<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diskusi Bareng Pengusaha Lokal Bali, Alam Ganjar Dorong Pemerataan dan Kedepankan Identitas Budaya</title><description>Muhammad Zinedine Alam Ganjar menilai pentingnya pemerataan pembangunan untuk lebih dioptimalkan di Pulau Dewata.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/244/2940369/diskusi-bareng-pengusaha-lokal-bali-alam-ganjar-dorong-pemerataan-dan-kedepankan-identitas-budaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/17/244/2940369/diskusi-bareng-pengusaha-lokal-bali-alam-ganjar-dorong-pemerataan-dan-kedepankan-identitas-budaya"/><item><title>Diskusi Bareng Pengusaha Lokal Bali, Alam Ganjar Dorong Pemerataan dan Kedepankan Identitas Budaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/244/2940369/diskusi-bareng-pengusaha-lokal-bali-alam-ganjar-dorong-pemerataan-dan-kedepankan-identitas-budaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/17/244/2940369/diskusi-bareng-pengusaha-lokal-bali-alam-ganjar-dorong-pemerataan-dan-kedepankan-identitas-budaya</guid><pubDate>Minggu 17 Desember 2023 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/17/244/2940369/diskusi-bareng-pengusaha-lokal-bali-alam-ganjar-dorong-pemerataan-dan-kedepankan-identitas-budaya-4I4ivS7vDj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alam Ganjar diskusi dengan pengusaha lokal di Bali (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/17/244/2940369/diskusi-bareng-pengusaha-lokal-bali-alam-ganjar-dorong-pemerataan-dan-kedepankan-identitas-budaya-4I4ivS7vDj.jpg</image><title>Alam Ganjar diskusi dengan pengusaha lokal di Bali (Foto: Ist)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNi8xLzE3NTIwOS81L3g4cW05MDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BALI - Muhammad Zinedine Alam Ganjar menilai pentingnya pemerataan pembangunan untuk lebih dioptimalkan di Pulau Dewata. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi ketimpangan dan mendorong perekonomian di seluruh wilayah Bali semakin berkembang.
Hal tersebut diungkapkan putra Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo itu saat melakukan pertemuan bersama sejumlah pengusaha lokal Bali, di kawasan Tuban, Bali, Minggu (17/12/2023).
&quot;Pemerataan pembangunan jadi fokus perhatian di kawasan Bali, selama ini hanya Bali Selatan yang pembangunannya masif. Ini yang jadi perhatian segenap pihak bagaimana pemerataan pembangunan itu bisa di optimalkan di seluruh wilayah Bali agar pertumbuhan sosial dan ekonominya pun semakin baik,&quot; kata Alam.

BACA JUGA:
Alam Ganjar Tegaskan Komunitas Berperan Penting Mengakselerasi Perkembangan Pemuda

Menurut dia, dengan ketimpangan pemerataan tersebut, hal tersebut akan menimbulkan tantangan kemiskinan terhadap masyarakat, karena selama ini pembangunan penunjang sektor pariwisata berada di Bali bagian selatan.
Namun, sejumlah wacana pun muncul, salah satunya dengan membangun bandara di kawasan Bali bagian utara. Tapi, Alam menilai hal tersebut hanya akan memindahkan pusat keramaian tetapi tidak meningkatkan wisatawan datang untuk ke Bali.
&quot;Ada wacana untuk membuat bandara di wilayah Bali utara, namun saya lihat perencanaannya tidak ter - planning dan hanya dijadikan komoditas politik, maka, saya lihat tidak tercapai sisi objektivitasnya,&quot; lanjut Alam.

BACA JUGA:
Alam Ganjar Soroti Wacana Pembangunan Bandara Bali Utara: Tidak Tercapai Sisi Objektivitasnya


Terkait pembahasan mengenai jumlah wisatawan yang stagnan, Alam melihat perlu adanya analisas secara komprehensif dalam menentukan strategi dalam menyusun promosi wisata di Bali guna meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di Bali.

