<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Pemerintah Tampung Sementara Pengungsi Rohingya   </title><description>Meskipun, saat ini jumlah pengungsi Rohingya di Indonesia terus bertambah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/11/337/2936583/presiden-jokowi-pemerintah-tampung-sementara-pengungsi-rohingya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/11/337/2936583/presiden-jokowi-pemerintah-tampung-sementara-pengungsi-rohingya"/><item><title>Presiden Jokowi: Pemerintah Tampung Sementara Pengungsi Rohingya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/11/337/2936583/presiden-jokowi-pemerintah-tampung-sementara-pengungsi-rohingya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/11/337/2936583/presiden-jokowi-pemerintah-tampung-sementara-pengungsi-rohingya</guid><pubDate>Senin 11 Desember 2023 13:09 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/11/337/2936583/presiden-jokowi-pemerintah-tampung-sementara-pengungsi-rohingya-2xH9WrZpZz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto : BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/11/337/2936583/presiden-jokowi-pemerintah-tampung-sementara-pengungsi-rohingya-2xH9WrZpZz.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto : BPMI)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah Indonesia sementara ini akan menampung pengungsi Rohingya. Meskipun, saat ini jumlah pengungsi Rohingya di Indonesia terus bertambah.
&amp;ldquo;Saya sampaikan bahwa sementara, sementar  kita tampung,&amp;rdquo; kata Jokowi kepada awak media usai meresmikan Stasiun Pompa Ancol Sentiong, Jakarta Utara, DKI Jakarta, Senin (11/12/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Soal Imigran Rohingya, Komnas HAM Sebut Korban Konflik Dapat Perlindungan

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan bahwa Pemerintah terus melakukan pembicaraan dengan organisasi internasional salah satunya UNHCR yang merupakan organisasi di bawah PBB yang menangani masalah pengungsi. Apalagi, saat ini ada penolakan dari masyarakat lokal masuknya pengungsi Rohingya.
&amp;ldquo;Sementara, dan kita masih berbicara dengan organisasi-organisasi internasional, UNHCR, dan lain-lain, karena memang masyarakat lokal tidak menginginkannya,&amp;rdquo; pungkasnya.
Sebelumnya, Jokowi pada Jumat (8/12) lalu, mengungkapkan ada keterlibatan jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang dalam masuknya pengungsi Rohingya ke Indonesia, khususnya wilayah Aceh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Benarkah Pengungsi Rohingya Pernah Minta Sejumlah Tanah di Indonesia?

&amp;ldquo;Saya memperoleh laporan mengenai pengungsi Rohingya yang semakin banyak, yang masuk ke wilayah Indonesia terutama Provinsi Aceh. Terdapat dugaan kuat ada keterlibatan jaringan tindak pidana perdagangan orang dalam arus pengungsian ini,&amp;rdquo; kata Jokowi.
Jokowi pun memastikan pemerintah akan menindak tegas pelaku TPPO. &amp;ldquo;Pemerintah Indonesia akan menindak tegas pelaku TPPO.&amp;rdquo;</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah Indonesia sementara ini akan menampung pengungsi Rohingya. Meskipun, saat ini jumlah pengungsi Rohingya di Indonesia terus bertambah.
&amp;ldquo;Saya sampaikan bahwa sementara, sementar  kita tampung,&amp;rdquo; kata Jokowi kepada awak media usai meresmikan Stasiun Pompa Ancol Sentiong, Jakarta Utara, DKI Jakarta, Senin (11/12/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Soal Imigran Rohingya, Komnas HAM Sebut Korban Konflik Dapat Perlindungan

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan bahwa Pemerintah terus melakukan pembicaraan dengan organisasi internasional salah satunya UNHCR yang merupakan organisasi di bawah PBB yang menangani masalah pengungsi. Apalagi, saat ini ada penolakan dari masyarakat lokal masuknya pengungsi Rohingya.
&amp;ldquo;Sementara, dan kita masih berbicara dengan organisasi-organisasi internasional, UNHCR, dan lain-lain, karena memang masyarakat lokal tidak menginginkannya,&amp;rdquo; pungkasnya.
Sebelumnya, Jokowi pada Jumat (8/12) lalu, mengungkapkan ada keterlibatan jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang dalam masuknya pengungsi Rohingya ke Indonesia, khususnya wilayah Aceh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Benarkah Pengungsi Rohingya Pernah Minta Sejumlah Tanah di Indonesia?

&amp;ldquo;Saya memperoleh laporan mengenai pengungsi Rohingya yang semakin banyak, yang masuk ke wilayah Indonesia terutama Provinsi Aceh. Terdapat dugaan kuat ada keterlibatan jaringan tindak pidana perdagangan orang dalam arus pengungsian ini,&amp;rdquo; kata Jokowi.
Jokowi pun memastikan pemerintah akan menindak tegas pelaku TPPO. &amp;ldquo;Pemerintah Indonesia akan menindak tegas pelaku TPPO.&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
