<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Pengungsi Rohingya Berdatangan ke Indonesia, Ternyata Ini Akar Masalahnya</title><description>Situasi di Myanmar menyebabkan arus eksodus pengungsi Rohingya ke berbagai negara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/18/2937340/ribuan-pengungsi-rohingya-berdatangan-ke-indonesia-ternyata-ini-akar-masalahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/12/18/2937340/ribuan-pengungsi-rohingya-berdatangan-ke-indonesia-ternyata-ini-akar-masalahnya"/><item><title>Ribuan Pengungsi Rohingya Berdatangan ke Indonesia, Ternyata Ini Akar Masalahnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/18/2937340/ribuan-pengungsi-rohingya-berdatangan-ke-indonesia-ternyata-ini-akar-masalahnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/12/18/2937340/ribuan-pengungsi-rohingya-berdatangan-ke-indonesia-ternyata-ini-akar-masalahnya</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/18/2937340/ribuan-pengungsi-rohingya-berdatangan-ke-indonesia-ternyata-ini-akar-masalahnya-a4QFRxD1K9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/18/2937340/ribuan-pengungsi-rohingya-berdatangan-ke-indonesia-ternyata-ini-akar-masalahnya-a4QFRxD1K9.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMS8xLzE3NDk2My81L3g4cWZvam8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Isu kedatangan ratusan pengungsi Rohingya ke Indonesia berakar dari konflik di Myanmar yang tak kunjung selesai. Karena itulah Indonesia menegaskan bahwa akar masalah tersebut harus segera diselesaikan untuk mencegah kedatangan lebih banyak pengungsi Rohingya.

BACA JUGA:
3 kesalahan UNHCR dalam menangani masalah Rohingya di Indonesia

&amp;ldquo;Indonesia menegaskan kembali posisi bahwa yang harus diselesaikan adalah akar masalahnya. Dan akar masalahnya adalah konflik di Myanmar yang hingga saat ini belum selesai,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) Lalu Muhamad Iqbal dalam pengarahan media, Selasa, (12/12/2023).
Ribuan etnis Rohingya telah melarikan diri ke negara-negara sekitar terutama Bangladesh dan Malaysia akibat persekusi yang mereka terima di Myanmar. Indonesia sendiri juga telah menampung ribuan pengungsi Rohingya, dengan setidaknya 1.500 di antaranya berada di Aceh.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi: Pemerintah Tampung Sementara Pengungsi Rohingya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Krisis di Myanmar yang mendorong eksodus ratusan ribu etnis Rohingya bermula pada 2017 ketika junta militer melakukan tindak kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Rakhine yang ditempati etnis Rohingya. Namun, persekusi terhadap etnis Rohingya di Myanmar telah terjadi selama beberapa dekade, sebelum 2017.Etnis Rohingya di Myanmar menerima perlakuan ekstrem di Myanmar. Mereka tidak diberikan akses terhadap kewarganegaraan dan pencatatan, tidak diperbolehkan mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan kesempatan kerja.
Situasi ini diperparah oleh kudeta militer yang terjadi di Myanmar pada 2021, dimana junta menggulingkan pemerintahan sipil dan mengambil alih kekuasaan. Kekerasan terus berlanjut sejak saat itu.
Iqbal mengatakan bahwa Indonesia akan melakukan semua upaya dalam kemampuannya untuk membantu konflik di Myanmar dapat segera diselesaikan dan demokrasi di negara itu dapat segera dipulihkan.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMS8xLzE3NDk2My81L3g4cWZvam8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Isu kedatangan ratusan pengungsi Rohingya ke Indonesia berakar dari konflik di Myanmar yang tak kunjung selesai. Karena itulah Indonesia menegaskan bahwa akar masalah tersebut harus segera diselesaikan untuk mencegah kedatangan lebih banyak pengungsi Rohingya.

BACA JUGA:
3 kesalahan UNHCR dalam menangani masalah Rohingya di Indonesia

&amp;ldquo;Indonesia menegaskan kembali posisi bahwa yang harus diselesaikan adalah akar masalahnya. Dan akar masalahnya adalah konflik di Myanmar yang hingga saat ini belum selesai,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) Lalu Muhamad Iqbal dalam pengarahan media, Selasa, (12/12/2023).
Ribuan etnis Rohingya telah melarikan diri ke negara-negara sekitar terutama Bangladesh dan Malaysia akibat persekusi yang mereka terima di Myanmar. Indonesia sendiri juga telah menampung ribuan pengungsi Rohingya, dengan setidaknya 1.500 di antaranya berada di Aceh.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi: Pemerintah Tampung Sementara Pengungsi Rohingya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Krisis di Myanmar yang mendorong eksodus ratusan ribu etnis Rohingya bermula pada 2017 ketika junta militer melakukan tindak kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Rakhine yang ditempati etnis Rohingya. Namun, persekusi terhadap etnis Rohingya di Myanmar telah terjadi selama beberapa dekade, sebelum 2017.Etnis Rohingya di Myanmar menerima perlakuan ekstrem di Myanmar. Mereka tidak diberikan akses terhadap kewarganegaraan dan pencatatan, tidak diperbolehkan mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan kesempatan kerja.
Situasi ini diperparah oleh kudeta militer yang terjadi di Myanmar pada 2021, dimana junta menggulingkan pemerintahan sipil dan mengambil alih kekuasaan. Kekerasan terus berlanjut sejak saat itu.
Iqbal mengatakan bahwa Indonesia akan melakukan semua upaya dalam kemampuannya untuk membantu konflik di Myanmar dapat segera diselesaikan dan demokrasi di negara itu dapat segera dipulihkan.

</content:encoded></item></channel></rss>
