<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Hadapan Ahli Pertanian IPB, Ganjar Pranowo Beberkan Kelangkaan Pupuk</title><description>Dalam hal itu, ia merasa, dibutuhkan integritas serta kejujuran dalam mengatasi kelangkaan pupuk.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/19/337/2941727/di-hadapan-ahli-pertanian-ipb-ganjar-pranowo-beberkan-kelangkaan-pupuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/19/337/2941727/di-hadapan-ahli-pertanian-ipb-ganjar-pranowo-beberkan-kelangkaan-pupuk"/><item><title>Di Hadapan Ahli Pertanian IPB, Ganjar Pranowo Beberkan Kelangkaan Pupuk</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/19/337/2941727/di-hadapan-ahli-pertanian-ipb-ganjar-pranowo-beberkan-kelangkaan-pupuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/19/337/2941727/di-hadapan-ahli-pertanian-ipb-ganjar-pranowo-beberkan-kelangkaan-pupuk</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2023 21:15 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/19/337/2941727/di-hadapan-ahli-pertanian-ipb-ganjar-pranowo-beberkan-kelangkaan-pupuk-pjMpdSUhA3.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/19/337/2941727/di-hadapan-ahli-pertanian-ipb-ganjar-pranowo-beberkan-kelangkaan-pupuk-pjMpdSUhA3.JPG</image><title></title></images><description>BOGOR&amp;nbsp;- Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo menyoroti pentingnya penyuluhan terkait pupuk kepada masyarakat. Dalam hal itu, ia merasa, dibutuhkan integritas serta kejujuran dalam mengatasi kelangkaan pupuk.

Hal tersebut dikemukakan Ganjar dalam acara Food &amp;amp; Agriculture Summit II dan Dialog Calon Presiden RI 2024-2029, yang diadakan Himpunan Alumni IPB di IPB International Convention Center, pada Selasa (19/12/2023).

Mulanya, Ganjar mengungkapkan pasca debat perdana capres yang menyinggung pupuk, pemerintah memberikan informasi kepada masyarakat bahwa pupuk aman dan tersedia.

Akan tetapi, Ganjar menilai bahwa realitasnya tidak sesuai dengan informasi tersebut. Oleh karena itu, menurutnya diperlukan integritas dan kejujuran dalam mengatasi isu pupuk.

Iaa menambahkan, terjadinya disparitas antara subsidi untuk lahan kurang dari dua hektare dan yang lebih besar, justru menciptakan potensi untuk terjadinya penyelundupan.


BACA JUGA:
Ganjar Sebut Kampanye Hitam Bansos Bakal Dihapus Jika Dia Jadi Presiden Cuma Gimik untuk Menakut-Nakuti


Menurutnya, kelangkaan pupuk terjadi lantaran ada yang subsidi dan non-subsidi. Subsidi dasarnya adalah lahan maksimum dua hektare. Maka penyelundupan bisa dilakukan dengan sangat mudah.

&amp;ldquo;Jika saya juragan, maka saya akan sewa tanah yang kurang dari dua hektare, 1,9-1,5, tapi saya bisa punya 100 hektare. Saya bisa dapat subsidi enggak? Kalau basisnya itu, bisa dapat,&amp;rdquo; ujar Ganjar.

Selain membahas isu kelangkaan pupuk, Ganjar juga menyampaikan program terbarunya, yakni KTP Sakti. KTP Sakti ini dirancang menyatukan semua data dan diyakini akan memangkas proses birokrasi kependudukan serta memudahkan penyaluran bantuan sosial menjadi tepat sasaran.

&quot;Saya mulai jualan KTP Sakti. 'Ah politisi itu sukanya janji,' saya dipaksa untuk berjanji. Ya janjilah kita cerita,&quot; lanjut dia dan disambut gelak tawa peserta yang hadir.
Ia berjanji akan bekerjasama dengan IPB jika dirinya terpilih menjadi presiden, untuk menangani masalah pangan. Dia menceritakan kembali, bagaimana momen dirinya dibisiki Presiden Jokowi untuk menyiapkan rencana terkait kedaulatan pangan ketika Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP beberapa waktu lalu.



