<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rakyat Khawatir Independensi Penyelenggara Pemilu, Bawaslu: Berarti Masyarakat Kritis</title><description>Orang khawatir tentang independensi penyelenggara pemilu, karena kami perlu sampaikan berarti bagus. Berarti masyarakat itu kritis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/337/2940236/rakyat-khawatir-independensi-penyelenggara-pemilu-bawaslu-berarti-masyarakat-kritis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/17/337/2940236/rakyat-khawatir-independensi-penyelenggara-pemilu-bawaslu-berarti-masyarakat-kritis"/><item><title>Rakyat Khawatir Independensi Penyelenggara Pemilu, Bawaslu: Berarti Masyarakat Kritis</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/337/2940236/rakyat-khawatir-independensi-penyelenggara-pemilu-bawaslu-berarti-masyarakat-kritis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/17/337/2940236/rakyat-khawatir-independensi-penyelenggara-pemilu-bawaslu-berarti-masyarakat-kritis</guid><pubDate>Minggu 17 Desember 2023 10:39 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/17/337/2940236/rakyat-khawatir-independensi-penyelenggara-pemilu-bawaslu-berarti-masyarakat-kritis-lWf7KSsuTh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/17/337/2940236/rakyat-khawatir-independensi-penyelenggara-pemilu-bawaslu-berarti-masyarakat-kritis-lWf7KSsuTh.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Sindo)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNC8xLzE3NTE2NS81L3g4cWtob28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merespon santai jika terdapat kelompok masyarakat yang khawatir terhadap independensi penyelenggara Pemilu. Menurut Bawaslu, sikap itu merupakan contoh sikap kritis.

&amp;ldquo;Orang khawatir tentang independensi penyelenggara pemilu, karena kami perlu sampaikan berarti bagus. Berarti masyarakat itu kritis,&amp;rdquo; kata Anggota Bawaslu Lolly Suhenty kepada wartawan, dikutip Minggu (17/12/2023).

Lolly menjelaskan, sikap itu justru membuat penyelenggara Pemilu tidak boleh sembarangan dalam mengambil sikap. Hal itu lantaran masyarakat sendiri yang akan menilai dan justru bisa melaporkan.


BACA JUGA:
Bawaslu Bakal Ungkap Hasil Pendalaman PPATK atas Transaksi Janggal Pemilu


&amp;ldquo;Karena mata publik yang lihat banyak. Sehingga dalam konteks ini, tentu saja ini warning bagi penyelenggara pemilu. Kami engga boleh main-main karena akan ada Masyarakat yang melihat kerja kami,&amp;rdquo; tuturnya.

Lolly memastikan Bawaslu akan bekerja secara profesional selama tahapan Pemilu. Ia pun mempersilakan masyarakat untuk menilai dan ikut mengawasi.&amp;ldquo;Tentu ini akan membuat jajaran kami berusaha terus profesional dan kemudian memastikan kerjanya bagus, Bagaimana jaminannya ? Kita tidak bisa memberikan jaminan ya,&quot; ujarnya.

&quot;Tapi publik silahkan lihat, publik silakan lihat, silahkan nilai, karena begitu kami menjadi penyelenggara pertaruhannya kan kepada demokrasi bangsa,&amp;rdquo; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNC8xLzE3NTE2NS81L3g4cWtob28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merespon santai jika terdapat kelompok masyarakat yang khawatir terhadap independensi penyelenggara Pemilu. Menurut Bawaslu, sikap itu merupakan contoh sikap kritis.

&amp;ldquo;Orang khawatir tentang independensi penyelenggara pemilu, karena kami perlu sampaikan berarti bagus. Berarti masyarakat itu kritis,&amp;rdquo; kata Anggota Bawaslu Lolly Suhenty kepada wartawan, dikutip Minggu (17/12/2023).

Lolly menjelaskan, sikap itu justru membuat penyelenggara Pemilu tidak boleh sembarangan dalam mengambil sikap. Hal itu lantaran masyarakat sendiri yang akan menilai dan justru bisa melaporkan.


BACA JUGA:
Bawaslu Bakal Ungkap Hasil Pendalaman PPATK atas Transaksi Janggal Pemilu


&amp;ldquo;Karena mata publik yang lihat banyak. Sehingga dalam konteks ini, tentu saja ini warning bagi penyelenggara pemilu. Kami engga boleh main-main karena akan ada Masyarakat yang melihat kerja kami,&amp;rdquo; tuturnya.

Lolly memastikan Bawaslu akan bekerja secara profesional selama tahapan Pemilu. Ia pun mempersilakan masyarakat untuk menilai dan ikut mengawasi.&amp;ldquo;Tentu ini akan membuat jajaran kami berusaha terus profesional dan kemudian memastikan kerjanya bagus, Bagaimana jaminannya ? Kita tidak bisa memberikan jaminan ya,&quot; ujarnya.

&quot;Tapi publik silahkan lihat, publik silakan lihat, silahkan nilai, karena begitu kami menjadi penyelenggara pertaruhannya kan kepada demokrasi bangsa,&amp;rdquo; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