&quot;Kita perlu menganalisa data wisatawan yang datang di Bali selama ini, apakah didominasi atau mancanegara yang perlu ditingkatkan. Nanti kalau sudah ketemu di mana yang kurang, baru diatur strategi peningkatannya seperti apa karena treatment -nya kan berbeda,&quot; jawab Alam.

Kendati demikian, Alam sepakat untuk tetap mengedepankan identitas budaya Bali yang selama ini sudah populer dan dikenal oleh publik dalam menyusun setiap strategi promosi dilakukan.



Selain itu, inovasi melalui industri ekonomi kreatif harus tetap diadaptasi agar Bali semakin ramai dikunjungi wisatawan.



&quot;Strategi promosinya tetap harus mengedepankan budaya karena selama ini Bali tak terpisahkan dengan budaya selain alamnya,&quot; pungkas Alam.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNi8xLzE3NTIwOS81L3g4cW05MDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BALI - Muhammad Zinedine Alam Ganjar menilai pentingnya pemerataan pembangunan untuk lebih dioptimalkan di Pulau Dewata. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi ketimpangan dan mendorong perekonomian di seluruh wilayah Bali semakin berkembang.
Hal tersebut diungkapkan putra Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo itu saat melakukan pertemuan bersama sejumlah pengusaha lokal Bali, di kawasan Tuban, Bali, Minggu (17/12/2023).
&quot;Pemerataan pembangunan jadi fokus perhatian di kawasan Bali, selama ini hanya Bali Selatan yang pembangunannya masif. Ini yang jadi perhatian segenap pihak bagaimana pemerataan pembangunan itu bisa di optimalkan di seluruh wilayah Bali agar pertumbuhan sosial dan ekonominya pun semakin baik,&quot; kata Alam.

BACA JUGA:
Alam Ganjar Tegaskan Komunitas Berperan Penting Mengakselerasi Perkembangan Pemuda

Menurut dia, dengan ketimpangan pemerataan tersebut, hal tersebut akan menimbulkan tantangan kemiskinan terhadap masyarakat, karena selama ini pembangunan penunjang sektor pariwisata berada di Bali bagian selatan.
Namun, sejumlah wacana pun muncul, salah satunya dengan membangun bandara di kawasan Bali bagian utara. Tapi, Alam menilai hal tersebut hanya akan memindahkan pusat keramaian tetapi tidak meningkatkan wisatawan datang untuk ke Bali.
&quot;Ada wacana untuk membuat bandara di wilayah Bali utara, namun saya lihat perencanaannya tidak ter - planning dan hanya dijadikan komoditas politik, maka, saya lihat tidak tercapai sisi objektivitasnya,&quot; lanjut Alam.

BACA JUGA:
Alam Ganjar Soroti Wacana Pembangunan Bandara Bali Utara: Tidak Tercapai Sisi Objektivitasnya


Terkait pembahasan mengenai jumlah wisatawan yang stagnan, Alam melihat perlu adanya analisas secara komprehensif dalam menentukan strategi dalam menyusun promosi wisata di Bali guna meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di Bali.

&quot;Kita perlu menganalisa data wisatawan yang datang di Bali selama ini, apakah didominasi atau mancanegara yang perlu ditingkatkan. Nanti kalau sudah ketemu di mana yang kurang, baru diatur strategi peningkatannya seperti apa karena treatment -nya kan berbeda,&quot; jawab Alam.

Kendati demikian, Alam sepakat untuk tetap mengedepankan identitas budaya Bali yang selama ini sudah populer dan dikenal oleh publik dalam menyusun setiap strategi promosi dilakukan.



Selain itu, inovasi melalui industri ekonomi kreatif harus tetap diadaptasi agar Bali semakin ramai dikunjungi wisatawan.



&quot;Strategi promosinya tetap harus mengedepankan budaya karena selama ini Bali tak terpisahkan dengan budaya selain alamnya,&quot; pungkas Alam.

</content:encoded></item></channel></rss>
