<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diskusi dengan Pengusaha Lokal, Alam Ganjar Bicara Pemerataan Pembangunan di Bali</title><description>&amp;nbsp;
Menurut Alam, dengan ketimpangan pemerataan tersebut, hal tersebut akan menimbulkan tantangan kemiskinan terhadap masyarakat</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/244/2940304/diskusi-dengan-pengusaha-lokal-alam-ganjar-bicara-pemerataan-pembangunan-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/17/244/2940304/diskusi-dengan-pengusaha-lokal-alam-ganjar-bicara-pemerataan-pembangunan-di-bali"/><item><title>Diskusi dengan Pengusaha Lokal, Alam Ganjar Bicara Pemerataan Pembangunan di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/244/2940304/diskusi-dengan-pengusaha-lokal-alam-ganjar-bicara-pemerataan-pembangunan-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/17/244/2940304/diskusi-dengan-pengusaha-lokal-alam-ganjar-bicara-pemerataan-pembangunan-di-bali</guid><pubDate>Minggu 17 Desember 2023 13:33 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/17/244/2940304/diskusi-dengan-pengusaha-lokal-alam-ganjar-bicara-pemerataan-pembangunan-di-bali-dM3o5jIUDx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alam Ganjar diskusi dengan pengusaha lokal di Bali (Foto: Anggie Ariesta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/17/244/2940304/diskusi-dengan-pengusaha-lokal-alam-ganjar-bicara-pemerataan-pembangunan-di-bali-dM3o5jIUDx.jpg</image><title>Alam Ganjar diskusi dengan pengusaha lokal di Bali (Foto: Anggie Ariesta)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNi8xLzE3NTIwOS81L3g4cW05MDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


BALI - Muhammad Zinedine Alam Ganjar, putra Calon Presiden (Capres) menilai pentingnya pemerataan pembangunan untuk lebih dioptimalkan di Pulau Dewata, agar tidak terjadi ketimpangan dan mendorong perekonomian di seluruh wilayah Bali semakin berkembang.

Hal tersebut diungkapkan putra capres nomor urut tiga itu saat melakukan pertemuan bersama sejumlah pengusaha lokal Bali, di Bebek Tepi Sawah, Tuban, Bali, Minggu (17/12/2023).

&quot;Pemerataan pembangunan jadi fokus perhatian di kawasan Bali, selama ini hanya Bali Selatan yang pembangunannya masif, ini yang jadi perhatian segenap pihak bagaimana pemerataan pembangunan itu bisa di optimalkan di seluruh wilayah Bali agar pertumbuhan sosial dan ekonominya pun semakin baik,&quot; kata Alam.

BACA JUGA:
Ganjar Ungkap Makna di Balik Jargon Sat Set


Menurut Alam, dengan ketimpangan pemerataan tersebut, hal tersebut akan menimbulkan tantangan kemiskinan terhadap masyarakat, karena selama ini pembangunan penunjang sektor pariwisata berada di Bali bagian selatan.

Terkait pembahasan mengenai jumlah wisatawan yang stagnan, Alam melihat perlu adanya analisis secara komprehensif dalam menentukan strategi dalam menyusun promosi wisata di Bali guna meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di Bali.

&quot;Kita perlu menganalisa data wisatawan yang datang di Bali selama ini, apakah didominasi atau mancanegara yang perlu ditingkatkan, nanti kalau udah ketemu dimana yang kurang baru diatur strategi peningkatannya seperti apa karena treatmentnya kan berbeda,&quot; jawab Alam.

BACA JUGA:
Antusiasme Relawan Ganjar-Mahfud di Bekasi



Kendati demikian, Alam sepakat untuk tetap mengedepankan identitas budaya Bali yang selama ini sudah populer dan dikenal oleh publik dalam menyusun setiap strategi promosi dilakukan.



Selain itu, inovasi melalui industri ekonomi kreatif harus tetap diadaptasi agar Bali semakin ramai dikunjungi wisatawan.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNi8xLzE3NTIwOS81L3g4cW05MDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


BALI - Muhammad Zinedine Alam Ganjar, putra Calon Presiden (Capres) menilai pentingnya pemerataan pembangunan untuk lebih dioptimalkan di Pulau Dewata, agar tidak terjadi ketimpangan dan mendorong perekonomian di seluruh wilayah Bali semakin berkembang.

Hal tersebut diungkapkan putra capres nomor urut tiga itu saat melakukan pertemuan bersama sejumlah pengusaha lokal Bali, di Bebek Tepi Sawah, Tuban, Bali, Minggu (17/12/2023).

&quot;Pemerataan pembangunan jadi fokus perhatian di kawasan Bali, selama ini hanya Bali Selatan yang pembangunannya masif, ini yang jadi perhatian segenap pihak bagaimana pemerataan pembangunan itu bisa di optimalkan di seluruh wilayah Bali agar pertumbuhan sosial dan ekonominya pun semakin baik,&quot; kata Alam.

BACA JUGA:
Ganjar Ungkap Makna di Balik Jargon Sat Set


Menurut Alam, dengan ketimpangan pemerataan tersebut, hal tersebut akan menimbulkan tantangan kemiskinan terhadap masyarakat, karena selama ini pembangunan penunjang sektor pariwisata berada di Bali bagian selatan.

Terkait pembahasan mengenai jumlah wisatawan yang stagnan, Alam melihat perlu adanya analisis secara komprehensif dalam menentukan strategi dalam menyusun promosi wisata di Bali guna meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di Bali.

&quot;Kita perlu menganalisa data wisatawan yang datang di Bali selama ini, apakah didominasi atau mancanegara yang perlu ditingkatkan, nanti kalau udah ketemu dimana yang kurang baru diatur strategi peningkatannya seperti apa karena treatmentnya kan berbeda,&quot; jawab Alam.

BACA JUGA:
Antusiasme Relawan Ganjar-Mahfud di Bekasi



Kendati demikian, Alam sepakat untuk tetap mengedepankan identitas budaya Bali yang selama ini sudah populer dan dikenal oleh publik dalam menyusun setiap strategi promosi dilakukan.



Selain itu, inovasi melalui industri ekonomi kreatif harus tetap diadaptasi agar Bali semakin ramai dikunjungi wisatawan.

</content:encoded></item></channel></rss>
