<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Ojol di Skybridge Bojonggede Dimintai Uang oleh Komunitas, Begini Faktanya</title><description>&amp;nbsp;
Dalam video beredar, tampak seorang pria berbaju hitam bersama rekannya tengah berbincang dengan ojol lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/14/338/2938445/viral-ojol-di-skybridge-bojonggede-dimintai-uang-oleh-komunitas-begini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/14/338/2938445/viral-ojol-di-skybridge-bojonggede-dimintai-uang-oleh-komunitas-begini-faktanya"/><item><title>Viral Ojol di Skybridge Bojonggede Dimintai Uang oleh Komunitas, Begini Faktanya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/14/338/2938445/viral-ojol-di-skybridge-bojonggede-dimintai-uang-oleh-komunitas-begini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/14/338/2938445/viral-ojol-di-skybridge-bojonggede-dimintai-uang-oleh-komunitas-begini-faktanya</guid><pubDate>Kamis 14 Desember 2023 01:02 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/14/338/2938445/viral-ojol-di-skybridge-bojonggede-dimintai-uang-oleh-komunitas-begini-faktanya-9xLuvsYxEE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral ojol diminta uang oleh komunitas di Skybridge Bojonggede (Foto: Putra R)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/14/338/2938445/viral-ojol-di-skybridge-bojonggede-dimintai-uang-oleh-komunitas-begini-faktanya-9xLuvsYxEE.jpg</image><title>Viral ojol diminta uang oleh komunitas di Skybridge Bojonggede (Foto: Putra R)</title></images><description>BOGOR - Beredar video di media sosial diduga pungutan liar (pungli) kepada para ojol di kawasan Skybridge Stasiun Bojonggede, Kabupatan Bogor. Di mana, para pengemudi ojol diduga dimintai pungutan uang Rp3 ribu oleh komunitas ojol.

Dalam video beredar, tampak seorang pria berbaju hitam bersama rekannya tengah berbincang dengan ojol lainnya. Terdengar, pria itu meminta uang sebesar Rp3 ribu kepada para ojol di kawasan itu.

BACA JUGA:
Respons Polda Metro soal Tudingan Firli Bahuri Terkait Intervensi Pimpinan KPK


Koordinator Ojol, Windu memberikan klarifikasi terkait beredarnya video tersebut. Uang sebesar Rp3 ribu itu direncanakan untuk membuat shelter ojol.

&quot;Jadi pungutan Rp3 ribu itu untuk shelter seperti bangku, pemasangan banner. Jadi, teman-teman mohon maaf bahasa yang kemarin di video itu saya, yang bilang Rp3 ribu untuk koordinasi,&quot; kata Windu kepada wartawan, Rabu (13/12/2023).

BACA JUGA:
 Viral! Geng Motor Bersajam Serang Warga di Kawasan Sunter&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Pungutan tersebut baru dimulai pada 11 Desember 2023. Windu pun menegaskan bahwa uang Rp3 ribu dipungut bukan per sewa tetapi per hari.

&quot;Mulai kemarin tanggal 11 (Desember). Jadi per hari bukan per sewa, jadi misalnya mereka di sini, itu per hari sampai malam sampai kereta habis,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Firli Bongkar Dugaan Intervensi ke Pimpinan KPK di Kasus Suap Proyek Jalur Kereta


Selain itu, pungutan itu diakuinya bersifat sukarela dan tidak memaksa. Dipastikannya, uang itu digunakan untuk kebutuhan para ojol di skybridge.

&quot;Nanti dirembukkan sama teman-teman yang lain, karena fasilitas di sini juga biar nggak kehujanan, buat bangku customer juga ada, jadi customer juga nyaman. Nanti mungkin kita rembukkan lagi sama anak-anak apakah masih Rp3 ribu atau berapa, nanti dirembukkan sama rekan-rekan ojol,&quot; ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Camat Bojonggede Tenny Ramdhani mengatakan bahwa kejadian ini menjadi pembelajaran untuk semua. Apalagi, jangan mencatut nama apalagi instansi dengan mudah.



&quot;Terkait viralnya dengan kejadian ini kami sangat tentunya tidak menginginkan lagi terjadi demikian, ini menjadi pembelajaran untuk kita semua. Saya atas nama masyarakat Bojonggede tentunya kejadian ini memohon maaf kepada seluruh pihak unsur TNI, Polri, Dishub, terkait apa yang disampaikan warga kami ini menjadi pembelajaran buat kami, ucap Tenny.

