<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Tegas Tepis Isu Hapus Bansos: KTP Sakti Justru Semakin Mempermudah</title><description>Ganjar Pranowo dengan tegas menolak kabar yang menyebut bahwa program bantuan sosial (bansos) era Presiden Jokowi akan dihapus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/19/337/2941772/ganjar-tegas-tepis-isu-hapus-bansos-ktp-sakti-justru-semakin-mempermudah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/19/337/2941772/ganjar-tegas-tepis-isu-hapus-bansos-ktp-sakti-justru-semakin-mempermudah"/><item><title>Ganjar Tegas Tepis Isu Hapus Bansos: KTP Sakti Justru Semakin Mempermudah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/19/337/2941772/ganjar-tegas-tepis-isu-hapus-bansos-ktp-sakti-justru-semakin-mempermudah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/19/337/2941772/ganjar-tegas-tepis-isu-hapus-bansos-ktp-sakti-justru-semakin-mempermudah</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2023 23:34 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/19/337/2941772/ganjar-tegas-tepis-isu-hapus-bansos-ktp-sakti-semakin-mempermudah-dapat-bansos-sTuX3CpXfW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/19/337/2941772/ganjar-tegas-tepis-isu-hapus-bansos-ktp-sakti-semakin-mempermudah-dapat-bansos-sTuX3CpXfW.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (Foto: istimewa)</title></images><description>

&amp;nbsp;

YOGYAKARTA&amp;nbsp;- Capres nomor urut 3 yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo dengan tegas menepis kabar yang menyebut bahwa program bantuan sosial (bansos) era Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan dihapus jika dirinya dan Mahfud Md memenangkan Pilpres 2024.
Isu tersebut, kata Ganjar, sebagai &quot;gimik untuk menakut-nakuti&quot; rakyat.

BACA JUGA:
 Mahfud MD Sebut Jika Korupsi di Pertambangan Diberantas, Rakyat Bisa Dapat Rp20 Juta Tiap Bulan

Karena itu, Ganjar menegaskan program bansos saat ini telah berjalan dengan baik dan akan tetap diteruskan. Namun, ia mengakui perlunya penyempurnaan agar bantuan tersebut lebih tepat sasaran.
&quot;Itu (bansos) kewajiban negara kok, kewajiban negara justru yang sudah bagus tinggal jalan. Rakyat mendapatkan itu (bansos), kita mudahkan mereka dan tepat sasaran. Kan komplain mereka kemarin apa yang didapat si A, si B kok ndak dapat, nah itulah yang kita bereskan,&quot; ujar Ganjar di Bantul, Yogyakarta, Selasa (19/12/2023).

BACA JUGA:
Diskusi Bareng TPM, Andika Perkasa Tanamkan Usaha Tinggi di Tengah Keterbatasan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lebih lanjut, Ganjar mengakui menerima keluhan masyarakat terkait ketidaksetaraan dalam distribusi bansos. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut akan diselesaikan untuk memastikan bahwa setiap penerima mendapatkan bantuan sesuai kebutuhannya.
Ganjar juga memaparkan program inovatif yang diusungnya, yaitu program KTP Sakti. Menurutnya, KTP Sakti akan menjadi instrumen penting dalam mempermudah masyarakat untuk memperoleh bantuan.
&amp;ldquo;KTP Sakti yang saya dorong itu untuk memudahkan bansos,&quot; ucapnya.
Ganjar memberikan contoh lain bahwa KTP Sakti juga dapat digunakan untuk mendapatkan bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan jaminan kesehatan melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS).Dengan satu KTP, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan bantuan sesuai dengan profil dan kebutuhan mereka.
&quot;Sehingga ceritanya KTP Sakti itu adalah cerita data yang besar profil yang ada dan management untuk distribusi,&quot; ujar Ganjar.</description><content:encoded>

&amp;nbsp;

YOGYAKARTA&amp;nbsp;- Capres nomor urut 3 yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo dengan tegas menepis kabar yang menyebut bahwa program bantuan sosial (bansos) era Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan dihapus jika dirinya dan Mahfud Md memenangkan Pilpres 2024.
Isu tersebut, kata Ganjar, sebagai &quot;gimik untuk menakut-nakuti&quot; rakyat.

BACA JUGA:
 Mahfud MD Sebut Jika Korupsi di Pertambangan Diberantas, Rakyat Bisa Dapat Rp20 Juta Tiap Bulan

Karena itu, Ganjar menegaskan program bansos saat ini telah berjalan dengan baik dan akan tetap diteruskan. Namun, ia mengakui perlunya penyempurnaan agar bantuan tersebut lebih tepat sasaran.
&quot;Itu (bansos) kewajiban negara kok, kewajiban negara justru yang sudah bagus tinggal jalan. Rakyat mendapatkan itu (bansos), kita mudahkan mereka dan tepat sasaran. Kan komplain mereka kemarin apa yang didapat si A, si B kok ndak dapat, nah itulah yang kita bereskan,&quot; ujar Ganjar di Bantul, Yogyakarta, Selasa (19/12/2023).

BACA JUGA:
Diskusi Bareng TPM, Andika Perkasa Tanamkan Usaha Tinggi di Tengah Keterbatasan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lebih lanjut, Ganjar mengakui menerima keluhan masyarakat terkait ketidaksetaraan dalam distribusi bansos. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut akan diselesaikan untuk memastikan bahwa setiap penerima mendapatkan bantuan sesuai kebutuhannya.
Ganjar juga memaparkan program inovatif yang diusungnya, yaitu program KTP Sakti. Menurutnya, KTP Sakti akan menjadi instrumen penting dalam mempermudah masyarakat untuk memperoleh bantuan.
&amp;ldquo;KTP Sakti yang saya dorong itu untuk memudahkan bansos,&quot; ucapnya.
Ganjar memberikan contoh lain bahwa KTP Sakti juga dapat digunakan untuk mendapatkan bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan jaminan kesehatan melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS).Dengan satu KTP, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan bantuan sesuai dengan profil dan kebutuhan mereka.
&quot;Sehingga ceritanya KTP Sakti itu adalah cerita data yang besar profil yang ada dan management untuk distribusi,&quot; ujar Ganjar.</content:encoded></item></channel></rss>
