<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Wanita Jepang Tewas di Hotel dengan Luka Jeratan di Leher</title><description>Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan bekas jeratan di leher wanita tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2936881/5-fakta-wanita-jepang-tewas-di-hotel-dengan-luka-jeratan-di-leher</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2936881/5-fakta-wanita-jepang-tewas-di-hotel-dengan-luka-jeratan-di-leher"/><item><title>5 Fakta Wanita Jepang Tewas di Hotel dengan Luka Jeratan di Leher</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2936881/5-fakta-wanita-jepang-tewas-di-hotel-dengan-luka-jeratan-di-leher</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2936881/5-fakta-wanita-jepang-tewas-di-hotel-dengan-luka-jeratan-di-leher</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 07:13 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/11/337/2936881/5-fakta-wanita-jepang-tewas-di-hotel-dengan-luka-jeratan-di-leher-OMAm1S2tWn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/11/337/2936881/5-fakta-wanita-jepang-tewas-di-hotel-dengan-luka-jeratan-di-leher-OMAm1S2tWn.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Okezone</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wOC8xLzE3NDg3OC81L3g4cWQzNmc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wanita warga negara Jepang ditemukan tewas di hotel kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan bekas jeratan di leher wanita tersebut.

Berikut faktanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KPU Batalkan Nobar Debat Capres Cawapres, Semua Disiarkan TV Langsung

1. Jenazah diautopsi

Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Agung Wibowo mengatakan, jasad WN Jepang itu masih diautopsi di Rumah Sakit Fatmawati.

&quot;Kami dapat laporan dari Rumah Sakit Pertamina (soal jasad wanita WN Jepang). Jadi, kami cek di RS,&quot; ujar Agung.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cemburu Pacar Masih Berhubungan dengan Mantan, Pemuda Ini Bakar Kosan Kekasihnya&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

2. Polisi benarkan adanya luka jeratan

Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Agung Wibowo pun membenarkan adanya luka jeratan di leher wanita berkebangsaan Jepang tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan apakah jeratan itu yang menyebabkan kematian korban.

&quot;Iya benar (adanya luka jeratan di leher). Lagi diautopsi. Kemungkinan di RS Fatmawati,&quot; sambungnya kemudian.




3. Kasus masih disidik



Meski begitu, pihak kepolisian belum dapat mengonfirmasi apakah itu merupakan pembunuhan. Hingga kini, kasus itu masih dalam proses penyidikan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa, Psikolog: Masyarakat Harus Segera Menolong jika Lihat Tanda KDRT&amp;nbsp; &amp;nbsp;


4. Wanita ini diketahui tinggal bersama suaminya



Lebih lanjut, Kapolsek Kebayoran Baru itu menjelaskan wanita WN Jepang itu berinisial ON dan berusia 66 tahun. Sang wanita diketahui tinggal bersama suaminya.



5. Korban tewas saat suami beli obat depresi



Namun, suaminya tidak ada di TKP pada saat kejadian. Sang suami sudah diperiksa. Dia mengaku sedang keluar mengambil obat depresi untuk korban.



Pasangan itu telah tinggal di hotel tersebut sejak 30 Oktober. Adapun pekerjaan keduanya masih didalami pihak berwenang.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wOC8xLzE3NDg3OC81L3g4cWQzNmc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wanita warga negara Jepang ditemukan tewas di hotel kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan bekas jeratan di leher wanita tersebut.

Berikut faktanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KPU Batalkan Nobar Debat Capres Cawapres, Semua Disiarkan TV Langsung

1. Jenazah diautopsi

Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Agung Wibowo mengatakan, jasad WN Jepang itu masih diautopsi di Rumah Sakit Fatmawati.

&quot;Kami dapat laporan dari Rumah Sakit Pertamina (soal jasad wanita WN Jepang). Jadi, kami cek di RS,&quot; ujar Agung.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cemburu Pacar Masih Berhubungan dengan Mantan, Pemuda Ini Bakar Kosan Kekasihnya&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

2. Polisi benarkan adanya luka jeratan

Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Agung Wibowo pun membenarkan adanya luka jeratan di leher wanita berkebangsaan Jepang tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan apakah jeratan itu yang menyebabkan kematian korban.

&quot;Iya benar (adanya luka jeratan di leher). Lagi diautopsi. Kemungkinan di RS Fatmawati,&quot; sambungnya kemudian.




3. Kasus masih disidik



Meski begitu, pihak kepolisian belum dapat mengonfirmasi apakah itu merupakan pembunuhan. Hingga kini, kasus itu masih dalam proses penyidikan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa, Psikolog: Masyarakat Harus Segera Menolong jika Lihat Tanda KDRT&amp;nbsp; &amp;nbsp;


4. Wanita ini diketahui tinggal bersama suaminya



Lebih lanjut, Kapolsek Kebayoran Baru itu menjelaskan wanita WN Jepang itu berinisial ON dan berusia 66 tahun. Sang wanita diketahui tinggal bersama suaminya.



5. Korban tewas saat suami beli obat depresi



Namun, suaminya tidak ada di TKP pada saat kejadian. Sang suami sudah diperiksa. Dia mengaku sedang keluar mengambil obat depresi untuk korban.



Pasangan itu telah tinggal di hotel tersebut sejak 30 Oktober. Adapun pekerjaan keduanya masih didalami pihak berwenang.

</content:encoded></item></channel></rss>
