<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siti Atikoh Makan Durian di Madiun, Disambut Lagu Ibu Atikoh Wae Ibu Negarane</title><description>Bu Atikoh wae, Mas. Bu Atikoh wae. Bu Atikoh wae, Bu Atikoh wae, Ibu negarane.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/18/519/2940967/siti-atikoh-makan-durian-di-madiun-disambut-lagu-ibu-atikoh-wae-ibu-negarane</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/18/519/2940967/siti-atikoh-makan-durian-di-madiun-disambut-lagu-ibu-atikoh-wae-ibu-negarane"/><item><title>Siti Atikoh Makan Durian di Madiun, Disambut Lagu Ibu Atikoh Wae Ibu Negarane</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/18/519/2940967/siti-atikoh-makan-durian-di-madiun-disambut-lagu-ibu-atikoh-wae-ibu-negarane</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/18/519/2940967/siti-atikoh-makan-durian-di-madiun-disambut-lagu-ibu-atikoh-wae-ibu-negarane</guid><pubDate>Senin 18 Desember 2023 18:06 WIB</pubDate><dc:creator>Devi Ari Rahmadhani </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/18/519/2940967/siti-atikoh-makan-durian-di-madiun-disambut-lagu-ibu-atikoh-wae-ibu-negarane-1UAbWp3rGo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siti Atikoh makan durian di Madiun (Foto: Istimewa) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/18/519/2940967/siti-atikoh-makan-durian-di-madiun-disambut-lagu-ibu-atikoh-wae-ibu-negarane-1UAbWp3rGo.jpg</image><title>Siti Atikoh makan durian di Madiun (Foto: Istimewa) </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyNy81L3g4cW40MGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

MADIUN - Setelah blusukan ke pasar Pagotan Madiun, Siti Atikoh mampir mengunjungi salah satu tenda yang ada di dekat pasar untuk mencicipi durian khas Madiun. Sesampainya Siti Atikoh di tenda, dirinya mendapat sambutan super meriah dari para warga dengan menyanyikan yel-yel khusus.

&amp;ldquo;Bu Atikoh wae, Mas. Bu Atikoh wae. Bu Atikoh wae, Bu Atikoh wae, Ibu negarane,&amp;rdquo; kata seluruh warga menyanyikan lagu yel-yel Ibu Atikoh tersebut dengan nada dari lagu Aku Rapopo.


BACA JUGA:
 Ketika Bocil Palak Ganjar Pranowo saat Cek Harga Pangan di Pasar: Buat Beli Burung&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Lagu ini menandakan warga memberi dukungan penuh untuk calon presiden nomor 3, Ganjar Pranowo. Hal ini terlihat dari lirik terakhir yel-yel tersebut yakni &amp;ldquo; Bu Atikoh wae ibu negarane,&amp;rdquo; yang artinya &amp;ldquo;Ibu Atikoh aja Ibu negaranya&amp;rdquo;.

Jika Siti Atikoh menjadi ibu negara, maka sudah pasti Ganjar Pranowo akan menjadi presiden Republik Indonesia.

Mendapat sambutan dengan lagu tersebut, Siti Atikoh terlihat sangat bahagia. Tentunya dia tidak lupa menunjukkan senyum manis seperti biasanya.


BACA JUGA:
Ganjar Asyik Makan Durian Bareng Warga Wonosobo: Dijadikan Wisata Menarik


Selanjutnya, Siti Atikoh langsung menikmati durian-durian asal Madiun. Dirinya terlihat menikmati satu per satu buah durian yang disediakan.

&amp;ldquo;Uenak (enak),&amp;rdquo; kata Siti Atikoh mengakui kelezatan Durian Madiun, Senin (18/12/2023).Setelah itu, ibunda Alam Ganjar ini juga menyampaikan beberapa hal terkait Kota Madiun.

&amp;ldquo;Luar biasa sekali yah. Masyarakatnya sangat antusias, sangat ramah. Potensi di sini juga luar biasa dari sisi pertaniannya. Kemudian UMKM-nya, pariwisatanya dan kotanya juga tertata,&amp;rdquo; kata Siti Atikoh.

Namun, ketika sudah mendengarkan aspirasi warga, Siti Atikoh paham jika masih ada masalah-masalah yang perlu diselesaikan di Madiun.

