<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TPN: Program Ekonomi Hijau Ganjar-Mahfud Trobosan Menuju Indonesia Lestari</title><description>Achyar Alrasyid menilai hal tersebut merupakan kunci utama untuk mencapai Indonesia yang lebih maju, adil, dan lestari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/14/337/2939110/tpn-program-ekonomi-hijau-ganjar-mahfud-trobosan-menuju-indonesia-lestari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/14/337/2939110/tpn-program-ekonomi-hijau-ganjar-mahfud-trobosan-menuju-indonesia-lestari"/><item><title>TPN: Program Ekonomi Hijau Ganjar-Mahfud Trobosan Menuju Indonesia Lestari</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/14/337/2939110/tpn-program-ekonomi-hijau-ganjar-mahfud-trobosan-menuju-indonesia-lestari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/14/337/2939110/tpn-program-ekonomi-hijau-ganjar-mahfud-trobosan-menuju-indonesia-lestari</guid><pubDate>Kamis 14 Desember 2023 23:51 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/14/337/2939110/tpn-program-ekonomi-hijau-ganjar-mahfud-trobosan-menuju-indonesia-lestari-RAhyWtyhvs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TPN Ganjar-Mahfud, Achyar Alrasyid (Foto: Dimas Choirul)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/14/337/2939110/tpn-program-ekonomi-hijau-ganjar-mahfud-trobosan-menuju-indonesia-lestari-RAhyWtyhvs.jpg</image><title>TPN Ganjar-Mahfud, Achyar Alrasyid (Foto: Dimas Choirul)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMy8xLzE3NTA3NC81L3g4cWkwcmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), Ganjar Pranowo-Mahfud MD menjadikan ekonomi hijau dan ekonomi biru sebagai salah satu fokus pembangunan berkelanjutan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Wakil Deputi Bidang Y &amp;amp; Z TPN Ganjar-Mahfud, Achyar Alrasyid menilai hal tersebut merupakan kunci utama untuk mencapai Indonesia yang lebih maju, adil, dan lestari.

&quot;Jadi intinya gimana caranya kita mengoptimalisasikan perekonomian tanpa merusak lingkungan,&quot; kata Achyar dalam Podcast Aksi Nyata Partai Perindo, Kamis (14/12/2023).

BACA JUGA:
Solusi Ganjar Sikapi Keluhan Petani dan Nelayan di Kabupaten Bekasi


Achayar mengatakan, jika dilihat dari visi misi terkait ekonomi hijau, pasangan Ganjar-Mahfud lebih menekankan pada tataran implementatif, seperti ganyang plastik dan gebrak polusi.

&quot;Kaya semisal contoh, beliau (Ganjar) bicara ekonomi sirkuler. Itu yang sering kita dengar sebenarnya imbauan atau ajakan seperti pisahkan sampah rumah tangga, terus recycle dan seterusnya. Nah pak Ganjar-Mahfud ini punya program ganyang plastik, gebrak polusi. Jadi dua program itu saya pikir lebih implementatif,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Alam Ganjar Berbagi ke Anak Yatim Piatu di Bekasi, Selipkan Semangat Gapai Cita-Cita


Namun demikian, kata Achyar hal tersebut harus dijadikan komitmen bersama seluruh masyarakat. Menurutnya, pemerintah juga harus memberikan penghargaan bagi masyarakat yang taat aturan soal pembuangan sampah, terutama sampah rumah tangga.

&quot;Nah, saya pikir Pak Ganjar-Mahfud punya trobosan stick and care ke dalam posisi limbah rumah tangga itu. Stick and care itu artinya kalau dia berhasil dapet reward kalau belum akan ada punisment. Itu artinya melatih kebiasaan,&quot; pungkasnya.

Sebagaimana diketahui ada empat poin komitmen sektor prioritas Ganjar-Mahfud terkait ekonomi hijau antara lain;



1. Energi Terbarukan



Dalam visi Ganjar-Mahfud, sektor energi terbarukan mendapat prioritas utama. Mereka berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam matriks energi nasional, yang mencakup pengembangan tenaga surya, angin, hidroelektrik, dan bioenergi. Hal ini tidak hanya akan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil tetapi juga membantu dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

BACA JUGA:
Diterjang Puting Beliung, 12 Rumah di Sawangan Rusak, 1 Orang Luka Tertimpa Asbes




2. Pertanian Berkelanjutan



Sektor pertanian, yang merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia, juga menjadi fokus dalam transformasi ke ekonomi hijau. Ganjar-Mahfud berencana untuk mengintegrasikan praktik pertanian yang ramah lingkungan dan efisien, yang dapat meningkatkan produktivitas sambil menjaga keberlanjutan sumber daya alam.



3. Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang



Komitmen terhadap pengelolaan sampah yang lebih efisien dan sistem daur ulang yang luas juga menjadi bagian penting dari ekonomi hijau. Hal ini akan berkontribusi pada pengurangan limbah, pengelolaan sumber daya yang lebih baik, dan penciptaan lapangan kerja di sektor pengelolaan limbah.

