<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terima Kritik, Ganjar Pranowo: Pemerintah Enggak Boleh Baperan</title><description>Terima Kritik, Ganjar Pranowo: Pemerintah Enggak Boleh Baperan
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937665/terima-kritik-ganjar-pranowo-pemerintah-enggak-boleh-baperan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937665/terima-kritik-ganjar-pranowo-pemerintah-enggak-boleh-baperan"/><item><title>Terima Kritik, Ganjar Pranowo: Pemerintah Enggak Boleh Baperan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937665/terima-kritik-ganjar-pranowo-pemerintah-enggak-boleh-baperan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937665/terima-kritik-ganjar-pranowo-pemerintah-enggak-boleh-baperan</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/337/2937665/terima-kritik-ganjar-pranowo-pemerintah-enggak-boleh-baperan-lSj3SaXPKS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (MPI/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/337/2937665/terima-kritik-ganjar-pranowo-pemerintah-enggak-boleh-baperan-lSj3SaXPKS.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (MPI/Arif Julianto)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA1Ny81L3g4cWhkajM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon presiden (capres) yang diusung Partai Perindo Ganjar Pranowo menegaskan pemerintah tidak boleh baper jika mendapat kritikan dari masyarakat. Ganjar mengatakan hal ini ketika mendapat pertanyaan saat pada Debat Pilpres 2024 di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (12/12/2023).

&amp;ldquo;Dari sisi aparaturnya, mesti ada kontrol publik maka kalau saya membuat, pengalaman kami membuat LaporGub sebagai satu ruang komplain publik yang pemerintahan enggak boleh baperan. Pemerintah harus menerima seluruh masukan dan kritikan,&amp;rdquo; kata Ganjar.

Ganjar pun ingin agar ada Government Super Apps untuk mengakomodasi keluh kesah ataupun kritikan dari masyarakat. Sehingga, jika ada permasalahan maka pemerintah tertinggi bisa mengambil keputusan.






BACA JUGA:
Diantar Keluarga ke KPU, Pendukung Ganjar-Mahfud : Bekerja Bangun Negara Juga Harmonis















&amp;ldquo;Inilah yang akan kita angkat menjadi government super apps, sehingga ketika itu tidak berjalan pemerintah tertinggi lah yang harus kemudian mengambil alih itu sehingga pelayanan akan bisa jauh lebih baik sehingga kelompok-kelompok ini harus mendapatkan afirmasi,&amp;rdquo; ujarnya.

Dalam debat itu, Ganjar yang didampingi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang. Kemeja itu, nampak ada logo 3 jari. Untuk Ganjar, kemeja tertera tulisan &amp;ldquo;Sat-Set&amp;rdquo;. Sementara, Mahfud MD mengenakan baju bertuliskan &amp;ldquo;Tas-Tes&amp;rdquo;.






BACA JUGA:


Jaga Demokrasi, Ganjar Singgung Kasus Ketua BEM UI&amp;nbsp;













Diketahui, kemeja lengan putih menegaskan duet Ganjar-Mahfud akan bekerja super keras melanjutkan pencapaian Presiden Jokowi. Sementara itu, keduanya nampak mengenakan celana panjang bewarna hitam. Uniknya, Ganjar-Mahfud mengenakan sepatu buatan anak bangsa yakni &amp;ldquo;Pijak Bumi&amp;rdquo;.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA1Ny81L3g4cWhkajM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon presiden (capres) yang diusung Partai Perindo Ganjar Pranowo menegaskan pemerintah tidak boleh baper jika mendapat kritikan dari masyarakat. Ganjar mengatakan hal ini ketika mendapat pertanyaan saat pada Debat Pilpres 2024 di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (12/12/2023).

&amp;ldquo;Dari sisi aparaturnya, mesti ada kontrol publik maka kalau saya membuat, pengalaman kami membuat LaporGub sebagai satu ruang komplain publik yang pemerintahan enggak boleh baperan. Pemerintah harus menerima seluruh masukan dan kritikan,&amp;rdquo; kata Ganjar.

Ganjar pun ingin agar ada Government Super Apps untuk mengakomodasi keluh kesah ataupun kritikan dari masyarakat. Sehingga, jika ada permasalahan maka pemerintah tertinggi bisa mengambil keputusan.






BACA JUGA:
Diantar Keluarga ke KPU, Pendukung Ganjar-Mahfud : Bekerja Bangun Negara Juga Harmonis















&amp;ldquo;Inilah yang akan kita angkat menjadi government super apps, sehingga ketika itu tidak berjalan pemerintah tertinggi lah yang harus kemudian mengambil alih itu sehingga pelayanan akan bisa jauh lebih baik sehingga kelompok-kelompok ini harus mendapatkan afirmasi,&amp;rdquo; ujarnya.

Dalam debat itu, Ganjar yang didampingi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang. Kemeja itu, nampak ada logo 3 jari. Untuk Ganjar, kemeja tertera tulisan &amp;ldquo;Sat-Set&amp;rdquo;. Sementara, Mahfud MD mengenakan baju bertuliskan &amp;ldquo;Tas-Tes&amp;rdquo;.






BACA JUGA:


Jaga Demokrasi, Ganjar Singgung Kasus Ketua BEM UI&amp;nbsp;













Diketahui, kemeja lengan putih menegaskan duet Ganjar-Mahfud akan bekerja super keras melanjutkan pencapaian Presiden Jokowi. Sementara itu, keduanya nampak mengenakan celana panjang bewarna hitam. Uniknya, Ganjar-Mahfud mengenakan sepatu buatan anak bangsa yakni &amp;ldquo;Pijak Bumi&amp;rdquo;.

</content:encoded></item></channel></rss>