&amp;ldquo;Cuman memang ada beberapa keluhan yang ini wajar karena di tempat lain seperti itu terkait dengan kondisi yang ada di pasar.


BACA JUGA:
Wamen ATR Serahkan 500 Sertifikat di Kendal: Sertifikasi Era Jokowi Naik 2 Kali Lipat


Salah satunya untuk bahan-bahan, kebutuhan yang bukan sembako,&amp;rdquo; kata Atikoh.

&amp;ldquo;Termasuk tadi pakaian. Pakaian, sandal, sepatu itu agak sepi karena pasti masyarakat fokusnya ke kebutuhan pokok. Dan banyak juga customer yang skrg beralih ke online.

Jadi itu agak berpengaruh juga kepada pendapatan mereka,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyNy81L3g4cW40MGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

MADIUN - Setelah blusukan ke pasar Pagotan Madiun, Siti Atikoh mampir mengunjungi salah satu tenda yang ada di dekat pasar untuk mencicipi durian khas Madiun. Sesampainya Siti Atikoh di tenda, dirinya mendapat sambutan super meriah dari para warga dengan menyanyikan yel-yel khusus.

&amp;ldquo;Bu Atikoh wae, Mas. Bu Atikoh wae. Bu Atikoh wae, Bu Atikoh wae, Ibu negarane,&amp;rdquo; kata seluruh warga menyanyikan lagu yel-yel Ibu Atikoh tersebut dengan nada dari lagu Aku Rapopo.


BACA JUGA:
 Ketika Bocil Palak Ganjar Pranowo saat Cek Harga Pangan di Pasar: Buat Beli Burung&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Lagu ini menandakan warga memberi dukungan penuh untuk calon presiden nomor 3, Ganjar Pranowo. Hal ini terlihat dari lirik terakhir yel-yel tersebut yakni &amp;ldquo; Bu Atikoh wae ibu negarane,&amp;rdquo; yang artinya &amp;ldquo;Ibu Atikoh aja Ibu negaranya&amp;rdquo;.

Jika Siti Atikoh menjadi ibu negara, maka sudah pasti Ganjar Pranowo akan menjadi presiden Republik Indonesia.

Mendapat sambutan dengan lagu tersebut, Siti Atikoh terlihat sangat bahagia. Tentunya dia tidak lupa menunjukkan senyum manis seperti biasanya.


BACA JUGA:
Ganjar Asyik Makan Durian Bareng Warga Wonosobo: Dijadikan Wisata Menarik


Selanjutnya, Siti Atikoh langsung menikmati durian-durian asal Madiun. Dirinya terlihat menikmati satu per satu buah durian yang disediakan.

&amp;ldquo;Uenak (enak),&amp;rdquo; kata Siti Atikoh mengakui kelezatan Durian Madiun, Senin (18/12/2023).Setelah itu, ibunda Alam Ganjar ini juga menyampaikan beberapa hal terkait Kota Madiun.

&amp;ldquo;Luar biasa sekali yah. Masyarakatnya sangat antusias, sangat ramah. Potensi di sini juga luar biasa dari sisi pertaniannya. Kemudian UMKM-nya, pariwisatanya dan kotanya juga tertata,&amp;rdquo; kata Siti Atikoh.

Namun, ketika sudah mendengarkan aspirasi warga, Siti Atikoh paham jika masih ada masalah-masalah yang perlu diselesaikan di Madiun.

&amp;ldquo;Cuman memang ada beberapa keluhan yang ini wajar karena di tempat lain seperti itu terkait dengan kondisi yang ada di pasar.


BACA JUGA:
Wamen ATR Serahkan 500 Sertifikat di Kendal: Sertifikasi Era Jokowi Naik 2 Kali Lipat


Salah satunya untuk bahan-bahan, kebutuhan yang bukan sembako,&amp;rdquo; kata Atikoh.

&amp;ldquo;Termasuk tadi pakaian. Pakaian, sandal, sepatu itu agak sepi karena pasti masyarakat fokusnya ke kebutuhan pokok. Dan banyak juga customer yang skrg beralih ke online.

Jadi itu agak berpengaruh juga kepada pendapatan mereka,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
