<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Viral soal Ndasmu Etik, TPM Ganjar-Mahfud: Kekuatan Pemimpin pada Keteladanan</title><description>Kekuatan pemimpin itu ada pada keteladanan. Memberi contoh yang baik. Anak-anak muda negeri ini membutuhkan banyak tuntunan</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/337/2940317/prabowo-viral-soal-ndasmu-etik-tpm-ganjar-mahfud-kekuatan-pemimpin-pada-keteladanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/17/337/2940317/prabowo-viral-soal-ndasmu-etik-tpm-ganjar-mahfud-kekuatan-pemimpin-pada-keteladanan"/><item><title>Prabowo Viral soal Ndasmu Etik, TPM Ganjar-Mahfud: Kekuatan Pemimpin pada Keteladanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/337/2940317/prabowo-viral-soal-ndasmu-etik-tpm-ganjar-mahfud-kekuatan-pemimpin-pada-keteladanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/17/337/2940317/prabowo-viral-soal-ndasmu-etik-tpm-ganjar-mahfud-kekuatan-pemimpin-pada-keteladanan</guid><pubDate>Minggu 17 Desember 2023 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/17/337/2940317/prabowo-viral-soal-ndasmu-etik-tpm-ganjar-mahfud-kekuatan-pemimpin-pada-keteladanan-lZLhhe4pBm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto (Foto: MPI/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/17/337/2940317/prabowo-viral-soal-ndasmu-etik-tpm-ganjar-mahfud-kekuatan-pemimpin-pada-keteladanan-lZLhhe4pBm.jpg</image><title>Prabowo Subianto (Foto: MPI/Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA2Ny81L3g4cWhrcHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Wakil Ketua TPM (Tim Pemenangan Muda) Ganjar-Mahfud Achyar Alrasyid menilai Capres Prabowo Subianto yang mengatakan &quot;ndasmu etik&quot; sebagai ungkapan yang kurang santun dan tidak patut dicontoh.

&quot;Kekuatan pemimpin itu ada pada keteladanan. Memberi contoh yang baik. Anak-anak muda negeri ini membutuhkan banyak tuntunan yang baik berupa perkataan dan tindakan yang positif serta sejuk,&amp;rdquo; ujar Achyar, Minggu (17/12/2023).


BACA JUGA:
Komitmen Polri Pastikan Netral di Pemilu: Deteksi Dini Hingga Larangan Pose Foto


Menurutnya, meskipun ucapan &amp;lsquo;ndasmu etik&amp;rsquo; diklarifikasi oleh jubir Prabowo sebagai bahan candaan, tapi bernuansa tone negatif. &amp;ldquo;Mengarah kepada emosi yang tidak sehat,&amp;rdquo; tambah Achyar, yang pernah menjabat Koordinator PPI Dunia 22/23.

Achyar menjelaskan apa yang ditunjukkan oleh Capres Prabowo menambah deretan kontradiktif antara framing image dengan sifat asli. Sesuatu yang dibuat-buat itu lama-kelamaan akan nampak terlihat yang aslinya.


BACA JUGA:
Viral Prabowo Bilang Ndasmu Etik, Jubir Ganjar-Mahfud: Mungkin Masih Frustasi


&quot;Branding image 'Gemoy' kemudian narasi 'PEMILU Riang Gembira', yang sudah disusun oleh konsultan dan timnya mereka runtuh dan hancur akibat sifat asli Prabowo yang muncul berkali-kali beberapa waktu belakangan ini,&amp;rdquo; katanya.

Contoh lainnya misalnya, dalam debat Capres Prabowo terlihat emosional. &amp;ldquo;Ditambah ucapan &amp;lsquo;Ndasmu Etik&amp;rsquo; yang ditunjukkan ke publik ini makin menunjukkan sifat asli. Anak muda pasti sudah pintar dan cerdas dalam menilai,&amp;rdquo; ujar Achyar.Lebih lanjut, Eks Ketua PB HMI Periode 18/20 Bidang Hubungan Internasional ini juga menegaskan bahwa perkataan &amp;lsquo;Ndasmu Etik&amp;rsquo; berpotensi memicu konflik di masyarakat sebab mengartikan etika sebagai sesuatu yang dianggap remeh.

