<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Praktik Mafia Sepak Bola Dibongkar Polri, Perindo: Langkah Positif Atasi Match Fixing   </title><description>Ketua DPW Partai Perindo DKI Jakarta, Effendi Syahputra mengapresiasi komitmen Polri dalam memberantas mafia sepak bola&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/16/1/2939889/praktik-mafia-sepak-bola-dibongkar-polri-perindo-langkah-positif-atasi-match-fixing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/16/1/2939889/praktik-mafia-sepak-bola-dibongkar-polri-perindo-langkah-positif-atasi-match-fixing"/><item><title>Praktik Mafia Sepak Bola Dibongkar Polri, Perindo: Langkah Positif Atasi Match Fixing   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/16/1/2939889/praktik-mafia-sepak-bola-dibongkar-polri-perindo-langkah-positif-atasi-match-fixing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/16/1/2939889/praktik-mafia-sepak-bola-dibongkar-polri-perindo-langkah-positif-atasi-match-fixing</guid><pubDate>Sabtu 16 Desember 2023 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/16/1/2939889/praktik-mafia-sepak-bola-dibongkar-polri-perindo-langkah-positif-atasi-match-fixing-bK9JBOttV5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPW Perindo DKI Jakarta, Effendy Syahputra (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/16/1/2939889/praktik-mafia-sepak-bola-dibongkar-polri-perindo-langkah-positif-atasi-match-fixing-bK9JBOttV5.jpg</image><title>Ketua DPW Perindo DKI Jakarta, Effendy Syahputra (foto: dok ist)</title></images><description>
JAKARTA - Ketua DPW Partai Perindo DKI Jakarta,&amp;nbsp;Effendi&amp;nbsp;Syahputra mengapresiasi komitmen Polri dalam memberantas mafia sepak bola di Tanah Air. Langkah tersebut perlu didukung untuk mewujudkan sepak bola Indonesia yang bersih dan maju.

&quot;Saya pikir ini langkah positif, bahwa maraknya praktik perjudian pertandingan sepak bola memang sejalan dengan adanya match fixing di beberapa pertandingan baik Liga 1 maupub Liga 2,&quot; kata Effendi kepada wartawan, Jumat 15 Desember 2023.

Effendi -- yang juga merupakan Caleg DPRD Dapil 7 ini -- mengatakan, dengan gencarnya Polri mengungkap praktik mafia diharapkan dapat memajukan sepak bola Indonesia.

BACA JUGA:
Polri Bikin Mafia Bola Mati Kutu, Jokowi Acungi Dua Jempol

&quot;Sampai (memberantas) di pelaksanaan match fixing di lapangan tentu akan membawa kebaikan buat sepak bola nasional ke depan. Tentu semua masyarakat pecinta sepak bola nasional sangat mendukung upaya Polri dalam memberantas mafia judi maupun pelaku-pelaku match fixing dalan sepak bola kita,&quot; tegas Effendi Syahputra  yang juga merupakan CEO PSPS Pekanbaru ini.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Antimafia Bola Polri kembali menangkap Vigit Waluyo sebagai tersangka kasus dugaan pengaturan skor atau match fixing sepak bola Liga 2.

Dia sebelumnya pernah ditangkap atas kasus serupa pada 2019.

BACA JUGA:
Apresiasi Satgas Mafia Bola Tetapkan Tersangka, Jokowi: Jangan Berhenti di Sini

Wakabareskrim Polri selaku Kepala Satgas Antimafia Bola, Irjen Asep Edi Suheri mengatakan, pihaknya telah menetapkan tujuh orang tersangka lainnya. Tujuh orang tersebut di antaranya empat wasit bernama Khairuddin, Reza Pahlevi, Agung Setiawan, dan Ratawi.

Satu orang asisten manager club bernama Dewanto Rahadmoyo Nugroho, satu orang LO wasit bernama Kartiko Mustikaningtyas, dan satu orang yang berstatus DPO bernama Gregorius Andi Setyo. Mereka ditetapkan sebagai tersangka, bersamaan dengan ditahannya Vigit.</description><content:encoded>
JAKARTA - Ketua DPW Partai Perindo DKI Jakarta,&amp;nbsp;Effendi&amp;nbsp;Syahputra mengapresiasi komitmen Polri dalam memberantas mafia sepak bola di Tanah Air. Langkah tersebut perlu didukung untuk mewujudkan sepak bola Indonesia yang bersih dan maju.

&quot;Saya pikir ini langkah positif, bahwa maraknya praktik perjudian pertandingan sepak bola memang sejalan dengan adanya match fixing di beberapa pertandingan baik Liga 1 maupub Liga 2,&quot; kata Effendi kepada wartawan, Jumat 15 Desember 2023.

Effendi -- yang juga merupakan Caleg DPRD Dapil 7 ini -- mengatakan, dengan gencarnya Polri mengungkap praktik mafia diharapkan dapat memajukan sepak bola Indonesia.

BACA JUGA:
Polri Bikin Mafia Bola Mati Kutu, Jokowi Acungi Dua Jempol

&quot;Sampai (memberantas) di pelaksanaan match fixing di lapangan tentu akan membawa kebaikan buat sepak bola nasional ke depan. Tentu semua masyarakat pecinta sepak bola nasional sangat mendukung upaya Polri dalam memberantas mafia judi maupun pelaku-pelaku match fixing dalan sepak bola kita,&quot; tegas Effendi Syahputra  yang juga merupakan CEO PSPS Pekanbaru ini.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Antimafia Bola Polri kembali menangkap Vigit Waluyo sebagai tersangka kasus dugaan pengaturan skor atau match fixing sepak bola Liga 2.

Dia sebelumnya pernah ditangkap atas kasus serupa pada 2019.

BACA JUGA:
Apresiasi Satgas Mafia Bola Tetapkan Tersangka, Jokowi: Jangan Berhenti di Sini

Wakabareskrim Polri selaku Kepala Satgas Antimafia Bola, Irjen Asep Edi Suheri mengatakan, pihaknya telah menetapkan tujuh orang tersangka lainnya. Tujuh orang tersebut di antaranya empat wasit bernama Khairuddin, Reza Pahlevi, Agung Setiawan, dan Ratawi.

Satu orang asisten manager club bernama Dewanto Rahadmoyo Nugroho, satu orang LO wasit bernama Kartiko Mustikaningtyas, dan satu orang yang berstatus DPO bernama Gregorius Andi Setyo. Mereka ditetapkan sebagai tersangka, bersamaan dengan ditahannya Vigit.</content:encoded></item></channel></rss>
