<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Ukraina Keluarkan Permohonan Berapi-api Demi Bantuan Militer dari AS</title><description>Komentarnya muncul ketika paket bantuan bernilai jutaan dolar mendekam di Kongres di tengah pertikaian politik partisan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/18/2937172/presiden-ukraina-keluarkan-permohonan-berapi-api-demi-bantuan-militer-dari-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/12/18/2937172/presiden-ukraina-keluarkan-permohonan-berapi-api-demi-bantuan-militer-dari-as"/><item><title>Presiden Ukraina Keluarkan Permohonan Berapi-api Demi Bantuan Militer dari AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/18/2937172/presiden-ukraina-keluarkan-permohonan-berapi-api-demi-bantuan-militer-dari-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/12/18/2937172/presiden-ukraina-keluarkan-permohonan-berapi-api-demi-bantuan-militer-dari-as</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 10:24 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/18/2937172/presiden-ukraina-keluarkan-permohonan-berapi-api-demi-bantuan-militer-dari-as-JpOU8Pdmsz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Ukraina kembali berkunjung ke AS demi meminta bantuan militer (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/18/2937172/presiden-ukraina-keluarkan-permohonan-berapi-api-demi-bantuan-militer-dari-as-JpOU8Pdmsz.jpg</image><title>Presiden Ukraina kembali berkunjung ke AS demi meminta bantuan militer (Foto: AFP)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeluarkan permohonan yang berapi-api agar bantuan militer Amerika Serikat (AS) terus berlanjut ketika ia tiba di Washington, AS, pada Senin (11/12/2023).

Saat berbicara kepada para pejabat militer, ia mengatakan Ukraina tidak hanya berjuang demi kebebasannya sendiri namun juga demi demokrasi global.

Komentarnya muncul ketika paket bantuan bernilai jutaan dolar mendekam di Kongres di tengah pertikaian politik partisan.


BACA JUGA:
Ukraina Laporkan 100 Serangan Udara Rusia Usai Ibu Negara Peringatkan Negaranya dalam Bahaya

Zelensky menegur Partai Republik yang menghalangi bantuan tersebut dan menyebut penundaan itu sebagai mimpi yang menjadi kenyataan bagi Vladimir Putin.


BACA JUGA:
Kunjungan Ketiga, Joe Biden Akan Menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih

&amp;ldquo;Jika ada orang yang terinspirasi oleh isu-isu yang belum terselesaikan di Capitol Hill, itu hanyalah Putin dan kelompoknya yang sakit,&amp;rdquo; bantah pemimpin Ukraina itu, dikutip BBC.

Zelensky diperkirakan akan menyampaikan pernyataan serupa dalam pertemuan dengan Presiden Joe Biden di Gedung Putih pada Selasa (12/12/2023) waktu setempat. Dia juga akan bertemu dengan Ketua DPR Mike Johnson, seorang yang skeptis terhadap bantuan militer tambahan.

Kunjungan tersebut menandai perjalanan ketiga Zelensky ke Amerika sejak invasi Rusia pada 2022, dan Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Minggu (10/12/2023) bahwa kunjungannya dimaksudkan untuk menggarisbawahi komitmen Amerika Serikat yang tak tergoyahkan untuk mendukung rakyat Ukraina ketika mereka membela diri terhadap ancaman invasi brutal Rusia.
Paket bantuan militer AS, senilai USD60 miliar saat ini terhenti di Kongres, menghadapi penolakan dari Partai Republik yang berpendapat bahwa lebih banyak dana harus disalurkan untuk keamanan dalam negeri di perbatasan AS-Meksiko.
Pemungutan suara di Senat pekan lalu menunjukkan bahwa paket tersebut, yang mencakup pendanaan tetapi tidak ada tindakan perbatasan, diblokir oleh Partai Republik.



Selain dana lebih besar untuk perbatasan, Partai Republik juga mengupayakan reformasi dalam cara pemrosesan migran tidak berdokumen yang mencari suaka politik di AS.



