<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Podcast Aksi Nyata: Warga Belanda Nilai Indonesia Ramah dan Tinggi Solidaritas</title><description>Masyarakat Indonesia dinilai memiliki rasa solidaritas yang tinggi. Berbeda dengan negara-negara lainnya.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/13/1/2938360/podcast-aksi-nyata-warga-belanda-nilai-indonesia-ramah-dan-tinggi-solidaritas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/13/1/2938360/podcast-aksi-nyata-warga-belanda-nilai-indonesia-ramah-dan-tinggi-solidaritas"/><item><title>Podcast Aksi Nyata: Warga Belanda Nilai Indonesia Ramah dan Tinggi Solidaritas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/13/1/2938360/podcast-aksi-nyata-warga-belanda-nilai-indonesia-ramah-dan-tinggi-solidaritas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/13/1/2938360/podcast-aksi-nyata-warga-belanda-nilai-indonesia-ramah-dan-tinggi-solidaritas</guid><pubDate>Rabu 13 Desember 2023 20:14 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/13/1/2938360/podcast-aksi-nyata-warga-belanda-nilai-indonesia-ramah-dan-tinggi-solidaritas-styEZn8OnX.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/13/1/2938360/podcast-aksi-nyata-warga-belanda-nilai-indonesia-ramah-dan-tinggi-solidaritas-styEZn8OnX.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA - Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri, Rajendra Gibran Alvaro Ramdhan hadir menjadi narasumber Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, Rabu (13/12/2023). Pada podcast ini Gibran yang kini berkuliah di University of Groningen, Belanda mengungkapkan beberapa pandangan masyarakat Belanda terhadap orang Indonesia.

&quot;Pandangan orang internasional orang-orang Indonesia ramah. Mereka j(Indonesia) juga enak diajak ngobrol,&quot;kata Gibran.

Selain itu, masyarakat Indonesia dinilai memiliki rasa solidaritas yang tinggi. Berbeda dengan negara-negara lainnya.


BACA JUGA:
Anggap Program Stunting Harus Ditingkatkan Lagi, Siti Atikoh Nilai Pencegahan Awal Harus Dilakukan


&quot;Mereka bisa dibilang solidaritasnya tinggi banget dan ini juga saya ngelihat langsung dan saya sempat ngebandingin dengan teman-teman saya yang Jerman Belanda atau negaragaragara lain. Saya rasa solidaritas Indonesia itu Emang benar-benar kuat,&quot;ucapnya.

Walaupun begitu ada juga sejumlah persepsi Indonesia yang kurang tepat.
Dimana sebagai negara berkembang, Indonesia dianggap memiliki pola pikir yang terbelakang.

&quot;Maksudnya persepsi Indonesia masih negara berkembang tapi maksudnya pola pikir kita juga juga masih bisa dibilang terbelakang,&quot;katanya.
Oleh karena itu, dia bersama teman-temannya dari Indonesia berusaha untuk mengubah perspektif tersebut.



&quot;itu kayak salah satu hal yang saya dan teman-teman saya berusaha untuk ubah berusaha untuk mengubah perspektif itu di hadapan teman-teman dan masyarakat internasional sih,&quot;ucap dia.



&quot;Kalau mungkin kayak kemajuan-kemajuan kita mungkin jarang terdengar dan itu juga mungkin alasan kenapa kayak pentingnya gitu punya kayak mahasiswa-mahasiswa yang untuk kuliah di luar negeri,&quot;tuturnya.



</description><content:encoded>JAKARTA - Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri, Rajendra Gibran Alvaro Ramdhan hadir menjadi narasumber Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, Rabu (13/12/2023). Pada podcast ini Gibran yang kini berkuliah di University of Groningen, Belanda mengungkapkan beberapa pandangan masyarakat Belanda terhadap orang Indonesia.

&quot;Pandangan orang internasional orang-orang Indonesia ramah. Mereka j(Indonesia) juga enak diajak ngobrol,&quot;kata Gibran.

Selain itu, masyarakat Indonesia dinilai memiliki rasa solidaritas yang tinggi. Berbeda dengan negara-negara lainnya.


BACA JUGA:
Anggap Program Stunting Harus Ditingkatkan Lagi, Siti Atikoh Nilai Pencegahan Awal Harus Dilakukan


&quot;Mereka bisa dibilang solidaritasnya tinggi banget dan ini juga saya ngelihat langsung dan saya sempat ngebandingin dengan teman-teman saya yang Jerman Belanda atau negaragaragara lain. Saya rasa solidaritas Indonesia itu Emang benar-benar kuat,&quot;ucapnya.

Walaupun begitu ada juga sejumlah persepsi Indonesia yang kurang tepat.
Dimana sebagai negara berkembang, Indonesia dianggap memiliki pola pikir yang terbelakang.

&quot;Maksudnya persepsi Indonesia masih negara berkembang tapi maksudnya pola pikir kita juga juga masih bisa dibilang terbelakang,&quot;katanya.
Oleh karena itu, dia bersama teman-temannya dari Indonesia berusaha untuk mengubah perspektif tersebut.



&quot;itu kayak salah satu hal yang saya dan teman-teman saya berusaha untuk ubah berusaha untuk mengubah perspektif itu di hadapan teman-teman dan masyarakat internasional sih,&quot;ucap dia.



&quot;Kalau mungkin kayak kemajuan-kemajuan kita mungkin jarang terdengar dan itu juga mungkin alasan kenapa kayak pentingnya gitu punya kayak mahasiswa-mahasiswa yang untuk kuliah di luar negeri,&quot;tuturnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