&amp;ldquo;Padahal Bapak Joko Widodo selalu mengatakan bahwa Indonesia itu sangat kental dengan adat ketimuran dan mengedepankan sopan santun serta etika,&amp;rdquo; ujarnya.


BACA JUGA:
Sandiaga Uno Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring untuk Emak-Emak di Depok


Sebelumnya, Capres Prabowo mengutarakan kalimat &amp;lsquo;Ndasmu Etik&amp;rsquo; itu dalam Rapat Koordinasi Nasional Partai Gerindra pada 15 Desember 2023 lalu.

Pernyataan itu mendapat respons negatif berbagai pihak sebab dianggap menghina etika masyarakat Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA2Ny81L3g4cWhrcHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Wakil Ketua TPM (Tim Pemenangan Muda) Ganjar-Mahfud Achyar Alrasyid menilai Capres Prabowo Subianto yang mengatakan &quot;ndasmu etik&quot; sebagai ungkapan yang kurang santun dan tidak patut dicontoh.

&quot;Kekuatan pemimpin itu ada pada keteladanan. Memberi contoh yang baik. Anak-anak muda negeri ini membutuhkan banyak tuntunan yang baik berupa perkataan dan tindakan yang positif serta sejuk,&amp;rdquo; ujar Achyar, Minggu (17/12/2023).


BACA JUGA:
Komitmen Polri Pastikan Netral di Pemilu: Deteksi Dini Hingga Larangan Pose Foto


Menurutnya, meskipun ucapan &amp;lsquo;ndasmu etik&amp;rsquo; diklarifikasi oleh jubir Prabowo sebagai bahan candaan, tapi bernuansa tone negatif. &amp;ldquo;Mengarah kepada emosi yang tidak sehat,&amp;rdquo; tambah Achyar, yang pernah menjabat Koordinator PPI Dunia 22/23.

Achyar menjelaskan apa yang ditunjukkan oleh Capres Prabowo menambah deretan kontradiktif antara framing image dengan sifat asli. Sesuatu yang dibuat-buat itu lama-kelamaan akan nampak terlihat yang aslinya.


BACA JUGA:
Viral Prabowo Bilang Ndasmu Etik, Jubir Ganjar-Mahfud: Mungkin Masih Frustasi


&quot;Branding image 'Gemoy' kemudian narasi 'PEMILU Riang Gembira', yang sudah disusun oleh konsultan dan timnya mereka runtuh dan hancur akibat sifat asli Prabowo yang muncul berkali-kali beberapa waktu belakangan ini,&amp;rdquo; katanya.

Contoh lainnya misalnya, dalam debat Capres Prabowo terlihat emosional. &amp;ldquo;Ditambah ucapan &amp;lsquo;Ndasmu Etik&amp;rsquo; yang ditunjukkan ke publik ini makin menunjukkan sifat asli. Anak muda pasti sudah pintar dan cerdas dalam menilai,&amp;rdquo; ujar Achyar.Lebih lanjut, Eks Ketua PB HMI Periode 18/20 Bidang Hubungan Internasional ini juga menegaskan bahwa perkataan &amp;lsquo;Ndasmu Etik&amp;rsquo; berpotensi memicu konflik di masyarakat sebab mengartikan etika sebagai sesuatu yang dianggap remeh.

&amp;ldquo;Padahal Bapak Joko Widodo selalu mengatakan bahwa Indonesia itu sangat kental dengan adat ketimuran dan mengedepankan sopan santun serta etika,&amp;rdquo; ujarnya.


BACA JUGA:
Sandiaga Uno Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring untuk Emak-Emak di Depok


Sebelumnya, Capres Prabowo mengutarakan kalimat &amp;lsquo;Ndasmu Etik&amp;rsquo; itu dalam Rapat Koordinasi Nasional Partai Gerindra pada 15 Desember 2023 lalu.

Pernyataan itu mendapat respons negatif berbagai pihak sebab dianggap menghina etika masyarakat Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
