<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD Sebut Bahaya Radikalisme hingga Korupsi Bisa Jadi Penyebab Negara Hancur</title><description>Mahfud MD Sebut Bahaya Radikalisme hingga Korupsi Bisa Jadi Penyebab Negara Hancur</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/340/2940326/mahfud-md-sebut-bahaya-radikalisme-hingga-korupsi-bisa-jadi-penyebab-negara-hancur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/17/340/2940326/mahfud-md-sebut-bahaya-radikalisme-hingga-korupsi-bisa-jadi-penyebab-negara-hancur"/><item><title>Mahfud MD Sebut Bahaya Radikalisme hingga Korupsi Bisa Jadi Penyebab Negara Hancur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/340/2940326/mahfud-md-sebut-bahaya-radikalisme-hingga-korupsi-bisa-jadi-penyebab-negara-hancur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/17/340/2940326/mahfud-md-sebut-bahaya-radikalisme-hingga-korupsi-bisa-jadi-penyebab-negara-hancur</guid><pubDate>Minggu 17 Desember 2023 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/17/340/2940326/mahfud-md-sebut-bahaya-radikalisme-hingga-korupsi-bisa-jadi-penyebab-negara-hancur-IVnAp5zTU2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD sebut bahaya radikalisme hingga korupsi dapat menjadi penyebab negara hancur. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/17/340/2940326/mahfud-md-sebut-bahaya-radikalisme-hingga-korupsi-bisa-jadi-penyebab-negara-hancur-IVnAp5zTU2.jpg</image><title>Mahfud MD sebut bahaya radikalisme hingga korupsi dapat menjadi penyebab negara hancur. (Ist)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNi8xLzE3NTIxNC81L3g4cW1jdXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan bahaya radikalisme, terorisme, ancaman ideologis, korupsi, dan hukum serta keadilan yang tidak benar ditegakkan bisa membuat negara hancur.



&amp;ldquo;Semua itu penyebab negara hancur. Tumbuhkan sikap patriotisme dan kawal terus penegakan hukum dan keadilan. Salah satunya levelnya, minimal Anda bekerja dengan penuh kejujuran di bidang masing-masing,&amp;rdquo; kata Mahfud MD saat mengisi orasi Ilmiah acara di Wisuda Universitas Negeri Padang (UNP), Jalan Prof Dr Hamka, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (17/12/2023).








BACA JUGA:
Pesan Khusus Mahfud MD ke Wisudawan UNP: Jangan Banggakan Ijazah, tapi Landasi dengan Moral













Selain mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, Mahfud memberi sejumlah pesan penting. Mahfud mengingatkan, para sarjana yang akan masuk ke laboratorium sesungguhnya di masyarakat. Jika tak lulus saat di Universitas, bisa mengulang lagi. Jika di laboratorium masyarakat, saat gagal dan salah, akan sulit diperbaiki.

&quot;Hati-hati melangkah,&quot; tuturnya.







BACA JUGA:
Mahfud MD Bilang 84% Koruptor di Indonesia Lulusan Perguruan Tinggi











Mahfud mengingatkan, sarjana hanyalah tanda keahlian di bidang ilmu. Sarjana belum tentu intelektual yang berdasar kemuliaan moral. Artinya, jangan hanya jadi sarjana, tetapi harus jadi intelektual.



Mahfud juga mengatakan banyak sarjana hukum pakai pasal dengan keahliannya untuk menipu orang. Karena kebenaran bukan ditentukan oleh bunyi pasal, tetapi bisikan hati nurani berdasarkan moral.







BACA JUGA:
Prabowo Viral soal Ndasmu Etik, TPM Ganjar-Mahfud: Kekuatan Pemimpin pada Keteladanan





















&amp;ldquo;Mencerdaskan otak, memuliakan watak. Landasi ijazah Anda dengan moralitas. Di Tanah Minang ini, agama sangat penting sebagai landasan tindakan. Sesuai konstitusi ilmu pengetahuan (Iptek) dikembangkan berdasarkan iman, taqwa, akhlak,&amp;rdquo; tuturnya.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNi8xLzE3NTIxNC81L3g4cW1jdXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan bahaya radikalisme, terorisme, ancaman ideologis, korupsi, dan hukum serta keadilan yang tidak benar ditegakkan bisa membuat negara hancur.



&amp;ldquo;Semua itu penyebab negara hancur. Tumbuhkan sikap patriotisme dan kawal terus penegakan hukum dan keadilan. Salah satunya levelnya, minimal Anda bekerja dengan penuh kejujuran di bidang masing-masing,&amp;rdquo; kata Mahfud MD saat mengisi orasi Ilmiah acara di Wisuda Universitas Negeri Padang (UNP), Jalan Prof Dr Hamka, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (17/12/2023).








BACA JUGA:
Pesan Khusus Mahfud MD ke Wisudawan UNP: Jangan Banggakan Ijazah, tapi Landasi dengan Moral













Selain mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, Mahfud memberi sejumlah pesan penting. Mahfud mengingatkan, para sarjana yang akan masuk ke laboratorium sesungguhnya di masyarakat. Jika tak lulus saat di Universitas, bisa mengulang lagi. Jika di laboratorium masyarakat, saat gagal dan salah, akan sulit diperbaiki.

&quot;Hati-hati melangkah,&quot; tuturnya.







BACA JUGA:
Mahfud MD Bilang 84% Koruptor di Indonesia Lulusan Perguruan Tinggi











Mahfud mengingatkan, sarjana hanyalah tanda keahlian di bidang ilmu. Sarjana belum tentu intelektual yang berdasar kemuliaan moral. Artinya, jangan hanya jadi sarjana, tetapi harus jadi intelektual.



Mahfud juga mengatakan banyak sarjana hukum pakai pasal dengan keahliannya untuk menipu orang. Karena kebenaran bukan ditentukan oleh bunyi pasal, tetapi bisikan hati nurani berdasarkan moral.







BACA JUGA:
Prabowo Viral soal Ndasmu Etik, TPM Ganjar-Mahfud: Kekuatan Pemimpin pada Keteladanan





















&amp;ldquo;Mencerdaskan otak, memuliakan watak. Landasi ijazah Anda dengan moralitas. Di Tanah Minang ini, agama sangat penting sebagai landasan tindakan. Sesuai konstitusi ilmu pengetahuan (Iptek) dikembangkan berdasarkan iman, taqwa, akhlak,&amp;rdquo; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