BACA JUGA:
Terkuak! Ini Identitas Wanita Bunuh Diri di Gedung Filkom Universitas Brawijaya




4. Pariwisata Berkelanjutan



Pariwisata, sebagai sektor penting lainnya, akan diarahkan untuk mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan. Ini meliputi pengembangan destinasi wisata yang ramah lingkungan, menghargai kebudayaan lokal, dan memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat.



Visi ekonomi hijau Ganjar-Mahfud tidak hanya tentang pelestarian lingkungan, tetapi juga tentang menciptakan keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan sosial.







Dengan menekankan pada inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan, rencana ini berupaya membawa Indonesia ke masa depan yang lebih cerah dan lestari, sesuai dengan cita-cita dan harapan bangsa menjelang tahun 2045.







Strategi ini menandai langkah maju penting bagi Indonesia dalam memimpin perubahan menuju masa depan yang berkelanjutan, inklusif, dan makmur.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMy8xLzE3NTA3NC81L3g4cWkwcmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), Ganjar Pranowo-Mahfud MD menjadikan ekonomi hijau dan ekonomi biru sebagai salah satu fokus pembangunan berkelanjutan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Wakil Deputi Bidang Y &amp;amp; Z TPN Ganjar-Mahfud, Achyar Alrasyid menilai hal tersebut merupakan kunci utama untuk mencapai Indonesia yang lebih maju, adil, dan lestari.

&quot;Jadi intinya gimana caranya kita mengoptimalisasikan perekonomian tanpa merusak lingkungan,&quot; kata Achyar dalam Podcast Aksi Nyata Partai Perindo, Kamis (14/12/2023).

BACA JUGA:
Solusi Ganjar Sikapi Keluhan Petani dan Nelayan di Kabupaten Bekasi


Achayar mengatakan, jika dilihat dari visi misi terkait ekonomi hijau, pasangan Ganjar-Mahfud lebih menekankan pada tataran implementatif, seperti ganyang plastik dan gebrak polusi.

&quot;Kaya semisal contoh, beliau (Ganjar) bicara ekonomi sirkuler. Itu yang sering kita dengar sebenarnya imbauan atau ajakan seperti pisahkan sampah rumah tangga, terus recycle dan seterusnya. Nah pak Ganjar-Mahfud ini punya program ganyang plastik, gebrak polusi. Jadi dua program itu saya pikir lebih implementatif,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Alam Ganjar Berbagi ke Anak Yatim Piatu di Bekasi, Selipkan Semangat Gapai Cita-Cita


Namun demikian, kata Achyar hal tersebut harus dijadikan komitmen bersama seluruh masyarakat. Menurutnya, pemerintah juga harus memberikan penghargaan bagi masyarakat yang taat aturan soal pembuangan sampah, terutama sampah rumah tangga.

&quot;Nah, saya pikir Pak Ganjar-Mahfud punya trobosan stick and care ke dalam posisi limbah rumah tangga itu. Stick and care itu artinya kalau dia berhasil dapet reward kalau belum akan ada punisment. Itu artinya melatih kebiasaan,&quot; pungkasnya.

Sebagaimana diketahui ada empat poin komitmen sektor prioritas Ganjar-Mahfud terkait ekonomi hijau antara lain;



1. Energi Terbarukan



Dalam visi Ganjar-Mahfud, sektor energi terbarukan mendapat prioritas utama. Mereka berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam matriks energi nasional, yang mencakup pengembangan tenaga surya, angin, hidroelektrik, dan bioenergi. Hal ini tidak hanya akan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil tetapi juga membantu dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

BACA JUGA:
Diterjang Puting Beliung, 12 Rumah di Sawangan Rusak, 1 Orang Luka Tertimpa Asbes




2. Pertanian Berkelanjutan



Sektor pertanian, yang merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia, juga menjadi fokus dalam transformasi ke ekonomi hijau. Ganjar-Mahfud berencana untuk mengintegrasikan praktik pertanian yang ramah lingkungan dan efisien, yang dapat meningkatkan produktivitas sambil menjaga keberlanjutan sumber daya alam.



3. Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang



Komitmen terhadap pengelolaan sampah yang lebih efisien dan sistem daur ulang yang luas juga menjadi bagian penting dari ekonomi hijau. Hal ini akan berkontribusi pada pengurangan limbah, pengelolaan sumber daya yang lebih baik, dan penciptaan lapangan kerja di sektor pengelolaan limbah.

BACA JUGA:
Terkuak! Ini Identitas Wanita Bunuh Diri di Gedung Filkom Universitas Brawijaya




4. Pariwisata Berkelanjutan



Pariwisata, sebagai sektor penting lainnya, akan diarahkan untuk mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan. Ini meliputi pengembangan destinasi wisata yang ramah lingkungan, menghargai kebudayaan lokal, dan memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat.



Visi ekonomi hijau Ganjar-Mahfud tidak hanya tentang pelestarian lingkungan, tetapi juga tentang menciptakan keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan sosial.







Dengan menekankan pada inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan, rencana ini berupaya membawa Indonesia ke masa depan yang lebih cerah dan lestari, sesuai dengan cita-cita dan harapan bangsa menjelang tahun 2045.







Strategi ini menandai langkah maju penting bagi Indonesia dalam memimpin perubahan menuju masa depan yang berkelanjutan, inklusif, dan makmur.</content:encoded></item></channel></rss>
