<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel Mulai Banjiri Terowongan Hamas di Gaza dengan Air Laut</title><description>Proses untuk membanjiri terowongan itu diperkirakan akan memakan waktu beberapa pekan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/13/18/2937845/israel-mulai-banjiri-terowongan-hamas-di-gaza-dengan-air-laut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/13/18/2937845/israel-mulai-banjiri-terowongan-hamas-di-gaza-dengan-air-laut"/><item><title>Israel Mulai Banjiri Terowongan Hamas di Gaza dengan Air Laut</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/13/18/2937845/israel-mulai-banjiri-terowongan-hamas-di-gaza-dengan-air-laut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/13/18/2937845/israel-mulai-banjiri-terowongan-hamas-di-gaza-dengan-air-laut</guid><pubDate>Rabu 13 Desember 2023 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/13/18/2937845/israel-mulai-banjiri-terowongan-hamas-di-gaza-dengan-air-laut-TeCDP4BYgA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/13/18/2937845/israel-mulai-banjiri-terowongan-hamas-di-gaza-dengan-air-laut-TeCDP4BYgA.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA3Mi81L3g4cDk5ams=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
WASHINGTON &amp;ndash; Israel dilaporkan mulai memompa air laut ke kompleks terowongan Hamas yang membentang di bawah Gaza. Langkah yang dilaporkan oleh Wall Street Journal (WSJ) ini kemungkinan akan memakan waktu berminggu-minggu.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Media: Israel Pertimbangkan Banjiri Terowongan Hamas dengan Air Laut&amp;nbsp;

Laporan serupa terkait aktivitas Israel ini juga dilaporkan ABC News, yang mengatakan banjir tampaknya terbatas ketika Israel mengevaluasi efektivitas strategi tersebut.
Militer Israel mengatakan pihaknya sedang menyelidiki laporan tersebut. Juru bicara Kementerian Pertahanan Israel menolak berkomentar.
Ditanya mengenai laporan tersebut dalam konferensi pers di Washington, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menolak mengonfirmasi atau membantahnya secara langsung. Biden merujuk pertanyaan itu dengan mengatakan bahwa tidak ada sandera di wilayah terowongan yang dibanjiri.
&quot;Sehubungan dengan banjir terowongan. Saya tidak mau bicara. Ada pernyataan yang dibuat bahwa ... tidak ada sandera di salah satu terowongan ini. Tapi saya tidak tahu pastinya,&quot; kata Biden sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Israel Klaim Temukan 800 Terowongan Bawah Tanah Hamas di Gaza, Hancurkan 500 Terowongan&amp;nbsp;

Biden menambahkan: &quot;Saya tahu bahwa setiap kematian warga sipil adalah sebuah tragedi, dan Israel telah menyatakan niatnya, seperti yang saya katakan, untuk mencocokkan kata-katanya... dengan tindakan.&quot;
WSJ, mengutip pejabat pemerintahan Biden, mengatakan banjir dapat membantu menghancurkan terowongan, tempat Israel yakin kelompok militan tersebut menyembunyikan sandera, pejuang, dan amunisi.
Pejabat lain menyatakan kekhawatirannya bahwa air laut akan membahayakan pasokan air bersih di Gaza, tambah WSJ.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA3Mi81L3g4cDk5ams=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
WASHINGTON &amp;ndash; Israel dilaporkan mulai memompa air laut ke kompleks terowongan Hamas yang membentang di bawah Gaza. Langkah yang dilaporkan oleh Wall Street Journal (WSJ) ini kemungkinan akan memakan waktu berminggu-minggu.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Media: Israel Pertimbangkan Banjiri Terowongan Hamas dengan Air Laut&amp;nbsp;

Laporan serupa terkait aktivitas Israel ini juga dilaporkan ABC News, yang mengatakan banjir tampaknya terbatas ketika Israel mengevaluasi efektivitas strategi tersebut.
Militer Israel mengatakan pihaknya sedang menyelidiki laporan tersebut. Juru bicara Kementerian Pertahanan Israel menolak berkomentar.
Ditanya mengenai laporan tersebut dalam konferensi pers di Washington, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menolak mengonfirmasi atau membantahnya secara langsung. Biden merujuk pertanyaan itu dengan mengatakan bahwa tidak ada sandera di wilayah terowongan yang dibanjiri.
&quot;Sehubungan dengan banjir terowongan. Saya tidak mau bicara. Ada pernyataan yang dibuat bahwa ... tidak ada sandera di salah satu terowongan ini. Tapi saya tidak tahu pastinya,&quot; kata Biden sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Israel Klaim Temukan 800 Terowongan Bawah Tanah Hamas di Gaza, Hancurkan 500 Terowongan&amp;nbsp;

Biden menambahkan: &quot;Saya tahu bahwa setiap kematian warga sipil adalah sebuah tragedi, dan Israel telah menyatakan niatnya, seperti yang saya katakan, untuk mencocokkan kata-katanya... dengan tindakan.&quot;
WSJ, mengutip pejabat pemerintahan Biden, mengatakan banjir dapat membantu menghancurkan terowongan, tempat Israel yakin kelompok militan tersebut menyembunyikan sandera, pejuang, dan amunisi.
Pejabat lain menyatakan kekhawatirannya bahwa air laut akan membahayakan pasokan air bersih di Gaza, tambah WSJ.</content:encoded></item></channel></rss>
