<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perubahan Musim, Warga Bogor Banyak Terjangkit DBD dan ISPA</title><description>Saat ini, pasien di sejumlah puskesmas mengeluhkan sakit demam, panas serta sesak nafas di Bogor, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/19/338/2941284/perubahan-musim-warga-bogor-banyak-terjangkit-dbd-dan-ispa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/19/338/2941284/perubahan-musim-warga-bogor-banyak-terjangkit-dbd-dan-ispa"/><item><title>Perubahan Musim, Warga Bogor Banyak Terjangkit DBD dan ISPA</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/19/338/2941284/perubahan-musim-warga-bogor-banyak-terjangkit-dbd-dan-ispa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/19/338/2941284/perubahan-musim-warga-bogor-banyak-terjangkit-dbd-dan-ispa</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2023 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Wildan Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/19/338/2941284/perubahan-musim-warga-bogor-banyak-terjangkit-dbd-dan-ispa-e81tkb42xp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">DBD dan ISPA melanda warga Bogor (Foto: Wildan Hidayat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/19/338/2941284/perubahan-musim-warga-bogor-banyak-terjangkit-dbd-dan-ispa-e81tkb42xp.jpg</image><title>DBD dan ISPA melanda warga Bogor (Foto: Wildan Hidayat)</title></images><description>BOGOR - Memasuki musim pancaroba, masa perubahan musim masyarakat diminta agar waspada. Saat ini, pasien di sejumlah puskesmas mengeluhkan sakit demam, panas serta sesak nafas di Bogor, Jawa Barat.
Jumlah pasien mengalami peningkatan akibat perubahan cuaca yang tidak menentu. Memasuki masa perubahan musim dari kemarau ke hujan atau masa pancaroba, pasien penderita infensi pernafasan akut (ISPA) serta demam berdarah mengalami peningkatan.

BACA JUGA:
MNC Life Beri Edukasi Pencegahan Demam Berdarah di Medan

Di wilayah Sadeng, Kecamatan Lewi Sadeng dalam dua bulan terakhir ini pasien yang datang ke rumah sakit atau puskesmas mengeluhkan sakit demam sesak nafas hingga batuk pilek.
Menurut Asep Taujiri bagian medis di Puskesmas Lewi Sadeng, Kabupaten Bogor dalam dua bulan terakhir ini pasien demam berdarah serta keluhan warga berupa ISPA dan lainnya sudah mengalami peningkatan.

BACA JUGA:
Safari di Jatim, Atikoh Silaturahmi ke Ulama dan Ponpes Ponorogo-Trenggalek

Sementtara Azhari, salah seorang pasien mengalami batuk pilek hingga demam sejak memasuki musim kemarau ini. Meski tidak menglami peningkatan yang signifikan dan tidak menular pada masyarakat lain, namun diharapkan warga agar tetap waspada dengan menggunakan masker dan tetap menjaga kesehatan.</description><content:encoded>BOGOR - Memasuki musim pancaroba, masa perubahan musim masyarakat diminta agar waspada. Saat ini, pasien di sejumlah puskesmas mengeluhkan sakit demam, panas serta sesak nafas di Bogor, Jawa Barat.
Jumlah pasien mengalami peningkatan akibat perubahan cuaca yang tidak menentu. Memasuki masa perubahan musim dari kemarau ke hujan atau masa pancaroba, pasien penderita infensi pernafasan akut (ISPA) serta demam berdarah mengalami peningkatan.

BACA JUGA:
MNC Life Beri Edukasi Pencegahan Demam Berdarah di Medan

Di wilayah Sadeng, Kecamatan Lewi Sadeng dalam dua bulan terakhir ini pasien yang datang ke rumah sakit atau puskesmas mengeluhkan sakit demam sesak nafas hingga batuk pilek.
Menurut Asep Taujiri bagian medis di Puskesmas Lewi Sadeng, Kabupaten Bogor dalam dua bulan terakhir ini pasien demam berdarah serta keluhan warga berupa ISPA dan lainnya sudah mengalami peningkatan.

BACA JUGA:
Safari di Jatim, Atikoh Silaturahmi ke Ulama dan Ponpes Ponorogo-Trenggalek

Sementtara Azhari, salah seorang pasien mengalami batuk pilek hingga demam sejak memasuki musim kemarau ini. Meski tidak menglami peningkatan yang signifikan dan tidak menular pada masyarakat lain, namun diharapkan warga agar tetap waspada dengan menggunakan masker dan tetap menjaga kesehatan.</content:encoded></item></channel></rss>
