<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Muda Didorong Cek Rekam Jejak Paslon, Jangan Terjebak Gimmick</title><description>Anak Muda Didorong Cek Rekam Jejak Paslon, Jangan Terjebak Gimmick
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937716/anak-muda-didorong-cek-rekam-jejak-paslon-jangan-terjebak-gimmick</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937716/anak-muda-didorong-cek-rekam-jejak-paslon-jangan-terjebak-gimmick"/><item><title>Anak Muda Didorong Cek Rekam Jejak Paslon, Jangan Terjebak Gimmick</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937716/anak-muda-didorong-cek-rekam-jejak-paslon-jangan-terjebak-gimmick</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937716/anak-muda-didorong-cek-rekam-jejak-paslon-jangan-terjebak-gimmick</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 21:37 WIB</pubDate><dc:creator>Rifqi Herjoko</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/337/2937716/anak-muda-didorong-cek-rekam-jejak-paslon-jangan-terjebak-gimmick-cDodMBGzN9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Koordinator ICW Siti Juliantari. (MPI/Rifqi Herjoko)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/337/2937716/anak-muda-didorong-cek-rekam-jejak-paslon-jangan-terjebak-gimmick-cDodMBGzN9.jpg</image><title>Wakil Koordinator ICW Siti Juliantari. (MPI/Rifqi Herjoko)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA2MS81L3g4cWhna2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pendekatan gimmick digunakan paslon dalam kampanye di Pilpres 2024. Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Siti Juliantari, mendorong anak muda agar aktif mengecek track record paslon dan tidak terjebak gimmick.

Pesan itu disampaikan Siti dalam konferensi pers Koalisi Masyarakat Sipil menyikapi debat kandidat presiden tentang hukum dan HAM serta pernyataan Tim Pemenangan Prabowo. Acara itu digelar di Sadjoe Cafe and Resto, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (12/12/2023).








BACA JUGA:
Usai Ditanya Terkait Putusan MK, Prabowo Tos dengan Ganjar&amp;nbsp; &amp;nbsp;










&quot;Anak muda harus lebih kritis. Jangan percaya apa yang disampaikan calon dengan gimmick. Yang harusnya dilihat oleh anak muda bukan gimmick, melainkan bagaimana pesannya dan kontennya,&quot; ujar Siti.

&quot;Kita bisa lihat bagaimana rekam jejak keenam calon ini. Mereka sebagian besar sudah menempati jabatan publik. Cek track recordnya,&quot; sambungnya kemudian.






BACA JUGA:
Ganjar Jawab Prabowo Soal Sulitnya Masyarakat Dapat Kerja: Kita Buka Ruang Investasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;













Lebih lanjut, Siti mendorong anak muda menilai terlebih dahulu apakah para calon presiden dan calon wakil presiden itu mendukung isu Hak Asasi Manusia (HAM) dan antikorupsi. Selain itu, anak muda perlu mengecek sejauh mana para calon membicarakan pelayanan publik.


Pemilu menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan. Masyarakat diharapkan menjatuhkan pilihan pada paslon terbaik.






BACA JUGA:
Atasi Kemiskinan, Ganjar Pranowo: Satu Sarjana, Satu Keluarga&amp;nbsp; &amp;nbsp;
















Masyarakat jangan sampai terlena dengan gimmick dan melupakan gagasan. Rekam jejak para calon perlu dilihat sebelum menjatuhkan pilihan.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA2MS81L3g4cWhna2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pendekatan gimmick digunakan paslon dalam kampanye di Pilpres 2024. Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Siti Juliantari, mendorong anak muda agar aktif mengecek track record paslon dan tidak terjebak gimmick.

Pesan itu disampaikan Siti dalam konferensi pers Koalisi Masyarakat Sipil menyikapi debat kandidat presiden tentang hukum dan HAM serta pernyataan Tim Pemenangan Prabowo. Acara itu digelar di Sadjoe Cafe and Resto, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (12/12/2023).








BACA JUGA:
Usai Ditanya Terkait Putusan MK, Prabowo Tos dengan Ganjar&amp;nbsp; &amp;nbsp;










&quot;Anak muda harus lebih kritis. Jangan percaya apa yang disampaikan calon dengan gimmick. Yang harusnya dilihat oleh anak muda bukan gimmick, melainkan bagaimana pesannya dan kontennya,&quot; ujar Siti.

&quot;Kita bisa lihat bagaimana rekam jejak keenam calon ini. Mereka sebagian besar sudah menempati jabatan publik. Cek track recordnya,&quot; sambungnya kemudian.






BACA JUGA:
Ganjar Jawab Prabowo Soal Sulitnya Masyarakat Dapat Kerja: Kita Buka Ruang Investasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;













Lebih lanjut, Siti mendorong anak muda menilai terlebih dahulu apakah para calon presiden dan calon wakil presiden itu mendukung isu Hak Asasi Manusia (HAM) dan antikorupsi. Selain itu, anak muda perlu mengecek sejauh mana para calon membicarakan pelayanan publik.


Pemilu menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan. Masyarakat diharapkan menjatuhkan pilihan pada paslon terbaik.






BACA JUGA:
Atasi Kemiskinan, Ganjar Pranowo: Satu Sarjana, Satu Keluarga&amp;nbsp; &amp;nbsp;
















Masyarakat jangan sampai terlena dengan gimmick dan melupakan gagasan. Rekam jejak para calon perlu dilihat sebelum menjatuhkan pilihan.



</content:encoded></item></channel></rss>
