<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menganyam Besek, Siti Atikoh Tekankan Pentingnya Peran Ibu untuk Ekonomi Keluarga</title><description>Menganyam Besek, Siti Atikoh Tekankan Pentingnya Peran Ibu untuk Ekonomi Keluarga
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/18/519/2941016/menganyam-besek-siti-atikoh-tekankan-pentingnya-peran-ibu-untuk-ekonomi-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/18/519/2941016/menganyam-besek-siti-atikoh-tekankan-pentingnya-peran-ibu-untuk-ekonomi-keluarga"/><item><title>Menganyam Besek, Siti Atikoh Tekankan Pentingnya Peran Ibu untuk Ekonomi Keluarga</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/18/519/2941016/menganyam-besek-siti-atikoh-tekankan-pentingnya-peran-ibu-untuk-ekonomi-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/18/519/2941016/menganyam-besek-siti-atikoh-tekankan-pentingnya-peran-ibu-untuk-ekonomi-keluarga</guid><pubDate>Senin 18 Desember 2023 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Devi Ari Rahmadhani </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/18/519/2941016/menganyam-besek-siti-atikoh-tekankan-pentingnya-peran-ibu-untuk-ekonomi-keluarga-j9Y1eAix60.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siti Atikoh menganyam besek bareng ibu-ibu di Trenggalek. (Dok TPN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/18/519/2941016/menganyam-besek-siti-atikoh-tekankan-pentingnya-peran-ibu-untuk-ekonomi-keluarga-j9Y1eAix60.jpg</image><title>Siti Atikoh menganyam besek bareng ibu-ibu di Trenggalek. (Dok TPN)</title></images><description>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyOC81L3g4cW40OHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


TRENGGALEK - Istri calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh, melanjutkan safari politik ke Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (18/3/2023) sore. Siti Atikoh mendatangi kelompok perempuan pengrajin bambu berjumlah 300 orang di Desa Winong.

Saat tiba di lokasi, Atikoh serta rombongan disambut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan sang istri Novita Hardini. Tidak hanya itu, sejumlah warga turut berbaris di depan rumah menyambut kedatangan Siti Atikoh. Mereka sangat antusias untuk bersalaman dan foto bersama dengan Siti Atikoh.

Setelah selesai beramah-tamah dengan warga, Siti Atikoh langsung mendatangi ibu-ibu pengrajut. Ia langsung duduk di atas tikar bergabung dengan ibu-ibu yang sedang menganyam.

Para ibu yang duduk langsung menyambut Siti Atikoh. Kemudian Atikoh diberikan potongan bambu kering untuk ikut menganyam besek. Tanpa ragu, perempuan kelahiran Purbalingga itu langsung menganyam.

Tampak seorang ibu memberikan arahan kepada Atikoh agar anyaman bambu bisa membentuk dasar besek. Atikoh tampak tekun mengikuti arahan tersebut.

Sambil menganyam, Atikoh berdiskusi dengan ibu-ibu pengrajin.

Setelah selesai menganyam, Atikoh menyampaikan ibu-ibu pengrajin ini sangat luar biasa. Dia juga memuji Novita, istri bupati Trenggalek, yang aktif membina kelompok pengrajin ini.

&quot;Saya mengamati Mbak Novita keberpihakannya kepada wanita luar biasa sekali. Kinerjanya secantik orangnya,&quot; kata Atikoh.







BACA JUGA:
Silaturahmi ke PPNQ Ponorogo, Siti Atikoh Catat Problem di Masyarakat













Ia menilai kelompok ini mendapat pelatihan sehingga mampu melakukan penjualan. Meski demikian, Atikoh meminta para ibu agar menyebarkan ilmu tersebut kepada orang lain.

&quot;Biar nanti kerjanya tambah cepat,&quot; ucap Atikoh.






BACA JUGA:
Siti Atikoh Makan Durian di Madiun, Disambut Lagu Ibu Atikoh Wae Ibu Negarane














Ia menyampaikan para pengrajin ini bisa memproduksi empat kodi besek setiap minggu. Dia juga menyerap aspirasi bahwa para pengrajin ketika menjual hasil produknya dibeli dengan harga yang stabil.

Atikoh juga menyemangati para ibu agar turut membantu suami untuk mendapatkan penghasilan tambahan.