BACA JUGA:
 Kasus Mayat Wanita Dilakban di Bekasi, Polisi: Korban Dibunuh dengan Racun Tikus&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Diharapkan, apa yang disampaikan para ojol untuk mendapat fasilitas di Skybridge Stasiun Bojonggede bisa terealisasi. Nantinya, akan berkoordinasi dengan kepala Terminal Bojonggede dan pihak-pihak lainnya.



&quot;Apa yang disampaikan mudah-mudahan rekan ojek online ini bisa terfasilitasi di terminal, dan kami akan berkoordinasi dengan kepala terminal Bojonggede dapat terakomodir, sehingga pengemudi online bisa nyaman dan penumpang nyaman,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>BOGOR - Beredar video di media sosial diduga pungutan liar (pungli) kepada para ojol di kawasan Skybridge Stasiun Bojonggede, Kabupatan Bogor. Di mana, para pengemudi ojol diduga dimintai pungutan uang Rp3 ribu oleh komunitas ojol.

Dalam video beredar, tampak seorang pria berbaju hitam bersama rekannya tengah berbincang dengan ojol lainnya. Terdengar, pria itu meminta uang sebesar Rp3 ribu kepada para ojol di kawasan itu.

BACA JUGA:
Respons Polda Metro soal Tudingan Firli Bahuri Terkait Intervensi Pimpinan KPK


Koordinator Ojol, Windu memberikan klarifikasi terkait beredarnya video tersebut. Uang sebesar Rp3 ribu itu direncanakan untuk membuat shelter ojol.

&quot;Jadi pungutan Rp3 ribu itu untuk shelter seperti bangku, pemasangan banner. Jadi, teman-teman mohon maaf bahasa yang kemarin di video itu saya, yang bilang Rp3 ribu untuk koordinasi,&quot; kata Windu kepada wartawan, Rabu (13/12/2023).

BACA JUGA:
 Viral! Geng Motor Bersajam Serang Warga di Kawasan Sunter&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Pungutan tersebut baru dimulai pada 11 Desember 2023. Windu pun menegaskan bahwa uang Rp3 ribu dipungut bukan per sewa tetapi per hari.

&quot;Mulai kemarin tanggal 11 (Desember). Jadi per hari bukan per sewa, jadi misalnya mereka di sini, itu per hari sampai malam sampai kereta habis,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Firli Bongkar Dugaan Intervensi ke Pimpinan KPK di Kasus Suap Proyek Jalur Kereta


Selain itu, pungutan itu diakuinya bersifat sukarela dan tidak memaksa. Dipastikannya, uang itu digunakan untuk kebutuhan para ojol di skybridge.

&quot;Nanti dirembukkan sama teman-teman yang lain, karena fasilitas di sini juga biar nggak kehujanan, buat bangku customer juga ada, jadi customer juga nyaman. Nanti mungkin kita rembukkan lagi sama anak-anak apakah masih Rp3 ribu atau berapa, nanti dirembukkan sama rekan-rekan ojol,&quot; ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Camat Bojonggede Tenny Ramdhani mengatakan bahwa kejadian ini menjadi pembelajaran untuk semua. Apalagi, jangan mencatut nama apalagi instansi dengan mudah.



&quot;Terkait viralnya dengan kejadian ini kami sangat tentunya tidak menginginkan lagi terjadi demikian, ini menjadi pembelajaran untuk kita semua. Saya atas nama masyarakat Bojonggede tentunya kejadian ini memohon maaf kepada seluruh pihak unsur TNI, Polri, Dishub, terkait apa yang disampaikan warga kami ini menjadi pembelajaran buat kami, ucap Tenny.

BACA JUGA:
 Kasus Mayat Wanita Dilakban di Bekasi, Polisi: Korban Dibunuh dengan Racun Tikus&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Diharapkan, apa yang disampaikan para ojol untuk mendapat fasilitas di Skybridge Stasiun Bojonggede bisa terealisasi. Nantinya, akan berkoordinasi dengan kepala Terminal Bojonggede dan pihak-pihak lainnya.



&quot;Apa yang disampaikan mudah-mudahan rekan ojek online ini bisa terfasilitasi di terminal, dan kami akan berkoordinasi dengan kepala terminal Bojonggede dapat terakomodir, sehingga pengemudi online bisa nyaman dan penumpang nyaman,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
