<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Hebat Landa Ponpes Salafi Miftahul Ulum Banten</title><description>Kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiel ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/16/340/2940100/kebakaran-hebat-landa-ponpes-salafi-miftahul-ulum-banten</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/16/340/2940100/kebakaran-hebat-landa-ponpes-salafi-miftahul-ulum-banten"/><item><title>Kebakaran Hebat Landa Ponpes Salafi Miftahul Ulum Banten</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/16/340/2940100/kebakaran-hebat-landa-ponpes-salafi-miftahul-ulum-banten</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/16/340/2940100/kebakaran-hebat-landa-ponpes-salafi-miftahul-ulum-banten</guid><pubDate>Sabtu 16 Desember 2023 21:59 WIB</pubDate><dc:creator>Iskandar Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/16/340/2940100/kebakaran-hebat-landa-ponpes-salafi-miftahul-ulum-banten-hUI4C6ppO4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran Landa Ponpes di Banten</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/16/340/2940100/kebakaran-hebat-landa-ponpes-salafi-miftahul-ulum-banten-hUI4C6ppO4.jpg</image><title>Kebakaran Landa Ponpes di Banten</title></images><description>


LEBAK- Kebakaran hebat melanda kawasan Kampung Oteng Cupu, Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (16/12/2023).
Dalam peristiwa itu, api menghanguskan Pondok Pesantren (Ponpes) Salafi Miftahul Ulum.   Kebakaran juga menimbulkan pekanikan warga sekitar.

BACA JUGA:
Dapat Bantuan dari Caleg Perindo Suripto, Korban Kebakaran di Menteng Berterima Kasih

Warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Sedikitnya 27 kamar santri hangus terbakar.
&quot;Jumlahnya 27 kamar habis, tingkat. Kitab-kitab, pakaian habis semua,&quot; ujar pemilik ponpes Anwar Rudih di lokasi.

BACA JUGA:
Kebakaran Melahap Area Food Court Lippo Mall Jakbar, Korban Jiwa Nihil

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menerjunkan dua unit mobil untuk memadamkan api. Kebakaran diduga akibat arus pendek (korsleting) listrik pada kamar santri.
&quot;Kayanya itu dari listrik yang korsleting, terus kami mau memadamkan tidak keburu karena bahannya dari kayu,&quot; ujarnya.Menurutnya, kejadian berlangsung begitu cepat, sehingga kobaran api menghanguskan bangunan tidak lebih dari satu jam. &quot;Cuma setengah jam doang habis,&quot; katanya.
Kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiel ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. &quot;Kurang pasti juga tapi ratusan juta habis karena kayu-kayunya juga mahal,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>


LEBAK- Kebakaran hebat melanda kawasan Kampung Oteng Cupu, Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (16/12/2023).
Dalam peristiwa itu, api menghanguskan Pondok Pesantren (Ponpes) Salafi Miftahul Ulum.   Kebakaran juga menimbulkan pekanikan warga sekitar.

BACA JUGA:
Dapat Bantuan dari Caleg Perindo Suripto, Korban Kebakaran di Menteng Berterima Kasih

Warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Sedikitnya 27 kamar santri hangus terbakar.
&quot;Jumlahnya 27 kamar habis, tingkat. Kitab-kitab, pakaian habis semua,&quot; ujar pemilik ponpes Anwar Rudih di lokasi.

BACA JUGA:
Kebakaran Melahap Area Food Court Lippo Mall Jakbar, Korban Jiwa Nihil

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menerjunkan dua unit mobil untuk memadamkan api. Kebakaran diduga akibat arus pendek (korsleting) listrik pada kamar santri.
&quot;Kayanya itu dari listrik yang korsleting, terus kami mau memadamkan tidak keburu karena bahannya dari kayu,&quot; ujarnya.Menurutnya, kejadian berlangsung begitu cepat, sehingga kobaran api menghanguskan bangunan tidak lebih dari satu jam. &quot;Cuma setengah jam doang habis,&quot; katanya.
Kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiel ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. &quot;Kurang pasti juga tapi ratusan juta habis karena kayu-kayunya juga mahal,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
