<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI Cetak 39 Ulama Ahli Tafsir Berbasis Teknologi Informasi di Bekasi</title><description>Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi regerasi di kalangan ulama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/15/338/2939691/mui-cetak-39-ulama-ahli-tafsir-berbasis-teknologi-informasi-di-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/15/338/2939691/mui-cetak-39-ulama-ahli-tafsir-berbasis-teknologi-informasi-di-bekasi"/><item><title>MUI Cetak 39 Ulama Ahli Tafsir Berbasis Teknologi Informasi di Bekasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/15/338/2939691/mui-cetak-39-ulama-ahli-tafsir-berbasis-teknologi-informasi-di-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/15/338/2939691/mui-cetak-39-ulama-ahli-tafsir-berbasis-teknologi-informasi-di-bekasi</guid><pubDate>Jum'at 15 Desember 2023 20:31 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Malik M</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/15/338/2939691/mui-cetak-39-ulama-ahli-tafsir-berbasis-teknologi-informasi-di-bekasi-PYVitwtzcw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MUI Cetak 39 Ulama Ahli Tafsir di Bekasi/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/15/338/2939691/mui-cetak-39-ulama-ahli-tafsir-berbasis-teknologi-informasi-di-bekasi-PYVitwtzcw.jpg</image><title>MUI Cetak 39 Ulama Ahli Tafsir di Bekasi/ist</title></images><description>
BEKASI - Program Pendidikan Kader Ulama (PKU) yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencetak 39 Ulama Ahli Tafsir Berbasis Informasi Teknologi (IT).
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, para ulama memiliki peran penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan, agar tetap terpelihara dan terjaga. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi regerasi di kalangan ulama.

BACA JUGA:
Masa Tunggu Capai 20 Tahun, BPKH dan MUI Imbau Generasi Muda Daftar Haji Sejak Dini

&amp;ldquo;Kontribusi para ulama begitu strategis sebagai paku bumi untuk tetap menjaga karakter masyarakat tetap kokoh di tengah terjangan industrialisasi, gelombang kedatangan penduduk dari berbagai suku, agama, bahkan bangsa,&amp;rdquo;ujarnya, Jumat (15/12/2023).
Melalui Pendidikan Kader Ulama ini kita berikhtiar agar peran ulama ini dari generasi ke generasi bisa tetap terpelihara, dan bisa melanjutkan estafet ini dengan keistiqomahan, ketawadhuan dan berbagai sikap yang sudah ditunjukkan teladannya oleh para ulama.
Dani juga menyampaikan apresiasi kepada segenap jajaran pengurus MUI Kabupaten Bekasi dan semua pihak yang turut mendukung program PKU, sehingga mampu melahirkan ulama-ulama ahli tafsir yang dapat menyebarkan Islam Islam wasathiyah (moderat) yang Rahmatan Lil alamin.

BACA JUGA:
Soal Penistaan Agama, MUI: Maafkan Komika Aulia Rakhman, tapi Proses Hukum Tetap Jalan

&quot;Tentu karena manusia itu ada aspek akhlak selain ilmu dan keterampilan, dan ini menjadi kunci kemanusiaan. Kalau pengetahuan saja mungkin bisa dilatih tapi karakter manusia dibentuk dan di situ juga peran ulama sebagai pembentuk akhlak, karena agama diturunkan untuk memperbaiki akhlak kemudian tauhid,&amp;rdquo;ujarnya.
&amp;rdquo;Oleh karena itu kita butuh kader-kader ulama seperti ini untuk tetap hadir di Kabupaten Bekasi,&quot;tutup Dani.
Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bekasi, KH Muhidin Kamal menambahkan, program PKU yang diselenggarakan selama 6 bulan sejak Juli 2023 merupakan bagian dari program tahunan MUI Kabupaten Bekasi.Secara intensif setiap pekan para peserta dibekali dengan keilmuan atau kompetensi mengenai tafsir, moderasi beragama, serta kecakapan dalam penggunaan teknologi digital sebagai pendukung kegiatan dakwah kedepannya.
&quot;Dalam penyelenggaraan program PKU ini kita mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan fasilitas laptop dan sejumlah akomodasi lainnya, hal ini tentu menjadi bukti kolaborasi antara ulama dan umaro,&quot; tuturnya.
Dia juga meminta, lulusan PKU angkatan pertama ini dapat hadir untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, baik di masjid, kegiatan peringatan Hari Besar Islam, maupun di semua lini dan tingkatan, sehingga umat mendapatkan pencerahan yang lebih luas lagi bahwa agama tidak hanya berbicara soal akidah tapi juga seluruh aspek kehidupan dan bernegara.
&quot;Kita ingin ulama-ulama yang akan datang adalah ulama yang memikirkan soal agama dan juga langsung tentang kebangsaan, kenegaraan, tentang ekonomi, adat istiadat dan budaya. Jadi bahwa ulama itu yanzhurul ummah birrohmah,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>
BEKASI - Program Pendidikan Kader Ulama (PKU) yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencetak 39 Ulama Ahli Tafsir Berbasis Informasi Teknologi (IT).
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, para ulama memiliki peran penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan, agar tetap terpelihara dan terjaga. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi regerasi di kalangan ulama.

