<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berpotensi Picu Kereta Anjlok, Batu Besar Ditemukan di Jalur KA Masaran-Kemiri</title><description>Batu besar ditemukan tergeletak di jalan rel KM 246 + 9/0 antara Stasiun Masaran-Kemiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/18/510/2940727/berpotensi-picu-kereta-anjlok-batu-besar-ditemukan-di-jalur-ka-masaran-kemiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/18/510/2940727/berpotensi-picu-kereta-anjlok-batu-besar-ditemukan-di-jalur-ka-masaran-kemiri"/><item><title>Berpotensi Picu Kereta Anjlok, Batu Besar Ditemukan di Jalur KA Masaran-Kemiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/18/510/2940727/berpotensi-picu-kereta-anjlok-batu-besar-ditemukan-di-jalur-ka-masaran-kemiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/18/510/2940727/berpotensi-picu-kereta-anjlok-batu-besar-ditemukan-di-jalur-ka-masaran-kemiri</guid><pubDate>Senin 18 Desember 2023 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Ary Wahyu Wibowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/18/510/2940727/berpotensi-picu-kereta-anjlok-batu-besar-ditemukan-di-jalur-ka-masaran-kemiri-YgZx8HNtMR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas melakukan pemeriksaan rel untuk menghindari adanya batu besar. (Foto: MPI) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/18/510/2940727/berpotensi-picu-kereta-anjlok-batu-besar-ditemukan-di-jalur-ka-masaran-kemiri-YgZx8HNtMR.jpg</image><title>Petugas melakukan pemeriksaan rel untuk menghindari adanya batu besar. (Foto: MPI) </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTI0Ny81L3g4cW5qNHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SRAGEN - Batu besar ditemukan tergeletak di jalan rel KM 246 + 9/0 antara Stasiun Masaran-Kemiri, Minggu (17 /12/2023) pagi. Petugas menemukan batu tersebut ketika melakukan pengamanan rutin.

Batu berisiko membahayakan perjalanan kereta api (KA) karena bisa menyebabkan anjlok. Batu besar ditemukan petugas yang melakukan pemeriksaan jalur. Atas kejadian ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 terus melakukan keamanan di lingkungan sekitar secara rutin.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

ICW Minta KPK Segera Umumkan Tersangka Baru Kasus Suap Proyek Jalur Kereta


&amp;ldquo;Kami juga akan terus mencari pelaku dan akan menindak dengan tegas dan maksimal melalui jalur hukum,&amp;rdquo; kata Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro melalui keterangan tertulis, Minggu (17/12/2023).



Saat ini, Daop 6 terus berkoordinasi dengan polisi terkait langkah antisipasi dan penindakan lebih lanjut. Pengganjalan jalur KA dengan batu berukuran besar, sangat membahayakan perjalanan KA karena bisa menyebabkan anjlokan. Untungnya saat itu tidak ada KA yang melintas.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

515 Orang Cedera, Begini Kronologi Tabrakan 2 Kereta Bawah Tanah Gegara Salju


Dia menjelaskan, pelaku dapat dituntut hukuman penjara maksimal 3 bulan atau denda maksimal Rp15 juta. Hal tersebut sesuai yang diatur daam Pasal 199 UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.



&amp;ldquo;Kami sekali lagi mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di rel KA, terlebih aktivitas yang membahayakan perjalanan KA seperti mengganjal batu berukuran besar,&amp;rdquo; ucapnya.







Masyarakat di sekitar jalur KA juga diimbau berhati-hati karena perjalanan KA di masa angkutan Natal dan Tahun Baru akan lebih padat.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTI0Ny81L3g4cW5qNHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SRAGEN - Batu besar ditemukan tergeletak di jalan rel KM 246 + 9/0 antara Stasiun Masaran-Kemiri, Minggu (17 /12/2023) pagi. Petugas menemukan batu tersebut ketika melakukan pengamanan rutin.

Batu berisiko membahayakan perjalanan kereta api (KA) karena bisa menyebabkan anjlok. Batu besar ditemukan petugas yang melakukan pemeriksaan jalur. Atas kejadian ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 terus melakukan keamanan di lingkungan sekitar secara rutin.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

ICW Minta KPK Segera Umumkan Tersangka Baru Kasus Suap Proyek Jalur Kereta


&amp;ldquo;Kami juga akan terus mencari pelaku dan akan menindak dengan tegas dan maksimal melalui jalur hukum,&amp;rdquo; kata Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro melalui keterangan tertulis, Minggu (17/12/2023).



Saat ini, Daop 6 terus berkoordinasi dengan polisi terkait langkah antisipasi dan penindakan lebih lanjut. Pengganjalan jalur KA dengan batu berukuran besar, sangat membahayakan perjalanan KA karena bisa menyebabkan anjlokan. Untungnya saat itu tidak ada KA yang melintas.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

515 Orang Cedera, Begini Kronologi Tabrakan 2 Kereta Bawah Tanah Gegara Salju


Dia menjelaskan, pelaku dapat dituntut hukuman penjara maksimal 3 bulan atau denda maksimal Rp15 juta. Hal tersebut sesuai yang diatur daam Pasal 199 UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.



&amp;ldquo;Kami sekali lagi mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di rel KA, terlebih aktivitas yang membahayakan perjalanan KA seperti mengganjal batu berukuran besar,&amp;rdquo; ucapnya.







Masyarakat di sekitar jalur KA juga diimbau berhati-hati karena perjalanan KA di masa angkutan Natal dan Tahun Baru akan lebih padat.



</content:encoded></item></channel></rss>
