<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Wanti-Wanti BPKH Kelola Dana Haji Sebesar Rp165 Triliun, Jokowi: Ingat Kasus Jiwasraya!   </title><description>Jokowi mengatakan, bahwa kinerja Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menjadi pusat perhatian masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937287/wanti-wanti-bpkh-kelola-dana-haji-sebesar-rp165-triliun-jokowi-ingat-kasus-jiwasraya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937287/wanti-wanti-bpkh-kelola-dana-haji-sebesar-rp165-triliun-jokowi-ingat-kasus-jiwasraya"/><item><title> Wanti-Wanti BPKH Kelola Dana Haji Sebesar Rp165 Triliun, Jokowi: Ingat Kasus Jiwasraya!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937287/wanti-wanti-bpkh-kelola-dana-haji-sebesar-rp165-triliun-jokowi-ingat-kasus-jiwasraya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937287/wanti-wanti-bpkh-kelola-dana-haji-sebesar-rp165-triliun-jokowi-ingat-kasus-jiwasraya</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/337/2937287/wanti-wanti-bpkh-kelola-dana-haji-sebesar-rp165-triliun-jokowi-ingat-kasus-jiwasraya-CgGotX98TO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (foto: dok biro pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/337/2937287/wanti-wanti-bpkh-kelola-dana-haji-sebesar-rp165-triliun-jokowi-ingat-kasus-jiwasraya-CgGotX98TO.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (foto: dok biro pers)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNy8xOS8xNzQzMjAvNS94OHEwODUy&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa kinerja Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menjadi pusat perhatian masyarakat. Sebab, BPKH mengelola dana haji yang terbilang besar.
&quot;Badan pengelola keuangan haji ini kinerja dan gerak geriknya selalu menjadi pusat perhatian masyarakat. Kenapa? karena mengelola dana haji dengan jumlah yang sangat besar,&quot; kata Jokowi dalam arahannya pada Raker dan Milad ke-6 BPKH, di Istana Negara, Selasa (12/12/2023).

BACA JUGA:
Hari Anti-Korupsi Sedunia, Kepala BPKH Minta ke Jajarannya Jangan Bermain-Main dengan Dana Jamaah Haji

Jokowi pun meminta BPKH untuk berhati-hati dalam mengelola uang umat senilai Rp165 triliun.
&quot;Tadi disampaikan oleh kepala Pak BPKH Rp 165 triliun. gede banget dana yang dikelola. Jadi saya titip hati-hati mengelola uang yang ada di BPKH,&quot; kata Jokowi.
Meski begitu, kata Jokowi, investasi 75% dari dana tersebut kepada SBSN dinilai merupakan langkah yang tepat. Iia pun mewanti-wanti BPKH agar tidak terjerumus kepada saham gorengan yang menjerat Jiwasraya.

BACA JUGA:
DPR Tegaskan Pengelolaan Dana Haji oleh BPKH Aman
&quot;Jangan sampai seperti yang lain-lain. Diinvestasikan di saham, yang sahamnya digoreng-goreng, hilang uangnya. Ingat Jiwasraya, selalu saya ingatkan itu. Jangan sampai berkasus seperti itu. Saya titip hati-hati mengelola dana umat ini,&quot; tegasnya.
Jokowi menyebut bahwa dana umat tersebut harus dikelola dengan profesional, mengedepankan akuntabilitas, prinsip-prinsip syariah dan kehati-hatian yang amat sangat.
&quot;Supaya kita merenung semua. Ini uang besar yang diamanahkan ke BPKH, kelola dengan baik,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNy8xOS8xNzQzMjAvNS94OHEwODUy&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa kinerja Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menjadi pusat perhatian masyarakat. Sebab, BPKH mengelola dana haji yang terbilang besar.
&quot;Badan pengelola keuangan haji ini kinerja dan gerak geriknya selalu menjadi pusat perhatian masyarakat. Kenapa? karena mengelola dana haji dengan jumlah yang sangat besar,&quot; kata Jokowi dalam arahannya pada Raker dan Milad ke-6 BPKH, di Istana Negara, Selasa (12/12/2023).

BACA JUGA:
Hari Anti-Korupsi Sedunia, Kepala BPKH Minta ke Jajarannya Jangan Bermain-Main dengan Dana Jamaah Haji

Jokowi pun meminta BPKH untuk berhati-hati dalam mengelola uang umat senilai Rp165 triliun.
&quot;Tadi disampaikan oleh kepala Pak BPKH Rp 165 triliun. gede banget dana yang dikelola. Jadi saya titip hati-hati mengelola uang yang ada di BPKH,&quot; kata Jokowi.
Meski begitu, kata Jokowi, investasi 75% dari dana tersebut kepada SBSN dinilai merupakan langkah yang tepat. Iia pun mewanti-wanti BPKH agar tidak terjerumus kepada saham gorengan yang menjerat Jiwasraya.

BACA JUGA:
DPR Tegaskan Pengelolaan Dana Haji oleh BPKH Aman
&quot;Jangan sampai seperti yang lain-lain. Diinvestasikan di saham, yang sahamnya digoreng-goreng, hilang uangnya. Ingat Jiwasraya, selalu saya ingatkan itu. Jangan sampai berkasus seperti itu. Saya titip hati-hati mengelola dana umat ini,&quot; tegasnya.
Jokowi menyebut bahwa dana umat tersebut harus dikelola dengan profesional, mengedepankan akuntabilitas, prinsip-prinsip syariah dan kehati-hatian yang amat sangat.
&quot;Supaya kita merenung semua. Ini uang besar yang diamanahkan ke BPKH, kelola dengan baik,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
