<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Sowan ke Pesantren Magelang, Ziarah ke Makam Ulama Ahli Pertanian</title><description>Ganjar Pranowo berziarah ke makam ulama ahli pertanian sekaligus pendiri pesantren setempat, KHR Ma'shum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/512/2940392/ganjar-sowan-ke-pesantren-magelang-ziarah-ke-makam-ulama-ahli-pertanian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/17/512/2940392/ganjar-sowan-ke-pesantren-magelang-ziarah-ke-makam-ulama-ahli-pertanian"/><item><title>Ganjar Sowan ke Pesantren Magelang, Ziarah ke Makam Ulama Ahli Pertanian</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/17/512/2940392/ganjar-sowan-ke-pesantren-magelang-ziarah-ke-makam-ulama-ahli-pertanian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/17/512/2940392/ganjar-sowan-ke-pesantren-magelang-ziarah-ke-makam-ulama-ahli-pertanian</guid><pubDate>Minggu 17 Desember 2023 17:55 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/17/512/2940392/ganjar-sowan-ke-pesantren-magelang-ziarah-ke-makam-ulama-ahli-pertanian-s35ncgVTBw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo ziarah makam di Magelang (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/17/512/2940392/ganjar-sowan-ke-pesantren-magelang-ziarah-ke-makam-ulama-ahli-pertanian-s35ncgVTBw.jpg</image><title>Ganjar Pranowo ziarah makam di Magelang (Foto : Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTI0MC81L3g4cW45dmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Calon Presiden (capres) nomor urut 3, yang diukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo melakukan safari politik Pondok Pesantren Al Ma'shum Sidoagung, Tempuran, Magelang, Minggu (1712/2023).

Di tengah-tengah agendanya, pasangan calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD itu berziarah ke makam ulama ahli pertanian sekaligus pendiri pesantren setempat, KHR Ma'shum.


BACA JUGA:
Sandiaga Uno Hadiri Dialog Pemuda Terkait Penciptaan 17 Juta Pengusaha Milenial di Bekasi


Politikus berambut putih itu pun disambut langsung oleh pengasuh, KH Sholihun serta iringan solawat yang menggema saat turun dari kendaraan.

Sambutan luar biasa bukan hanya datang dari kiai dan santri, tapi warga sekitar pondok pesantren juga tidak kalah antusias menyambut kehadiran Ganjar. Terlihat warga berkerumun di gerbang ponpes setempat menunggu Ganjar keluar dari kediaman Pengasuh, KH Solihun.

Mereka lantas mengantar mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu berziarah ke makam KHR Ma'shum, pendiri Ponpes dengan jalan kaki sekitar 200 meter dari komplek pesantren.


BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Komitmen Jalankan UU Pesantren saat Sambangi Magelang


Ganjar Pranowo mengatakan, bahwa KHR Ma'shum merupakan ulama kharismatik karena memiliki sejarah perjuangan di masyarakat. Selain sebagai mursyid, Mbah Ma'shum begitu karib disapa, adalah seorang yang ahli pertanian.

&quot;Ya, alhamdulillah bisa sowan ke pesantren dan bia berziarah ke makam KHR Ma'shum. Beliau ini pejuang untuk masyarakat di sini,&quot; ujar Ganjar.Cerita dari masyarakat, dulu di wilayah Magelang terutama tempuran kesulitan mendapatkan air yang berimbas pada pertanian.

Nah, oleh KHR Ma'shum kondisi itu dapat berubah menjadi wilayah yang subur untuk pertanian.

&quot;Jadi dulu ceritanya di sini wilayah yang kering. Oleh Kiai Ma'shum dilakukan sistem-sistem pertanian yang menjadikan daerah sini subur,&quot; katanya.


BACA JUGA:
Kembangkan Ekonomi Lewat Santri, Ganjar Prioritaskan Pemberdayaan Pesantren


Cerita-cerita perjuangan dari pesantren itu, menurut Ganjar, harus terus dilanjutkan melalui perhatian terhadap pendidikan santri.

&quot;Pesantren dan santri juga harus mendapat perhatian. Sehingga ilmu para ulama terus mengalir ke generasi penerus,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTI0MC81L3g4cW45dmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Calon Presiden (capres) nomor urut 3, yang diukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo melakukan safari politik Pondok Pesantren Al Ma'shum Sidoagung, Tempuran, Magelang, Minggu (1712/2023).

Di tengah-tengah agendanya, pasangan calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD itu berziarah ke makam ulama ahli pertanian sekaligus pendiri pesantren setempat, KHR Ma'shum.


BACA JUGA:
Sandiaga Uno Hadiri Dialog Pemuda Terkait Penciptaan 17 Juta Pengusaha Milenial di Bekasi


Politikus berambut putih itu pun disambut langsung oleh pengasuh, KH Sholihun serta iringan solawat yang menggema saat turun dari kendaraan.

Sambutan luar biasa bukan hanya datang dari kiai dan santri, tapi warga sekitar pondok pesantren juga tidak kalah antusias menyambut kehadiran Ganjar. Terlihat warga berkerumun di gerbang ponpes setempat menunggu Ganjar keluar dari kediaman Pengasuh, KH Solihun.

Mereka lantas mengantar mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu berziarah ke makam KHR Ma'shum, pendiri Ponpes dengan jalan kaki sekitar 200 meter dari komplek pesantren.


BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Komitmen Jalankan UU Pesantren saat Sambangi Magelang


Ganjar Pranowo mengatakan, bahwa KHR Ma'shum merupakan ulama kharismatik karena memiliki sejarah perjuangan di masyarakat. Selain sebagai mursyid, Mbah Ma'shum begitu karib disapa, adalah seorang yang ahli pertanian.

&quot;Ya, alhamdulillah bisa sowan ke pesantren dan bia berziarah ke makam KHR Ma'shum. Beliau ini pejuang untuk masyarakat di sini,&quot; ujar Ganjar.Cerita dari masyarakat, dulu di wilayah Magelang terutama tempuran kesulitan mendapatkan air yang berimbas pada pertanian.

Nah, oleh KHR Ma'shum kondisi itu dapat berubah menjadi wilayah yang subur untuk pertanian.

&quot;Jadi dulu ceritanya di sini wilayah yang kering. Oleh Kiai Ma'shum dilakukan sistem-sistem pertanian yang menjadikan daerah sini subur,&quot; katanya.


BACA JUGA:
Kembangkan Ekonomi Lewat Santri, Ganjar Prioritaskan Pemberdayaan Pesantren


Cerita-cerita perjuangan dari pesantren itu, menurut Ganjar, harus terus dilanjutkan melalui perhatian terhadap pendidikan santri.

&quot;Pesantren dan santri juga harus mendapat perhatian. Sehingga ilmu para ulama terus mengalir ke generasi penerus,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