BACA JUGA:
Masa Tunggu Capai 20 Tahun, BPKH dan MUI Imbau Generasi Muda Daftar Haji Sejak Dini

&amp;ldquo;Kontribusi para ulama begitu strategis sebagai paku bumi untuk tetap menjaga karakter masyarakat tetap kokoh di tengah terjangan industrialisasi, gelombang kedatangan penduduk dari berbagai suku, agama, bahkan bangsa,&amp;rdquo;ujarnya, Jumat (15/12/2023).
Melalui Pendidikan Kader Ulama ini kita berikhtiar agar peran ulama ini dari generasi ke generasi bisa tetap terpelihara, dan bisa melanjutkan estafet ini dengan keistiqomahan, ketawadhuan dan berbagai sikap yang sudah ditunjukkan teladannya oleh para ulama.
Dani juga menyampaikan apresiasi kepada segenap jajaran pengurus MUI Kabupaten Bekasi dan semua pihak yang turut mendukung program PKU, sehingga mampu melahirkan ulama-ulama ahli tafsir yang dapat menyebarkan Islam Islam wasathiyah (moderat) yang Rahmatan Lil alamin.

BACA JUGA:
Soal Penistaan Agama, MUI: Maafkan Komika Aulia Rakhman, tapi Proses Hukum Tetap Jalan

&quot;Tentu karena manusia itu ada aspek akhlak selain ilmu dan keterampilan, dan ini menjadi kunci kemanusiaan. Kalau pengetahuan saja mungkin bisa dilatih tapi karakter manusia dibentuk dan di situ juga peran ulama sebagai pembentuk akhlak, karena agama diturunkan untuk memperbaiki akhlak kemudian tauhid,&amp;rdquo;ujarnya.
&amp;rdquo;Oleh karena itu kita butuh kader-kader ulama seperti ini untuk tetap hadir di Kabupaten Bekasi,&quot;tutup Dani.
Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bekasi, KH Muhidin Kamal menambahkan, program PKU yang diselenggarakan selama 6 bulan sejak Juli 2023 merupakan bagian dari program tahunan MUI Kabupaten Bekasi.Secara intensif setiap pekan para peserta dibekali dengan keilmuan atau kompetensi mengenai tafsir, moderasi beragama, serta kecakapan dalam penggunaan teknologi digital sebagai pendukung kegiatan dakwah kedepannya.
&quot;Dalam penyelenggaraan program PKU ini kita mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan fasilitas laptop dan sejumlah akomodasi lainnya, hal ini tentu menjadi bukti kolaborasi antara ulama dan umaro,&quot; tuturnya.
Dia juga meminta, lulusan PKU angkatan pertama ini dapat hadir untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, baik di masjid, kegiatan peringatan Hari Besar Islam, maupun di semua lini dan tingkatan, sehingga umat mendapatkan pencerahan yang lebih luas lagi bahwa agama tidak hanya berbicara soal akidah tapi juga seluruh aspek kehidupan dan bernegara.
&quot;Kita ingin ulama-ulama yang akan datang adalah ulama yang memikirkan soal agama dan juga langsung tentang kebangsaan, kenegaraan, tentang ekonomi, adat istiadat dan budaya. Jadi bahwa ulama itu yanzhurul ummah birrohmah,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
