<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembangkan Ekonomi Lewat Santri, Ganjar Prioritaskan Pemberdayaan Pesantren</title><description>Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo berjanji untuk memprioritaskan pemberdayaan pondok pesantren ke depannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/512/2940365/kembangkan-ekonomi-lewat-santri-ganjar-prioritaskan-pemberdayaan-pesantren</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/17/512/2940365/kembangkan-ekonomi-lewat-santri-ganjar-prioritaskan-pemberdayaan-pesantren"/><item><title>Kembangkan Ekonomi Lewat Santri, Ganjar Prioritaskan Pemberdayaan Pesantren</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/512/2940365/kembangkan-ekonomi-lewat-santri-ganjar-prioritaskan-pemberdayaan-pesantren</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/17/512/2940365/kembangkan-ekonomi-lewat-santri-ganjar-prioritaskan-pemberdayaan-pesantren</guid><pubDate>Minggu 17 Desember 2023 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/17/512/2940365/kembangkan-ekonomi-lewat-santri-ganjar-prioritaskan-pemberdayaan-pesantren-Qnqvd4ltcM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo berkunjung ke pesantren di Magelang, Jawa Tengah (Foto: Iqbal Dwi Purnama)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/17/512/2940365/kembangkan-ekonomi-lewat-santri-ganjar-prioritaskan-pemberdayaan-pesantren-Qnqvd4ltcM.jpg</image><title>Ganjar Pranowo berkunjung ke pesantren di Magelang, Jawa Tengah (Foto: Iqbal Dwi Purnama)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyNy81L3g4cW40MGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut tiga, Ganjar Pranowo berjanji untuk memprioritaskan pemberdayaan pondok pesantren ke depannya. Hal tersebut melihat potensi dari santri untuk pengembangan ekonomi.
Hal itu seperti yang disampaikan Ganjar di Pondok Pesantren Darussalam Timur Watucongol, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023).

BACA JUGA:
Alam Ganjar: Pemikiran Anak Muda Jadi Aspek Utama Jemput Bola Indonesia Emas 2045


Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, pengembangan ekonomi lewat potensi santri itu dapat dilakukan misalnya di sektor peternakan, pertanian, hingga perkebunan, yang saat ini sektor tersebut juga menjadi penyumbang devisa negara.

&quot;Banyak sekali ekonomi pondok pesantren, yakni pertanian dalam arti luas. Bisa peternakan perkebunan dan pertanian itu yang paling penting,&quot; kata Ganjar di Magelang, Minggu (17/12/2023).

BACA JUGA:
Ganjar ke Emak-Emak: Kalau Punya Anak Sekolahkan yang Tinggi, Ojo Kesusu Rabi


Keberadaan ekonomi pesantren itu, lanjutnya, penting untuk terus memberikan pelatihan keterampilan, sehingga banyak muncul inovasi berkelanjutan.

&quot;Dari situlah kemudian keterampilan-keterampilan dijaga dan banyak inovasi yang muncul, yang musti kita fasilitasi. Pemerintah harus memfasilitasi,&quot; terangnya.


Capres yang berpasangan dengan Mahfud MD itu menambahkan, keberpihakannya kepada pondok pesantren bukanlah hanya sekedar wacana. Sebab, selama menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode, Ganjar mengaku telah banyak melahirkan kebijakan untuk kemajuan pondok pesantren.
&quot;Kami sudah melakukan saat masih di Jawa Tengah. Ada bantuan-bantuan yang sifatnya fisik, umpama penambahan gedung sekolah, dan juga pelatihan-pelatihan. Saya kira tinggal kita siapkan untuk seluruh Indonesia,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Prabowo Viral soal Ndasmu Etik, TPM Ganjar-Mahfud: Kekuatan Pemimpin pada Keteladanan

Selain itu, Undang-Undang No 18 Tahun 2019 tentang pesantren menjadi pijakan kuat untuk pemerintah dalam memperhatikan pesantren.
&quot;Kami di Jawa Tengah telah menyelesaikan Perda yang mendukung UU Pesantren itu. Dan, kita dorong daerah lain juga begitu,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyNy81L3g4cW40MGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut tiga, Ganjar Pranowo berjanji untuk memprioritaskan pemberdayaan pondok pesantren ke depannya. Hal tersebut melihat potensi dari santri untuk pengembangan ekonomi.
Hal itu seperti yang disampaikan Ganjar di Pondok Pesantren Darussalam Timur Watucongol, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023).

BACA JUGA:
Alam Ganjar: Pemikiran Anak Muda Jadi Aspek Utama Jemput Bola Indonesia Emas 2045


Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, pengembangan ekonomi lewat potensi santri itu dapat dilakukan misalnya di sektor peternakan, pertanian, hingga perkebunan, yang saat ini sektor tersebut juga menjadi penyumbang devisa negara.

&quot;Banyak sekali ekonomi pondok pesantren, yakni pertanian dalam arti luas. Bisa peternakan perkebunan dan pertanian itu yang paling penting,&quot; kata Ganjar di Magelang, Minggu (17/12/2023).

BACA JUGA:
Ganjar ke Emak-Emak: Kalau Punya Anak Sekolahkan yang Tinggi, Ojo Kesusu Rabi


Keberadaan ekonomi pesantren itu, lanjutnya, penting untuk terus memberikan pelatihan keterampilan, sehingga banyak muncul inovasi berkelanjutan.

&quot;Dari situlah kemudian keterampilan-keterampilan dijaga dan banyak inovasi yang muncul, yang musti kita fasilitasi. Pemerintah harus memfasilitasi,&quot; terangnya.


Capres yang berpasangan dengan Mahfud MD itu menambahkan, keberpihakannya kepada pondok pesantren bukanlah hanya sekedar wacana. Sebab, selama menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode, Ganjar mengaku telah banyak melahirkan kebijakan untuk kemajuan pondok pesantren.
&quot;Kami sudah melakukan saat masih di Jawa Tengah. Ada bantuan-bantuan yang sifatnya fisik, umpama penambahan gedung sekolah, dan juga pelatihan-pelatihan. Saya kira tinggal kita siapkan untuk seluruh Indonesia,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Prabowo Viral soal Ndasmu Etik, TPM Ganjar-Mahfud: Kekuatan Pemimpin pada Keteladanan

Selain itu, Undang-Undang No 18 Tahun 2019 tentang pesantren menjadi pijakan kuat untuk pemerintah dalam memperhatikan pesantren.
&quot;Kami di Jawa Tengah telah menyelesaikan Perda yang mendukung UU Pesantren itu. Dan, kita dorong daerah lain juga begitu,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
