<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Baliho Ganjar-Mahfud Dicopot di Banten, TPN: Bawaslu Segera Investigasi!</title><description>Selain peristiwa di Banten, pihaknya mengamati banyak pelanggaran sistematis lain yang terjadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/16/337/2940090/puluhan-baliho-ganjar-mahfud-dicopot-di-banten-tpn-bawaslu-segera-investigasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/16/337/2940090/puluhan-baliho-ganjar-mahfud-dicopot-di-banten-tpn-bawaslu-segera-investigasi"/><item><title>Puluhan Baliho Ganjar-Mahfud Dicopot di Banten, TPN: Bawaslu Segera Investigasi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/16/337/2940090/puluhan-baliho-ganjar-mahfud-dicopot-di-banten-tpn-bawaslu-segera-investigasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/16/337/2940090/puluhan-baliho-ganjar-mahfud-dicopot-di-banten-tpn-bawaslu-segera-investigasi</guid><pubDate>Sabtu 16 Desember 2023 21:44 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/16/337/2940090/puluhan-baliho-ganjar-mahfud-dicopot-di-banten-tpn-bawaslu-segera-investigasi-DVYbXmkF4j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puluhan Baliho Ganjar-Mahfud Hilang di Banten/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/16/337/2940090/puluhan-baliho-ganjar-mahfud-dicopot-di-banten-tpn-bawaslu-segera-investigasi-DVYbXmkF4j.jpg</image><title>Puluhan Baliho Ganjar-Mahfud Hilang di Banten/ist</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNi8xLzE3NTIyMS81L3g4cW1qZDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA-Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD menyesalkan tindakan pencopotan 70 alat peraga kampanye Mahfud MD di Banten.
Disusul, pemasangan baliho tak bertuan dengan gambar wajah Ganjar-Mahfud di Banten pada tempat-tempat yang tak diperkenankan.

Deputi Hukum TPN, Todung Mulya Lubis mengatakan, selain peristiwa di Banten, pihaknya mengamati banyak pelanggaran sistematis lain yang terjadi.
Misalnya terkait netralitas aparatur sipil negara, dukungan aparat pada salah satu pasangan calon, politisasi bansos, serta larangan kehadiran pasangan calon Ganjar-Mahfud di acara tertentu.

BACA JUGA:
Ganjar soal Transaksi Fantastis Temuan PPATK Jelang Pemilu: Yang Penting Sumbernya Benar, Tidak dari Kejahatan

&quot;Jika pelanggaran-pelanggaran seperti itu tak dikoreksi, maka Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden 2024 akan menjadi pemilu penuh dengan cacat, tidak melahirkan pemerintahan yang punya legitimasi, serta menjadi proses pemilu paling buruk dalam sejarah Indonesia,&quot; kata Todung dalam konferensi pers di Media Lounge TPN Ganjar-Mahfud, Sabtu (16/12/2023).

BACA JUGA:
Diberi Sorban Putih Saat Sowan ke Ponpes Modern Sirojul Munir, Ganjar Janji Jalankan Insentif Guru Agama

Wakil Ketua Panwaslu Pusat pada Pemilu 1999 itu mengajak, agar penyelenggara Pemilu 2024 kembali kepada Undang-Undang Pemilu dan Peraturan Pemilu, serta meminta Bawaslu untuk memastikan  keadilan bagi semua kontestan pemilihan umum.&quot;Kami meminta aparat pemerintahan, baik sipil maupun militer untuk menjaga harkat pemilu dan pilpres menjadi pemilihan umum yang bersih serta menghadirkan legitimasi bagi pemerintahan yang dihasilkan,&quot; tuturnya.

Dia menegaskan, TPN telah mengkomunikasikan ke Bawaslu terkait peristiwa di Banten dan meminta segera melakukan investigasi, baik terkait pencopotan baliho Mahfud MD, maupun pemasangan baliho tak bertuan yang seolah dipasang tim Ganjar-Mahfud di luar tempat semestinya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNi8xLzE3NTIyMS81L3g4cW1qZDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA-Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD menyesalkan tindakan pencopotan 70 alat peraga kampanye Mahfud MD di Banten.
Disusul, pemasangan baliho tak bertuan dengan gambar wajah Ganjar-Mahfud di Banten pada tempat-tempat yang tak diperkenankan.

Deputi Hukum TPN, Todung Mulya Lubis mengatakan, selain peristiwa di Banten, pihaknya mengamati banyak pelanggaran sistematis lain yang terjadi.
Misalnya terkait netralitas aparatur sipil negara, dukungan aparat pada salah satu pasangan calon, politisasi bansos, serta larangan kehadiran pasangan calon Ganjar-Mahfud di acara tertentu.

BACA JUGA:
Ganjar soal Transaksi Fantastis Temuan PPATK Jelang Pemilu: Yang Penting Sumbernya Benar, Tidak dari Kejahatan

&quot;Jika pelanggaran-pelanggaran seperti itu tak dikoreksi, maka Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden 2024 akan menjadi pemilu penuh dengan cacat, tidak melahirkan pemerintahan yang punya legitimasi, serta menjadi proses pemilu paling buruk dalam sejarah Indonesia,&quot; kata Todung dalam konferensi pers di Media Lounge TPN Ganjar-Mahfud, Sabtu (16/12/2023).

BACA JUGA:
Diberi Sorban Putih Saat Sowan ke Ponpes Modern Sirojul Munir, Ganjar Janji Jalankan Insentif Guru Agama

Wakil Ketua Panwaslu Pusat pada Pemilu 1999 itu mengajak, agar penyelenggara Pemilu 2024 kembali kepada Undang-Undang Pemilu dan Peraturan Pemilu, serta meminta Bawaslu untuk memastikan  keadilan bagi semua kontestan pemilihan umum.&quot;Kami meminta aparat pemerintahan, baik sipil maupun militer untuk menjaga harkat pemilu dan pilpres menjadi pemilihan umum yang bersih serta menghadirkan legitimasi bagi pemerintahan yang dihasilkan,&quot; tuturnya.

Dia menegaskan, TPN telah mengkomunikasikan ke Bawaslu terkait peristiwa di Banten dan meminta segera melakukan investigasi, baik terkait pencopotan baliho Mahfud MD, maupun pemasangan baliho tak bertuan yang seolah dipasang tim Ganjar-Mahfud di luar tempat semestinya.

</content:encoded></item></channel></rss>
