<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebohongan Israel, Gunakan Narasi Pembelaan Diri untuk Tutupi Kebrutalan di Gaza</title><description>Dubes Iran menegaskan bahwa tidak ada alasan yang membenarkan pembunuhan terhadap warga sipil di Gaza.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/15/18/2939432/kebohongan-israel-gunakan-narasi-pembelaan-diri-untuk-tutupi-kebrutalan-di-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/15/18/2939432/kebohongan-israel-gunakan-narasi-pembelaan-diri-untuk-tutupi-kebrutalan-di-gaza"/><item><title>Kebohongan Israel, Gunakan Narasi Pembelaan Diri untuk Tutupi Kebrutalan di Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/15/18/2939432/kebohongan-israel-gunakan-narasi-pembelaan-diri-untuk-tutupi-kebrutalan-di-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/15/18/2939432/kebohongan-israel-gunakan-narasi-pembelaan-diri-untuk-tutupi-kebrutalan-di-gaza</guid><pubDate>Jum'at 15 Desember 2023 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/15/18/2939432/kebohongan-israel-gunakan-narasi-pembelaan-diri-untuk-tutupi-kebrutalan-di-gaza-jISCbGCMaN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammed Boroujerdi. (Foto: Okezone TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/15/18/2939432/kebohongan-israel-gunakan-narasi-pembelaan-diri-untuk-tutupi-kebrutalan-di-gaza-jISCbGCMaN.jpg</image><title>Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammed Boroujerdi. (Foto: Okezone TV)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNS8xLzE3NTE3My81L3g4cWt5eTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Narasi pembelaan diri yang didengungkan Israel untuk membenarkan tindakan brutal dan genosida yang dilakukan di Gaza adalah sebuah kebohongan. Menurut Duta Besar Iran narasi pembelaan diri, yang banyak disebutkan oleh media Barat dan arus utama itu tidak bisa digunakan Israel untuk menyerang warga sipil.

BACA JUGA:
Dubes Iran: Konflik di Gaza Adalah Genosida Israel Terhadap Rakyat Palestina&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Bela diri tidak didefinisikan untuk Israel dan merupakan sebuah narasi yang keliru untuk menutupi kebrutalan yang dilakukan rezim zionis Israel,&amp;rdquo; kata Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammed Boroujerdi, saat berbicara dalam program Special Dialog Okezone.
Dia menegaskan bahwa tidak ada alasan yang membenarkan warga sipil, wanita dan anak-anak untuk dijadikan korban dan sasaran serangan.

BACA JUGA:
Special Dialogue: Altenatif Solusi Dua Negara untuk Masa Depan Palestina

&amp;ldquo;Semua pihak yang cinta kepada keadilan, bisa menilai bahwa tidak ada alasan apapun untuk masyarakat sipil dijadikan korban, perempuan dan anak-anak dijadikan korban, penghancuran kota secara masif dilakukan dan ini merupakan hal-hal yang tidak bisa dibenarkan dengan tolak ukur apapun,&amp;rdquo; ujarnya.
Iran menyebut tindakan Israel di Gaza sebagai sebuah genosida dan memperingatkan bahwa rezim zionis tidak akan berhenti hanya sampai di Gaza, tetapi akan melakukan hal serupa di wilayah-wilayah Palestina lainnya. Menurut Boroujerdi, Hamas hanya dijadikan alasan oleh Israel untuk melakukan genosida terhadap orang-orang Palestina.
&amp;ldquo;Genosida yang sedang dilakukan oleh rezim zionis terhadap bangsa Palestina tidak berhubungan dengan Hamas,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Mereka tidak akan berhenti di Gaza, setelah Gaza mereka akan datang ke Tepi Barat. setelah Tepi Barat, mereka akan ke bagian-bagian lain. sehingga seluruh Palestina dan bahkan negara-negara Islam lainnya.&amp;rdquo;

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNS8xLzE3NTE3My81L3g4cWt5eTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Narasi pembelaan diri yang didengungkan Israel untuk membenarkan tindakan brutal dan genosida yang dilakukan di Gaza adalah sebuah kebohongan. Menurut Duta Besar Iran narasi pembelaan diri, yang banyak disebutkan oleh media Barat dan arus utama itu tidak bisa digunakan Israel untuk menyerang warga sipil.

BACA JUGA:
Dubes Iran: Konflik di Gaza Adalah Genosida Israel Terhadap Rakyat Palestina&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Bela diri tidak didefinisikan untuk Israel dan merupakan sebuah narasi yang keliru untuk menutupi kebrutalan yang dilakukan rezim zionis Israel,&amp;rdquo; kata Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammed Boroujerdi, saat berbicara dalam program Special Dialog Okezone.
Dia menegaskan bahwa tidak ada alasan yang membenarkan warga sipil, wanita dan anak-anak untuk dijadikan korban dan sasaran serangan.

BACA JUGA:
Special Dialogue: Altenatif Solusi Dua Negara untuk Masa Depan Palestina

&amp;ldquo;Semua pihak yang cinta kepada keadilan, bisa menilai bahwa tidak ada alasan apapun untuk masyarakat sipil dijadikan korban, perempuan dan anak-anak dijadikan korban, penghancuran kota secara masif dilakukan dan ini merupakan hal-hal yang tidak bisa dibenarkan dengan tolak ukur apapun,&amp;rdquo; ujarnya.
Iran menyebut tindakan Israel di Gaza sebagai sebuah genosida dan memperingatkan bahwa rezim zionis tidak akan berhenti hanya sampai di Gaza, tetapi akan melakukan hal serupa di wilayah-wilayah Palestina lainnya. Menurut Boroujerdi, Hamas hanya dijadikan alasan oleh Israel untuk melakukan genosida terhadap orang-orang Palestina.
&amp;ldquo;Genosida yang sedang dilakukan oleh rezim zionis terhadap bangsa Palestina tidak berhubungan dengan Hamas,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Mereka tidak akan berhenti di Gaza, setelah Gaza mereka akan datang ke Tepi Barat. setelah Tepi Barat, mereka akan ke bagian-bagian lain. sehingga seluruh Palestina dan bahkan negara-negara Islam lainnya.&amp;rdquo;

</content:encoded></item></channel></rss>
