<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Pejabat Korupsi Ditangkap, Jokowi: Kita Perlu Evaluasi Total</title><description>Jokowi mengatakan, tidak ada negara lain yang menangkap dan memenjarakan pejabatnya sebanyak di negara Indonesia.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937159/ratusan-pejabat-korupsi-ditangkap-jokowi-kita-perlu-evaluasi-total</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937159/ratusan-pejabat-korupsi-ditangkap-jokowi-kita-perlu-evaluasi-total"/><item><title>Ratusan Pejabat Korupsi Ditangkap, Jokowi: Kita Perlu Evaluasi Total</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937159/ratusan-pejabat-korupsi-ditangkap-jokowi-kita-perlu-evaluasi-total</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937159/ratusan-pejabat-korupsi-ditangkap-jokowi-kita-perlu-evaluasi-total</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 10:05 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/337/2937159/ratusan-pejabat-korupsi-ditangkap-jokowi-kita-perlu-evaluasi-total-5NsWCtnyXG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/337/2937159/ratusan-pejabat-korupsi-ditangkap-jokowi-kita-perlu-evaluasi-total-5NsWCtnyXG.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa dalam periode 2004 sampai 2022 sudah banyak sekali pejabat-pejabat di Indonesia yang sudah ditangkap dan dipenjarakan terkait tindak pidana korupsi.

&quot;Saya tahu di negara kita periode 2004 sampai 2022 sudah banyak sekali. Dan menurut saya terlalu banyak pejabat-pejabat kita yang sudah ditangkap dan dipenjarakan,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya pada puncak Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2023 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/11/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Hadiri Puncak Hakordia 2023 di Istora Senayan


Jokowi mengatakan, tidak ada negara lain yang menangkap dan memenjarakan pejabatnya sebanyak di negara Indonesia.

&quot;Catatan saya 2004 sampai 2022 yang dipenjarakan karena tindak pidana korupsi ada 344 pimpinan dan anggota DPR dan DPRD termasuk ketua DPR dan ketua DPRD,&quot; kata Jokowi.

&quot;Ada 38 menteri dan kepala lembaga, ada 24 gubernur dan 162 Bupati dan wali kota, ada 31 Hakim termasuk hakim konstitusi ada 8 komisioner di antaranya komisioner KPU, KPPU, KY dan juga ada 415 dari swasta dan 363 dari birokrat,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Hakordia 2023, KPK: Sinergi Antar-Elemen Perlu Diperkuat untuk Berantas Korupsi


Meski telah banyak pejabat yang telah dipenjarakan, namun katanya, hingga saat ini kasus korupsi masih saja ditemukan.

&quot;Artinya, ini kita perlu mengevaluasi total saya setuju apa yang disampaikan ketua KPK, pendidikan pencegahan penindakan ya, tapi ini ada sesuatu yang memang harus di evaluasi total,&quot; kata Jokowi.


Menurut Jokowi, korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa. Korupsi, katanya, dapat merusak pembangunan dan perekonomian bangsa.



&quot;Korupsi adalah kejahatan yang luar biasa yang menghambat pembangunan. Bisa merusak perekonomian bangsa juga bisa menyengsarakan rakyat,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa dalam periode 2004 sampai 2022 sudah banyak sekali pejabat-pejabat di Indonesia yang sudah ditangkap dan dipenjarakan terkait tindak pidana korupsi.

&quot;Saya tahu di negara kita periode 2004 sampai 2022 sudah banyak sekali. Dan menurut saya terlalu banyak pejabat-pejabat kita yang sudah ditangkap dan dipenjarakan,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya pada puncak Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2023 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/11/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Hadiri Puncak Hakordia 2023 di Istora Senayan


Jokowi mengatakan, tidak ada negara lain yang menangkap dan memenjarakan pejabatnya sebanyak di negara Indonesia.

&quot;Catatan saya 2004 sampai 2022 yang dipenjarakan karena tindak pidana korupsi ada 344 pimpinan dan anggota DPR dan DPRD termasuk ketua DPR dan ketua DPRD,&quot; kata Jokowi.

&quot;Ada 38 menteri dan kepala lembaga, ada 24 gubernur dan 162 Bupati dan wali kota, ada 31 Hakim termasuk hakim konstitusi ada 8 komisioner di antaranya komisioner KPU, KPPU, KY dan juga ada 415 dari swasta dan 363 dari birokrat,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Hakordia 2023, KPK: Sinergi Antar-Elemen Perlu Diperkuat untuk Berantas Korupsi


Meski telah banyak pejabat yang telah dipenjarakan, namun katanya, hingga saat ini kasus korupsi masih saja ditemukan.

&quot;Artinya, ini kita perlu mengevaluasi total saya setuju apa yang disampaikan ketua KPK, pendidikan pencegahan penindakan ya, tapi ini ada sesuatu yang memang harus di evaluasi total,&quot; kata Jokowi.


Menurut Jokowi, korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa. Korupsi, katanya, dapat merusak pembangunan dan perekonomian bangsa.



&quot;Korupsi adalah kejahatan yang luar biasa yang menghambat pembangunan. Bisa merusak perekonomian bangsa juga bisa menyengsarakan rakyat,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
