<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tangkap 2 Bandit Narkoba, Polisi Gagalkan Peredaran 6 Kg Ganja untuk Tahun Baru</title><description>Polisi menangkap dua bandar ganja jaringan nasional di wilayah Bogor, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/18/338/2940837/tangkap-2-bandit-narkoba-polisi-gagalkan-peredaran-6-kg-ganja-untuk-tahun-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/18/338/2940837/tangkap-2-bandit-narkoba-polisi-gagalkan-peredaran-6-kg-ganja-untuk-tahun-baru"/><item><title>Tangkap 2 Bandit Narkoba, Polisi Gagalkan Peredaran 6 Kg Ganja untuk Tahun Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/18/338/2940837/tangkap-2-bandit-narkoba-polisi-gagalkan-peredaran-6-kg-ganja-untuk-tahun-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/18/338/2940837/tangkap-2-bandit-narkoba-polisi-gagalkan-peredaran-6-kg-ganja-untuk-tahun-baru</guid><pubDate>Senin 18 Desember 2023 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/18/338/2940837/tangkap-2-bandit-narkoba-polisi-gagalkan-peredaran-6-kg-ganja-untuk-tahun-baru-7EKKaqzh09.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi tangkap pengedar narkoba (Foto: Putra Ramadhani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/18/338/2940837/tangkap-2-bandit-narkoba-polisi-gagalkan-peredaran-6-kg-ganja-untuk-tahun-baru-7EKKaqzh09.jpg</image><title>Polisi tangkap pengedar narkoba (Foto: Putra Ramadhani)</title></images><description>BOGOR - Polisi menangkap dua bandar ganja jaringan nasional di wilayah Bogor, Jawa Barat. Ganja tersebut rencananya akan diedarkan untuk malam Tahun Baru 2024.&amp;nbsp;
&quot;Sedianya bahwa ganja 6 kilogram ini akan digunakan untuk tahun baru di kota Bogor,&quot; kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan, Senin (18/12/2023).

BACA JUGA:
Blusukan di Madiun, Atikoh Ganjar Belanja Banyak Sekaligus Tampung Keluhan Warga

Adapun dua tersangka itu yakni berinisial F (32) dan JS (32). Dengan pengungkapan ini, setidaknya puluhan ribu jiwa masyarakat Bogor diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan ganja.
&quot;Sehingga dengan berhasil kita ungkap, kita tangkap pelakunya, berhasil kita sita ganja tersebut, kita menyelamatkan kurang lebih 10.000 jiwa masyarakat dari potensi penyalahgunaan ganja,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Ajak Warga Hidup Sehat, Relawan Ganjar Gelar Senam Bersama di Deli Serdang

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Eka Chandra mengatakan modus yang dilakukan para pengedar ini dengan mengirim paket melalui jasa ekspedisi. Polisi bekerja sama dengan Bea Cukai dan ekspedisi mendapat laporan adanya pengiriman ganja dari Medan menuju Bogor.
&quot;Kami lakukan pengecekan bersama-sama dan memang benar itu adalah narkotika jenis ganja. Pada saat itu kami beserta tim dan juga pihak ekspedisi dan Bea Cukai melaksanakan control delivery untuk mengantarkan barang tersebut,&quot; ucap Eka.Dalam perjalanan, tersangka meminta kepada pihak ekspedisi bertemu di jalan untuk mengambil paket di wilayah Ciampa. Dari situ, tersangka berhasil diamankan polisi berikut barang buktinya.&amp;nbsp;
&quot;Barang tersebut dikirim dari Medan, Di situ namanya (pengirim) anonim,&quot; terangnya.

BACA JUGA:
Tim Pembela Rakyat Buka Pengaduan untuk Rakyat yang Diintimidasi pada Pilpres 2024

Atas perbuatannya, tersangja dijerat Pasal 111 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup, paling singkat 5 tahun hingga 20 tahun. Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap pengirimnya.
&quot;Untuk yang di Medan sedang kami kejar,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>BOGOR - Polisi menangkap dua bandar ganja jaringan nasional di wilayah Bogor, Jawa Barat. Ganja tersebut rencananya akan diedarkan untuk malam Tahun Baru 2024.&amp;nbsp;
&quot;Sedianya bahwa ganja 6 kilogram ini akan digunakan untuk tahun baru di kota Bogor,&quot; kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan, Senin (18/12/2023).

BACA JUGA:
Blusukan di Madiun, Atikoh Ganjar Belanja Banyak Sekaligus Tampung Keluhan Warga

Adapun dua tersangka itu yakni berinisial F (32) dan JS (32). Dengan pengungkapan ini, setidaknya puluhan ribu jiwa masyarakat Bogor diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan ganja.
&quot;Sehingga dengan berhasil kita ungkap, kita tangkap pelakunya, berhasil kita sita ganja tersebut, kita menyelamatkan kurang lebih 10.000 jiwa masyarakat dari potensi penyalahgunaan ganja,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Ajak Warga Hidup Sehat, Relawan Ganjar Gelar Senam Bersama di Deli Serdang

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Eka Chandra mengatakan modus yang dilakukan para pengedar ini dengan mengirim paket melalui jasa ekspedisi. Polisi bekerja sama dengan Bea Cukai dan ekspedisi mendapat laporan adanya pengiriman ganja dari Medan menuju Bogor.
&quot;Kami lakukan pengecekan bersama-sama dan memang benar itu adalah narkotika jenis ganja. Pada saat itu kami beserta tim dan juga pihak ekspedisi dan Bea Cukai melaksanakan control delivery untuk mengantarkan barang tersebut,&quot; ucap Eka.Dalam perjalanan, tersangka meminta kepada pihak ekspedisi bertemu di jalan untuk mengambil paket di wilayah Ciampa. Dari situ, tersangka berhasil diamankan polisi berikut barang buktinya.&amp;nbsp;
&quot;Barang tersebut dikirim dari Medan, Di situ namanya (pengirim) anonim,&quot; terangnya.

BACA JUGA:
Tim Pembela Rakyat Buka Pengaduan untuk Rakyat yang Diintimidasi pada Pilpres 2024

Atas perbuatannya, tersangja dijerat Pasal 111 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup, paling singkat 5 tahun hingga 20 tahun. Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap pengirimnya.
&quot;Untuk yang di Medan sedang kami kejar,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
