<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Komitmen Terima Kritik dan Mudahkan Aduan Lewat Government Super Apps</title><description>Pemerintah harus menerima seluruh masukan dan kritikan, inilah yg akan kita angkat menjadi Government Super Aps.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937725/ganjar-komitmen-terima-kritik-dan-mudahkan-aduan-lewat-government-super-apps</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937725/ganjar-komitmen-terima-kritik-dan-mudahkan-aduan-lewat-government-super-apps"/><item><title>Ganjar Komitmen Terima Kritik dan Mudahkan Aduan Lewat Government Super Apps</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937725/ganjar-komitmen-terima-kritik-dan-mudahkan-aduan-lewat-government-super-apps</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/12/337/2937725/ganjar-komitmen-terima-kritik-dan-mudahkan-aduan-lewat-government-super-apps</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 21:52 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/337/2937725/ganjar-komitmen-terima-kritik-dan-mudahkan-aduan-lewat-government-super-apps-0uydQ1yxAt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/337/2937725/ganjar-komitmen-terima-kritik-dan-mudahkan-aduan-lewat-government-super-apps-0uydQ1yxAt.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA2MC81L3g4cWhmejY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menegaskan komitmennya untuk menerima kritik apabila menjadi Presiden RI tahun 2024-2029 sepanjang masa pemerintahan berjalan.

Lebih dari itu, Ganjar juga berkomitmen menyediakan ruang kemudahan bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui berbagai pelayanan publik. Untuk layanan daring, Ganjar akan menginisiasi aplikasi online.


BACA JUGA:
Debat Capres 2024, Ganjar Cerita Pengalaman Keliling Indonesia Serap Aspirasi Rakyat


&amp;ldquo;Pemerintah harus menerima seluruh masukan dan kritikan, inilah yg akan kita angkat menjadi Government Super Aps,&amp;rdquo; kata Ganjar dalam debat pertama capres di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).

Ganjar sendiri sudah punya pengalaman membidani aplikasi LaporGub saat menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dua periode. Dalam aplikasi itu masyarakat bisa membuat semua pengaduan dengan teks dan dilengkapi media pendukung.


BACA JUGA:
 Prabowo Kritisi Anies Soal Penanganan Polusi Udara di Jakarta&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&amp;ldquo;Dari sisi aparaturnya mesti ada kontrol publik, maka kalau saya membuat pengalaman kami membuat LaporGub sebagai satu ruang komplen publik yang pemerintahan ga boleh baperan,&amp;rdquo; imbuh Ganjar.

Ganjar bersama pasangan cawapres-nya, Mahfud MD akan memastikan layanan ini berjalan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Khususnya kepada perempuan, lansia, dan masyarakat rentan lainnya untuk menciptakan keadilan bagi semua.&amp;ldquo;Sehingga ketika itu tidak berjalan, pemerintah tertinggilah yang harus kemudian mengambil alih itu, sehingga pelayanan bisa jauh lebih baik sehingga kelompok-kelompok ini harus mendapatkan afirmasi,&amp;rdquo; tutur dia.

Adapun tema debat malam ini meliputi pemerintahan, hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA2MC81L3g4cWhmejY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menegaskan komitmennya untuk menerima kritik apabila menjadi Presiden RI tahun 2024-2029 sepanjang masa pemerintahan berjalan.

Lebih dari itu, Ganjar juga berkomitmen menyediakan ruang kemudahan bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui berbagai pelayanan publik. Untuk layanan daring, Ganjar akan menginisiasi aplikasi online.


BACA JUGA:
Debat Capres 2024, Ganjar Cerita Pengalaman Keliling Indonesia Serap Aspirasi Rakyat


&amp;ldquo;Pemerintah harus menerima seluruh masukan dan kritikan, inilah yg akan kita angkat menjadi Government Super Aps,&amp;rdquo; kata Ganjar dalam debat pertama capres di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).

Ganjar sendiri sudah punya pengalaman membidani aplikasi LaporGub saat menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dua periode. Dalam aplikasi itu masyarakat bisa membuat semua pengaduan dengan teks dan dilengkapi media pendukung.


BACA JUGA:
 Prabowo Kritisi Anies Soal Penanganan Polusi Udara di Jakarta&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&amp;ldquo;Dari sisi aparaturnya mesti ada kontrol publik, maka kalau saya membuat pengalaman kami membuat LaporGub sebagai satu ruang komplen publik yang pemerintahan ga boleh baperan,&amp;rdquo; imbuh Ganjar.

Ganjar bersama pasangan cawapres-nya, Mahfud MD akan memastikan layanan ini berjalan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Khususnya kepada perempuan, lansia, dan masyarakat rentan lainnya untuk menciptakan keadilan bagi semua.&amp;ldquo;Sehingga ketika itu tidak berjalan, pemerintah tertinggilah yang harus kemudian mengambil alih itu, sehingga pelayanan bisa jauh lebih baik sehingga kelompok-kelompok ini harus mendapatkan afirmasi,&amp;rdquo; tutur dia.

Adapun tema debat malam ini meliputi pemerintahan, hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.</content:encoded></item></channel></rss>
