<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jembatan Usia Ratusan Tahun yang Hampir Ambruk di Gianyar Dibongkar, Lalin Buka Tutup</title><description>Jembatan peninggalan zaman Belanda yang hampir ambruk di Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali akhirnya dilakukan pembongkaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/11/244/2936506/jembatan-usia-ratusan-tahun-yang-hampir-ambruk-di-gianyar-dibongkar-lalin-buka-tutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/11/244/2936506/jembatan-usia-ratusan-tahun-yang-hampir-ambruk-di-gianyar-dibongkar-lalin-buka-tutup"/><item><title>Jembatan Usia Ratusan Tahun yang Hampir Ambruk di Gianyar Dibongkar, Lalin Buka Tutup</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/11/244/2936506/jembatan-usia-ratusan-tahun-yang-hampir-ambruk-di-gianyar-dibongkar-lalin-buka-tutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/11/244/2936506/jembatan-usia-ratusan-tahun-yang-hampir-ambruk-di-gianyar-dibongkar-lalin-buka-tutup</guid><pubDate>Senin 11 Desember 2023 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Ketut Catur Kusumaningrat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/11/244/2936506/jembatan-usia-ratusan-tahun-yang-hampir-ambruk-di-gianyar-dibongkar-lalin-buka-tutup-Dm7nb1lujx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jembatan usia ratusan tahun di Gianyar, Bali akhirnya dibongkar (Foto: Ketut Catur Kusumaningrat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/11/244/2936506/jembatan-usia-ratusan-tahun-yang-hampir-ambruk-di-gianyar-dibongkar-lalin-buka-tutup-Dm7nb1lujx.jpg</image><title>Jembatan usia ratusan tahun di Gianyar, Bali akhirnya dibongkar (Foto: Ketut Catur Kusumaningrat)</title></images><description>GIANYAR - Jembatan peninggalan zaman Belanda yang hampir ambruk di Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali akhirnya dilakukan pembongkaran.
Proses pembongkaran jembatan yang berusia seratus tahun lebih ini dimulai Minggu 10 Desember 2023 siang. Dengan menggunakan alat berat, pembongkaran dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur - Bali.

BACA JUGA:
Pelaku Pembunuhan Sadis Terhadap Ayah dan Anak di Maros Ditangkap

Proses pembongkaran jalan ini memerlukan waktu hingga satu minggu, di mana proses pembongkaran dilakukan secara berhati-hati karena konstruksi jembatan yang sudah rapuh.
Lantaran harus menggunakan alat berat, akses jalan raya dari Jalan Raya Wisma Gajah Mada Blahbatuh menuju ke Jalan Raya Kemenuh Sukawati, Gianyar diberlakukan buka tutup jalan.

BACA JUGA:
Hari Terakhir Pencarian Korban Banjir Bandang Humbahas, Basarnas Libatkan Keluarga

Salah seorang mandor, Putu Geria Adi Putra mengaku, proses pembongkaran ini dikebut agar segera selesai, mengingat di bawah jembatan terdapat bangunan Wihara yang sebelumnya ditutup sementara dari aktivitas persembahyangan karena posisi jembatan yang hampir ambruk dan membahayakan.</description><content:encoded>GIANYAR - Jembatan peninggalan zaman Belanda yang hampir ambruk di Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali akhirnya dilakukan pembongkaran.
Proses pembongkaran jembatan yang berusia seratus tahun lebih ini dimulai Minggu 10 Desember 2023 siang. Dengan menggunakan alat berat, pembongkaran dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur - Bali.

BACA JUGA:
Pelaku Pembunuhan Sadis Terhadap Ayah dan Anak di Maros Ditangkap

Proses pembongkaran jalan ini memerlukan waktu hingga satu minggu, di mana proses pembongkaran dilakukan secara berhati-hati karena konstruksi jembatan yang sudah rapuh.
Lantaran harus menggunakan alat berat, akses jalan raya dari Jalan Raya Wisma Gajah Mada Blahbatuh menuju ke Jalan Raya Kemenuh Sukawati, Gianyar diberlakukan buka tutup jalan.

BACA JUGA:
Hari Terakhir Pencarian Korban Banjir Bandang Humbahas, Basarnas Libatkan Keluarga

Salah seorang mandor, Putu Geria Adi Putra mengaku, proses pembongkaran ini dikebut agar segera selesai, mengingat di bawah jembatan terdapat bangunan Wihara yang sebelumnya ditutup sementara dari aktivitas persembahyangan karena posisi jembatan yang hampir ambruk dan membahayakan.</content:encoded></item></channel></rss>