&quot;Bisa memberikan kontribusi ekonomi di keluarga,&quot; kata Atikoh.







BACA JUGA:
Sambangi Pengrajin Besek, Siti Atikoh : Kinerjanya Secantik Orangnya















Sementara itu, Novita menyebutkan, pihaknya berupaya mendorong kemandirian ekonomi kecil menengah. Novita mengatakan pihaknya tidak ingin tenaga muda di Kabupaten Trenggalek bekerja ke luar negeri.



&quot;Dulu Trenggalek penyumbang TKI terbesar. Dulu belum lulus SMA, belum lulus SMP, penginnya kerja di luar negeri. Dengan adanya kegiatan ini, bisa menurunkan angka tenaga kerja yang ke luar negeri,&quot; tutur Novita.</description><content:encoded>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyOC81L3g4cW40OHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


TRENGGALEK - Istri calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh, melanjutkan safari politik ke Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (18/3/2023) sore. Siti Atikoh mendatangi kelompok perempuan pengrajin bambu berjumlah 300 orang di Desa Winong.

Saat tiba di lokasi, Atikoh serta rombongan disambut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan sang istri Novita Hardini. Tidak hanya itu, sejumlah warga turut berbaris di depan rumah menyambut kedatangan Siti Atikoh. Mereka sangat antusias untuk bersalaman dan foto bersama dengan Siti Atikoh.

Setelah selesai beramah-tamah dengan warga, Siti Atikoh langsung mendatangi ibu-ibu pengrajut. Ia langsung duduk di atas tikar bergabung dengan ibu-ibu yang sedang menganyam.

Para ibu yang duduk langsung menyambut Siti Atikoh. Kemudian Atikoh diberikan potongan bambu kering untuk ikut menganyam besek. Tanpa ragu, perempuan kelahiran Purbalingga itu langsung menganyam.

Tampak seorang ibu memberikan arahan kepada Atikoh agar anyaman bambu bisa membentuk dasar besek. Atikoh tampak tekun mengikuti arahan tersebut.

Sambil menganyam, Atikoh berdiskusi dengan ibu-ibu pengrajin.

Setelah selesai menganyam, Atikoh menyampaikan ibu-ibu pengrajin ini sangat luar biasa. Dia juga memuji Novita, istri bupati Trenggalek, yang aktif membina kelompok pengrajin ini.

&quot;Saya mengamati Mbak Novita keberpihakannya kepada wanita luar biasa sekali. Kinerjanya secantik orangnya,&quot; kata Atikoh.







BACA JUGA:
Silaturahmi ke PPNQ Ponorogo, Siti Atikoh Catat Problem di Masyarakat













Ia menilai kelompok ini mendapat pelatihan sehingga mampu melakukan penjualan. Meski demikian, Atikoh meminta para ibu agar menyebarkan ilmu tersebut kepada orang lain.

&quot;Biar nanti kerjanya tambah cepat,&quot; ucap Atikoh.






BACA JUGA:
Siti Atikoh Makan Durian di Madiun, Disambut Lagu Ibu Atikoh Wae Ibu Negarane














Ia menyampaikan para pengrajin ini bisa memproduksi empat kodi besek setiap minggu. Dia juga menyerap aspirasi bahwa para pengrajin ketika menjual hasil produknya dibeli dengan harga yang stabil.

Atikoh juga menyemangati para ibu agar turut membantu suami untuk mendapatkan penghasilan tambahan.



&quot;Bisa memberikan kontribusi ekonomi di keluarga,&quot; kata Atikoh.







BACA JUGA:
Sambangi Pengrajin Besek, Siti Atikoh : Kinerjanya Secantik Orangnya















Sementara itu, Novita menyebutkan, pihaknya berupaya mendorong kemandirian ekonomi kecil menengah. Novita mengatakan pihaknya tidak ingin tenaga muda di Kabupaten Trenggalek bekerja ke luar negeri.



&quot;Dulu Trenggalek penyumbang TKI terbesar. Dulu belum lulus SMA, belum lulus SMP, penginnya kerja di luar negeri. Dengan adanya kegiatan ini, bisa menurunkan angka tenaga kerja yang ke luar negeri,&quot; tutur Novita.</content:encoded></item></channel></rss>
