<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hamas: Biden Kini Menyadari Perang di Gaza adalah Tindakan Tidak Masuk Akal</title><description>Perang di Gaza telah berdampak pada upaya Biden untuk terpilih kembali pada pmilihan presiden 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/14/18/2938528/hamas-biden-kini-menyadari-perang-di-gaza-adalah-tindakan-tidak-masuk-akal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/14/18/2938528/hamas-biden-kini-menyadari-perang-di-gaza-adalah-tindakan-tidak-masuk-akal"/><item><title>Hamas: Biden Kini Menyadari Perang di Gaza adalah Tindakan Tidak Masuk Akal</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/14/18/2938528/hamas-biden-kini-menyadari-perang-di-gaza-adalah-tindakan-tidak-masuk-akal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/14/18/2938528/hamas-biden-kini-menyadari-perang-di-gaza-adalah-tindakan-tidak-masuk-akal</guid><pubDate>Kamis 14 Desember 2023 07:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/14/18/2938528/hamas-biden-kini-menyadari-perang-di-gaza-adalah-tindakan-tidak-masuk-akal-0FxFzh7OA0.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/14/18/2938528/hamas-biden-kini-menyadari-perang-di-gaza-adalah-tindakan-tidak-masuk-akal-0FxFzh7OA0.JPG</image><title>Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMy8xLzE3NTEwOC81L3g4cWlnZTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEORANG pejabat senior Hamas, pada Selasa (12/12/2023), mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kini menyadari bahwa operasi militer Israel &quot;merupakan tindakan yang tidak masuk akal.&quot; Hal ini ia sampaikan setelah Biden mengatakan bahwa Israel berisiko kehilangan dukungan internasional karena &amp;ldquo;pemboman tanpa pandang bulu&amp;rdquo; di Gaza.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Biden Sebut Israel Mulai Kehilangan Dukungan karena Pengeboman Membabi Buta di Gaza&amp;nbsp;

Biden menyampaikan hal tersebut dalam sebuah acara penggalangan dana untuk pemilihannya kembali dalam pilpres 2024.
&amp;ldquo;Dampak (serangan ke Gaza) akan menjadi bencana bagi rezim Israel dan bagi hasil pemilu Biden, yang mungkin akan kehilangan kesempatan menjabat kembali di Gedung Putih pada pemilu mendatang,&amp;rdquo; ujar anggota Biro Politik Hamas, Osama Hamdan sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia.
Ia juga mengecam pasukan Israel yang menghancurkan mainan anak-anak di sebuah toko di Gaza, dan juga penahanan terhadap sejumlah laki-laki, yang dilucuti hingga mereka hanya mengenakan pakaian dalam.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Israel Alami Kekalahan Perang Terburuknya di Gaza dalam Sebulan&amp;nbsp;

Sebuah video yang ditayangkan dalam konferensi pers Hamas di Beirut itu menunjukkan seorang tentara Israel yang diduga melempar-lemparkan mainan anak-anak di dalam sebuah toko di Gaza. Hamdan menggambarkan video tersebut sebagai sesuatu yang &amp;ldquo;menjijikkan.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Ia (tentara Israel.red) menghancurkan produk-produk ini karena tidak memiliki rasa kemanusiaan,&amp;rdquo; ujar Hamdan. &amp;ldquo;Ia tidak memahami nilai kebutuhan anak-anak untuk bermain. Ia tidak tahu bahwa anak-anak memiliki hak untuk hidup dengan baik.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Ia hanya tahu satu hal, yaitu bahwa anak-anak itu harus dibunuh karena mereka adalah target entitas Zionis,&amp;rdquo; tambah Hamdan.

BACA JUGA:
Menlu Israel: Perang di Gaza Akan Berlanjut dengan atau Tanpa Dukungan Internasional

Berbicara tentang sejumlah laki-laki yang ditahan dan dipertunjukkan berbaris di jalan-jalan sambil dilucuti hingga hanya mengenakan pakaian dalam, Hamdan mengatakan itu adalah &amp;ldquo;kejahatan yang mirip dengan apa yang dilakukan Nazi terhadap orang-orang Yahudi, dan apa yang dilakukan Amerika Serikat di penjara Abu Ghraib&amp;rdquo; di dekat Baghdad selama pendudukan AS di Irak.
Ia menambahkan di antara sekelompok laki-laki yang ditahan itu terdapat beberapa wartawan, dokter dan insinyur.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMy8xLzE3NTEwOC81L3g4cWlnZTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEORANG pejabat senior Hamas, pada Selasa (12/12/2023), mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kini menyadari bahwa operasi militer Israel &quot;merupakan tindakan yang tidak masuk akal.&quot; Hal ini ia sampaikan setelah Biden mengatakan bahwa Israel berisiko kehilangan dukungan internasional karena &amp;ldquo;pemboman tanpa pandang bulu&amp;rdquo; di Gaza.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Biden Sebut Israel Mulai Kehilangan Dukungan karena Pengeboman Membabi Buta di Gaza&amp;nbsp;

Biden menyampaikan hal tersebut dalam sebuah acara penggalangan dana untuk pemilihannya kembali dalam pilpres 2024.
&amp;ldquo;Dampak (serangan ke Gaza) akan menjadi bencana bagi rezim Israel dan bagi hasil pemilu Biden, yang mungkin akan kehilangan kesempatan menjabat kembali di Gedung Putih pada pemilu mendatang,&amp;rdquo; ujar anggota Biro Politik Hamas, Osama Hamdan sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia.
Ia juga mengecam pasukan Israel yang menghancurkan mainan anak-anak di sebuah toko di Gaza, dan juga penahanan terhadap sejumlah laki-laki, yang dilucuti hingga mereka hanya mengenakan pakaian dalam.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Israel Alami Kekalahan Perang Terburuknya di Gaza dalam Sebulan&amp;nbsp;

Sebuah video yang ditayangkan dalam konferensi pers Hamas di Beirut itu menunjukkan seorang tentara Israel yang diduga melempar-lemparkan mainan anak-anak di dalam sebuah toko di Gaza. Hamdan menggambarkan video tersebut sebagai sesuatu yang &amp;ldquo;menjijikkan.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Ia (tentara Israel.red) menghancurkan produk-produk ini karena tidak memiliki rasa kemanusiaan,&amp;rdquo; ujar Hamdan. &amp;ldquo;Ia tidak memahami nilai kebutuhan anak-anak untuk bermain. Ia tidak tahu bahwa anak-anak memiliki hak untuk hidup dengan baik.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Ia hanya tahu satu hal, yaitu bahwa anak-anak itu harus dibunuh karena mereka adalah target entitas Zionis,&amp;rdquo; tambah Hamdan.

BACA JUGA:
Menlu Israel: Perang di Gaza Akan Berlanjut dengan atau Tanpa Dukungan Internasional

Berbicara tentang sejumlah laki-laki yang ditahan dan dipertunjukkan berbaris di jalan-jalan sambil dilucuti hingga hanya mengenakan pakaian dalam, Hamdan mengatakan itu adalah &amp;ldquo;kejahatan yang mirip dengan apa yang dilakukan Nazi terhadap orang-orang Yahudi, dan apa yang dilakukan Amerika Serikat di penjara Abu Ghraib&amp;rdquo; di dekat Baghdad selama pendudukan AS di Irak.
Ia menambahkan di antara sekelompok laki-laki yang ditahan itu terdapat beberapa wartawan, dokter dan insinyur.</content:encoded></item></channel></rss>
