali Kota Istanbul Ekrem &amp;#304;mamo&amp;#287;lu membagikan rekaman CCTV yang menunjukkan insiden 30 November.

BACA JUGA:
Turki Serukan Reformasi DK PBB Setelah AS Veto Resolusi Gencatan Senjata di Gaza

Sebuah mobil terlihat menabrak bagian belakang sepeda motor di persimpangan jalan multi jalur yang sibuk.
Pengendara sepeda motor, ayah dua anak Yunus Emre G&amp;ouml;&amp;ccedil;er, (38), dibawa ke rumah sakit tetapi meninggal karena luka-lukanya enam hari kemudian pada Rabu, (6/12/2023).Laporan awal polisi menyatakan bahwa G&amp;ouml;&amp;ccedil;er bersalah dan oleh karena itu Mohamud dibebaskan, menurut pengacara G&amp;ouml;&amp;ccedil;er yang dikutip oleh media Turki.
Namun tinjauan terhadap rekaman keamanan menunjukkan mungkin ada penjelasan lain, demikian dilaporkan BBC.
Mohamud, yang merupakan putra Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud, belum berkomentar.

BACA JUGA:
Korban Meningkat, Banjir Somalia Tewaskan Hampir 100 Orang

Surat perintah penangkapan internasional untuk Mohamud dikeluarkan oleh jaksa Turki pada Jumat, (8/12/2023).
Hal ini terjadi setelah polisi mengunjungi rumahnya dan mengetahui bahwa dia sudah hampir seminggu tidak berada di sana, kata kantor berita AFP, mengutip laporan lokal.
Turki dan Somalia menikmati hubungan diplomatik yang berkembang selama dekade terakhir, dimana Turki menyediakan investasi infrastruktur, pelatihan militer dan bantuan kemanusiaan.</content:encoded></item></channel></rss>