&amp;ldquo;Kita harus mampu melakukan perubahan kebijakan mengenai hal ini,&amp;rdquo; kata Senator James Lankford dari Oklahoma, salah satu pemimpin negosiator Partai Republik, dalam sebuah wawancara pada Minggu (10/12/2023).



&amp;ldquo;Yang kami coba lakukan hanyalah mengatakan alat apa yang diperlukan untuk dapat mengendalikan kembali masalah ini, sehingga tidak terjadi kekacauan di perbatasan selatan kami,&amp;rdquo; lanjutnya.



Lankford mengatakan warga AS tidak ingin keamanan nasional AS di perbatasan diabaikan sementara Kongres fokus pada kepentingan Ukraina.



</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeluarkan permohonan yang berapi-api agar bantuan militer Amerika Serikat (AS) terus berlanjut ketika ia tiba di Washington, AS, pada Senin (11/12/2023).

Saat berbicara kepada para pejabat militer, ia mengatakan Ukraina tidak hanya berjuang demi kebebasannya sendiri namun juga demi demokrasi global.

Komentarnya muncul ketika paket bantuan bernilai jutaan dolar mendekam di Kongres di tengah pertikaian politik partisan.


BACA JUGA:
Ukraina Laporkan 100 Serangan Udara Rusia Usai Ibu Negara Peringatkan Negaranya dalam Bahaya

Zelensky menegur Partai Republik yang menghalangi bantuan tersebut dan menyebut penundaan itu sebagai mimpi yang menjadi kenyataan bagi Vladimir Putin.


BACA JUGA:
Kunjungan Ketiga, Joe Biden Akan Menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih

&amp;ldquo;Jika ada orang yang terinspirasi oleh isu-isu yang belum terselesaikan di Capitol Hill, itu hanyalah Putin dan kelompoknya yang sakit,&amp;rdquo; bantah pemimpin Ukraina itu, dikutip BBC.

Zelensky diperkirakan akan menyampaikan pernyataan serupa dalam pertemuan dengan Presiden Joe Biden di Gedung Putih pada Selasa (12/12/2023) waktu setempat. Dia juga akan bertemu dengan Ketua DPR Mike Johnson, seorang yang skeptis terhadap bantuan militer tambahan.

Kunjungan tersebut menandai perjalanan ketiga Zelensky ke Amerika sejak invasi Rusia pada 2022, dan Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Minggu (10/12/2023) bahwa kunjungannya dimaksudkan untuk menggarisbawahi komitmen Amerika Serikat yang tak tergoyahkan untuk mendukung rakyat Ukraina ketika mereka membela diri terhadap ancaman invasi brutal Rusia.
Paket bantuan militer AS, senilai USD60 miliar saat ini terhenti di Kongres, menghadapi penolakan dari Partai Republik yang berpendapat bahwa lebih banyak dana harus disalurkan untuk keamanan dalam negeri di perbatasan AS-Meksiko.
Pemungutan suara di Senat pekan lalu menunjukkan bahwa paket tersebut, yang mencakup pendanaan tetapi tidak ada tindakan perbatasan, diblokir oleh Partai Republik.



Selain dana lebih besar untuk perbatasan, Partai Republik juga mengupayakan reformasi dalam cara pemrosesan migran tidak berdokumen yang mencari suaka politik di AS.



&amp;ldquo;Kita harus mampu melakukan perubahan kebijakan mengenai hal ini,&amp;rdquo; kata Senator James Lankford dari Oklahoma, salah satu pemimpin negosiator Partai Republik, dalam sebuah wawancara pada Minggu (10/12/2023).



&amp;ldquo;Yang kami coba lakukan hanyalah mengatakan alat apa yang diperlukan untuk dapat mengendalikan kembali masalah ini, sehingga tidak terjadi kekacauan di perbatasan selatan kami,&amp;rdquo; lanjutnya.



Lankford mengatakan warga AS tidak ingin keamanan nasional AS di perbatasan diabaikan sementara Kongres fokus pada kepentingan Ukraina.



</content:encoded></item></channel></rss>