&amp;ldquo;Waktu itu saya sudah dibisiki, Pak Ganjar nanti kalau sudah dilantik langsung bicara kedaulatan pangan, siapkan perencanaannya mulai sekarang. Bahasa presiden begitu.&amp;rdquo;



&amp;ldquo;Oh, kalau saya nggak pak, saya siapkan pertemuan dan kontrak kerjasama dengan IPB, itu lebih pas,&amp;rdquo; papar Ganjar, disambut tepuk tangan hadirin.</description><content:encoded>BOGOR&amp;nbsp;- Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo menyoroti pentingnya penyuluhan terkait pupuk kepada masyarakat. Dalam hal itu, ia merasa, dibutuhkan integritas serta kejujuran dalam mengatasi kelangkaan pupuk.

Hal tersebut dikemukakan Ganjar dalam acara Food &amp;amp; Agriculture Summit II dan Dialog Calon Presiden RI 2024-2029, yang diadakan Himpunan Alumni IPB di IPB International Convention Center, pada Selasa (19/12/2023).

Mulanya, Ganjar mengungkapkan pasca debat perdana capres yang menyinggung pupuk, pemerintah memberikan informasi kepada masyarakat bahwa pupuk aman dan tersedia.

Akan tetapi, Ganjar menilai bahwa realitasnya tidak sesuai dengan informasi tersebut. Oleh karena itu, menurutnya diperlukan integritas dan kejujuran dalam mengatasi isu pupuk.

Iaa menambahkan, terjadinya disparitas antara subsidi untuk lahan kurang dari dua hektare dan yang lebih besar, justru menciptakan potensi untuk terjadinya penyelundupan.


BACA JUGA:
Ganjar Sebut Kampanye Hitam Bansos Bakal Dihapus Jika Dia Jadi Presiden Cuma Gimik untuk Menakut-Nakuti


Menurutnya, kelangkaan pupuk terjadi lantaran ada yang subsidi dan non-subsidi. Subsidi dasarnya adalah lahan maksimum dua hektare. Maka penyelundupan bisa dilakukan dengan sangat mudah.

&amp;ldquo;Jika saya juragan, maka saya akan sewa tanah yang kurang dari dua hektare, 1,9-1,5, tapi saya bisa punya 100 hektare. Saya bisa dapat subsidi enggak? Kalau basisnya itu, bisa dapat,&amp;rdquo; ujar Ganjar.

Selain membahas isu kelangkaan pupuk, Ganjar juga menyampaikan program terbarunya, yakni KTP Sakti. KTP Sakti ini dirancang menyatukan semua data dan diyakini akan memangkas proses birokrasi kependudukan serta memudahkan penyaluran bantuan sosial menjadi tepat sasaran.

&quot;Saya mulai jualan KTP Sakti. 'Ah politisi itu sukanya janji,' saya dipaksa untuk berjanji. Ya janjilah kita cerita,&quot; lanjut dia dan disambut gelak tawa peserta yang hadir.
Ia berjanji akan bekerjasama dengan IPB jika dirinya terpilih menjadi presiden, untuk menangani masalah pangan. Dia menceritakan kembali, bagaimana momen dirinya dibisiki Presiden Jokowi untuk menyiapkan rencana terkait kedaulatan pangan ketika Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP beberapa waktu lalu.



&amp;ldquo;Waktu itu saya sudah dibisiki, Pak Ganjar nanti kalau sudah dilantik langsung bicara kedaulatan pangan, siapkan perencanaannya mulai sekarang. Bahasa presiden begitu.&amp;rdquo;



&amp;ldquo;Oh, kalau saya nggak pak, saya siapkan pertemuan dan kontrak kerjasama dengan IPB, itu lebih pas,&amp;rdquo; papar Ganjar, disambut tepuk tangan hadirin.</content:encoded></item></channel></rss>
