<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Wapres Maruf Waspadai Sindikat TPPO Dibalik Kedatangan Pengungsi Rohingya   </title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin memastikan pemerintah mewaspadai sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/18/337/2940846/wapres-maruf-waspadai-sindikat-tppo-dibalik-kedatangan-pengungsi-rohingya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/18/337/2940846/wapres-maruf-waspadai-sindikat-tppo-dibalik-kedatangan-pengungsi-rohingya"/><item><title> Wapres Maruf Waspadai Sindikat TPPO Dibalik Kedatangan Pengungsi Rohingya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/18/337/2940846/wapres-maruf-waspadai-sindikat-tppo-dibalik-kedatangan-pengungsi-rohingya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/18/337/2940846/wapres-maruf-waspadai-sindikat-tppo-dibalik-kedatangan-pengungsi-rohingya</guid><pubDate>Senin 18 Desember 2023 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/18/337/2940846/wapres-maruf-waspadai-sindikat-tppo-dibalik-kedatangan-pengungsi-rohingya-7qFyBLc7tC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/18/337/2940846/wapres-maruf-waspadai-sindikat-tppo-dibalik-kedatangan-pengungsi-rohingya-7qFyBLc7tC.jpg</image><title>Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: dok MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin memastikan pemerintah mewaspadai sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dibalik kedatangan pengungsi Rohingya.

&amp;ldquo;Menurut informasi itu ada ada TPPO juga. Nah ini yang harus dicegah jangan sampai nanti ke depan menjadi masalah yang berlanjut,&amp;rdquo; ungkap Wapres usai menghadiri acara Peringatan Hari Pekerja Migran Internasional Tahun 2023, di Jakarta, Senin (18/12/2023).



Wapres pun mengatakan saat ini terus melakukan koordinasi dengan UNHCR untuk mencari tempat bagi pengungsi Rohingya jangan sampai mengganggu masyarakat.

&amp;ldquo;Oleh karena itu yang ada tentu ditangani dengan bekerjasama dengan UNHCR, kemudian mencari tempat-tempat yang tepat. Jangan sampai mengganggu masyarakat sekitar,&amp;rdquo; bebernya.

BACA JUGA:
3 Negara yang Jadi Tempat Penampungan Pengungsi Rohingya

&amp;ldquo;Kemungkinan terjadinya adanya usaha untuk mendatangkan oleh sindikat TPPO yang diduga ada di belakang kedatangan Rohingya itu, kita akan mewaspadai itu,&amp;rdquo; ujarnya.



Lebih lanjut, Wapres mengatakan bahwa pemerintah menampung sementara pengungsi Rohingya merupakan atas dasar kemanusiaan. &amp;ldquo;Iya ini kan pemerintah tentu ini atas dasar kemanusiaan ya menampung. Tetapi tentu ini juga memerlukan biaya besar ya, karena itu kita berkoordinasi dengan UNHCR yang punya tanggung jawab.&amp;rdquo;



Wapres pun mengungkapkan saat ini pemerintah mempelajari tujuan pengungsi Rohingya ke Indonesia. Mengingat, Indonesia sebenarnya bukan negara tujuan tapi hanya semacam transit bagi pengungsi Rohingya.

BACA JUGA:
Heboh Pengungsi Rohingya Masuk ke NTT Bawa KTP Palsu, Menko PMK: Birokrasi Kecolongan

&amp;ldquo;Selain itu kita juga mulai mempelajari kenapa mereka datang ke sini ya. Kan Indonesia bukan tujuan, negara tujuan, Saya kira itu, tapi negara semacam transit sementara,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>


JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin memastikan pemerintah mewaspadai sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dibalik kedatangan pengungsi Rohingya.

&amp;ldquo;Menurut informasi itu ada ada TPPO juga. Nah ini yang harus dicegah jangan sampai nanti ke depan menjadi masalah yang berlanjut,&amp;rdquo; ungkap Wapres usai menghadiri acara Peringatan Hari Pekerja Migran Internasional Tahun 2023, di Jakarta, Senin (18/12/2023).



Wapres pun mengatakan saat ini terus melakukan koordinasi dengan UNHCR untuk mencari tempat bagi pengungsi Rohingya jangan sampai mengganggu masyarakat.

&amp;ldquo;Oleh karena itu yang ada tentu ditangani dengan bekerjasama dengan UNHCR, kemudian mencari tempat-tempat yang tepat. Jangan sampai mengganggu masyarakat sekitar,&amp;rdquo; bebernya.

BACA JUGA:
3 Negara yang Jadi Tempat Penampungan Pengungsi Rohingya

&amp;ldquo;Kemungkinan terjadinya adanya usaha untuk mendatangkan oleh sindikat TPPO yang diduga ada di belakang kedatangan Rohingya itu, kita akan mewaspadai itu,&amp;rdquo; ujarnya.



Lebih lanjut, Wapres mengatakan bahwa pemerintah menampung sementara pengungsi Rohingya merupakan atas dasar kemanusiaan. &amp;ldquo;Iya ini kan pemerintah tentu ini atas dasar kemanusiaan ya menampung. Tetapi tentu ini juga memerlukan biaya besar ya, karena itu kita berkoordinasi dengan UNHCR yang punya tanggung jawab.&amp;rdquo;



Wapres pun mengungkapkan saat ini pemerintah mempelajari tujuan pengungsi Rohingya ke Indonesia. Mengingat, Indonesia sebenarnya bukan negara tujuan tapi hanya semacam transit bagi pengungsi Rohingya.

BACA JUGA:
Heboh Pengungsi Rohingya Masuk ke NTT Bawa KTP Palsu, Menko PMK: Birokrasi Kecolongan

&amp;ldquo;Selain itu kita juga mulai mempelajari kenapa mereka datang ke sini ya. Kan Indonesia bukan tujuan, negara tujuan, Saya kira itu, tapi negara semacam transit sementara,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
