<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Capai 1 Kilometer</title><description>&amp;nbsp;
Berdasarkan data magma Indonesia tercatat, letusan perdana pada Kamis (14/12/2023) ini terjadi pada pukul 05.37 WIB.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/14/340/2938674/gunung-anak-krakatau-erupsi-abu-vulkanik-capai-1-kilometer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/14/340/2938674/gunung-anak-krakatau-erupsi-abu-vulkanik-capai-1-kilometer"/><item><title>Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Capai 1 Kilometer</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/14/340/2938674/gunung-anak-krakatau-erupsi-abu-vulkanik-capai-1-kilometer</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/14/340/2938674/gunung-anak-krakatau-erupsi-abu-vulkanik-capai-1-kilometer</guid><pubDate>Kamis 14 Desember 2023 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/14/340/2938674/gunung-anak-krakatau-erupsi-abu-vulkanik-capai-1-kilometer-uhX7X1Eo91.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau erupsi/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/14/340/2938674/gunung-anak-krakatau-erupsi-abu-vulkanik-capai-1-kilometer-uhX7X1Eo91.jpg</image><title>Gunung Anak Krakatau erupsi/Foto: Istimewa</title></images><description>


LAMPUNG SELATAN - Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali erupsi dan menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter pada Kamis (14/12/2023) pagi.
Berdasarkan data magma Indonesia tercatat, letusan perdana pada Kamis (14/12/2023) ini terjadi pada pukul 05.37 WIB.

BACA JUGA:
Pelaku Aniaya Istri Secara Sadis di Bekasi Menyerahkan Diri ke Polisi

Dari data tersebut diketahui ketinggian kolom letusan yang teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak atau 1.157 meter di atas permukaan laut. Erupsi yang teramati serta terekam di seismograf mencatat kolom abu tebal berwarna kelabu mengarah ke Utara.
Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau Lampung Andi Suwardi mengatakan, erupsi dengan semburan abu vulkanik cukup tinggi merupakan erupsi pertama di hari ini.

BACA JUGA:
68 Rumah di Sukabumi Rusak Akibat Gempa M4,6, Begini Penampakannya

&quot;Iya hari ini terjadi lagi erupsi, ini yang pertama di hari ini. Erupsi tadi pagi sekitar pukul 05.30 WIB,&quot; ujar Andi, Kamis (14/12).
Menurut Andi, erupsi yang terjadi beberapa hari belakangan masih tergolong normal dalam pembentukan badan baru.
&quot;Masih normal, ini kan suatu proses pembentukan badan baru,&quot; kata dia.
Sejak kemarin hingga hari, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Vulkanologi (PVMBG) mencatat ada 7 kali erupsi GAK yang terekam seismograf.&quot;Jika dari kemarin, ada 7 kali erupsi,&quot; ucapnya.
Namun demikian, Andi tetap mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar GAK dengan jarak yang telah ditentukan. Meski GAK erupsi, lanjutnya, untuk statusnya masih dalam siaga level III.
&quot;Kami tetap mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di dekat GAK dengan radius 5 kilometer. Untuk statusnya masih dalam siaga level III,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>


LAMPUNG SELATAN - Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali erupsi dan menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter pada Kamis (14/12/2023) pagi.
Berdasarkan data magma Indonesia tercatat, letusan perdana pada Kamis (14/12/2023) ini terjadi pada pukul 05.37 WIB.

BACA JUGA:
Pelaku Aniaya Istri Secara Sadis di Bekasi Menyerahkan Diri ke Polisi

Dari data tersebut diketahui ketinggian kolom letusan yang teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak atau 1.157 meter di atas permukaan laut. Erupsi yang teramati serta terekam di seismograf mencatat kolom abu tebal berwarna kelabu mengarah ke Utara.
Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau Lampung Andi Suwardi mengatakan, erupsi dengan semburan abu vulkanik cukup tinggi merupakan erupsi pertama di hari ini.

BACA JUGA:
68 Rumah di Sukabumi Rusak Akibat Gempa M4,6, Begini Penampakannya

&quot;Iya hari ini terjadi lagi erupsi, ini yang pertama di hari ini. Erupsi tadi pagi sekitar pukul 05.30 WIB,&quot; ujar Andi, Kamis (14/12).
Menurut Andi, erupsi yang terjadi beberapa hari belakangan masih tergolong normal dalam pembentukan badan baru.
&quot;Masih normal, ini kan suatu proses pembentukan badan baru,&quot; kata dia.
Sejak kemarin hingga hari, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Vulkanologi (PVMBG) mencatat ada 7 kali erupsi GAK yang terekam seismograf.&quot;Jika dari kemarin, ada 7 kali erupsi,&quot; ucapnya.
Namun demikian, Andi tetap mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar GAK dengan jarak yang telah ditentukan. Meski GAK erupsi, lanjutnya, untuk statusnya masih dalam siaga level III.
&quot;Kami tetap mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di dekat GAK dengan radius 5 kilometer. Untuk statusnya masih dalam siaga level III,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
